Rasa Was-was Sri Mulyani di Balik Laporan Keuangan WTP Pemerintah

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta agar kementerian/lembaga tidak sebatas mengejar status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada laporan keuangannya.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Raja Ampat Jadi Destinasi Wisata, Tapi Tiket Pesawatnya Mahal

Wakil Gubernur Papua Barat Lakotani mengeluhkan susahnya pengembangan pariwisata di wilayahnya.

5 jam8 menit Detik

Detik

Peran Penting BJ Habibie di Industri Pertahanan RI

Semasa hidupnya, Habibie punya peran penting bagi industri pertahanan Indonesia. Begini ceritanya.

5 jam8 menit Detik

Detik

Rini Pantau Ekspor Gerbong Kereta Lewat Tanjung Perak

Rini mengaku senang karena dalam kunjungan kerjanya di Surabaya, ia bisa melihat langsung perkembangan ekspansi bisnis beberapa BUMN sekaligus.

5 jam8 menit Detik

Detik

Sri Mulyani Ingin Aset Negara Dikelola Pakai 'Gaya Milenial'

"Di dalam konsep cara kerja baru di era teknologi digital sekarang semakin banyak tempat kerja yang menggunakan konsep cost sharing,"

5 jam8 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

BJ Habibie di Kenangan Sofyan Djalil: Presiden saat Ekonomi Sulit

"Dengan pendekatan dan tim yang beliau gunakan, kondisi yang sangat buruk itu bisa dibalik Walaupun tidak menyelesaikan masalah dalam satu malam,"

5 jam8 menit Detik

Detik

Luhut soal Ekonomi RI: Jangan Ragu, yang Pesimis Itu Loser!

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan optimis ekonomi Indonesia bisa berada di 5 besar dunia pada 2045

5 jam9 menit Detik

Detik

Melihat Lagi BJ Habibie Bicara tentang Infrastruktur Negeri

Melihat lagi saat BJ Habibie membahas tentang pembangunan infrastruktur dalam negeri. Simak selengkapnya di sini

5 jam9 menit Detik

Detik

Curhat Gubernur Maluku: Kami Termiskin dan Penggangguran Nomor 1 di RI

"Kita mau diperhatikan lagi soal pelayanan publik, terutama pendidikan dan kesehatannya. Keduanya sangat lambat pengembangannya dari dulu di sini,"

5 jam9 menit Detik

Detik

Murka Dunia Atas Janji Netanyahu Caplok Lembah Jordan di Tepi Barat

Dunia internasional khususnya negara-negara Arab melontarkan kemarahan mereka atas janji PM Israel Benjamin Netanyahu mencaplok Lembah Jordan di Tepi Barat.

5 jam9 menit Detik

Detik

Teriak Berbahasa Inggris, Wanita Bawa Ransel Diamankan Dekat Rumah Habibie

Wanita itu berteriak dalam bahasa Inggris. Sesekali dia menangis histeris.

5 jam9 menit Detik

Detik

Jelang Pemakaman BJ Habibie, Warga Mulai Berdatangan ke TMP Kalibata

Masyarakat mulai berdatangan ke TMP Kalibata. Mereka hendak melayat almarhum Presiden ke-3 RI BJ Habibie, yang akan dimakamkan siang ini.

5 jam9 menit Detik

Detik

Curi Duit Turis Italia, Tukang Servis Kolam di Ubud Ditangkap

Pria asal Malang, Jawa Timur itu menyamar sebagai tukang kolam untuk melancarkan aksinya.

5 jam9 menit Detik

Detik

Dukacita BJ Habibie Wafat, Balai Kota DKI Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Pemprov DKI mengibarkan bendera setengah tiang di halaman Balai Kota. Hal tersebut merupakan ekspresi dukacita atas meninggalnya Presiden ke-3 RI BJ Habibie.

5 jam9 menit Detik

Detik

Area TMP Kalibata Ditutup Jelang Pemakaman Habibie Pukul 12.00 WIB

Penutupan dilakukan satu jam sebelum dan satu jam setelah prosesi pemakaman. Prosesi pemakaman sendiri dijadwalkan pada pukul 13.00 WIB.

5 jam9 menit Detik

Detik

Surati DPR soal Capim Firli-Johanis, KPK Ingin Cegah Risiko Politik

Komisi III DPR ternyata sudah menerima surat dari KPK tentang rekam jejak calon pimpinan (capim) KPK. Apa isinya?

5 jam9 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

5 Fakta Parepare, Kota Kelahiran BJ Habibie

Presiden ke-3 Indonesia BJ Habibie meninggal dunia pada (11/9/2019) di RSPAD Gatot Soebroto. Ia diketahui berasal dari Parepare, Sulawesi Selatan.

5 jam9 menit Detik

Detik

Bersedih, Tetangga Kenang BJ Habibie Sang Dermawan yang Murah Senyum

Bukan hanya tokoh bangsa yang merasa kehilangan BJ Habibie. Sejumlah tetangga mengenang sosok Presiden ke-3 RI itu yang dermawan dan murah senyum.

5 jam9 menit Detik

Detik

Sosok BJ Habibie di Mata OSO: Perhatian, Unik dan Tulus

OSO mengatakan BJ Habibie begitu perhatian kepada siapapun. Ketua DPD RI itu juga menyebut BJ Habibie sebagai sosok unik dan tulus.

5 jam9 menit Detik

Detik

Prangko Kisah Cinta 8 Windu Habibie-Ainun yang Tak Sempat Diserahkan

Presiden ke-3 RI BJ Habibie rupanya sempat memesan prangko berisi perjalanan kisah cintanya dengan istrinya Ainun Habibie.

5 jam9 menit Detik

TRIBUNNEWS

Jadwal Liga Italia 2019 Pekan ke-3: Pertandingan Emosional Alexis Sanchez

Laga emosional bagi Alexis Sanchez manakala tim yang dibela saat ini, Inter Milan akan menjamu mantan klubnya, Udinese Minggu (15/9/2019)

6 jam15 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

BRI Benahi Ekosistem di Gunung Semeru

Lumajang – Bank BRI menyalurkan CSR BRI Peduli di bidang lingkungan dan sarana umum kepada masyarakat di sekitar danau Ranu Pane, yang berlokasi di Ka

6 jam15 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

BJ Habibie jadi Presiden Pertama yang Dimakamkan di TMP Kalibata, Berdampingan dengan Ainun

BJ Habibie menjadi presiden pertama yang dimakamkan di TMP Kalibata, berdampingan dengan Ainun.

6 jam15 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Al Ghazali dan El Rumi Bagikan Momen Kenangan Masa Kecil Mereka Saat Bersama 'Eyang BJ Habibie'

Meninggalnya sosok Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia.

6 jam15 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Habibie Wafat, Kisah Pemuda Jenius yang Didorong Soekarno tapi Ditarik Soeharto

Di masa rezim Ir Soekarno, ia didorong untuk belajar dan dikirim ke Jerman. Lalu, begitu Soeharto berkuasa, ia ditarik kembali.

6 jam15 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jokowi Setuju Revisi UU KPK : 2 Menteri Ditunjuk, ICW Pertanyakan Komitmen Berantas Korupsi

Fakta soal penandatanganan surpres revisi UU KPK oleh Jokowi, dua menteri ditunjuk, ICW pertanyakan komitmen presiden berantas korupsi

6 jam15 menit Tribunnews