Sering Lupa Berkedip, Raditya Dika Bermasalah dengan Mata Kering

Artis dan content creator Raditya Dika ternyata mengalami gejala mata kering sejak 2003. Dokter kala itu pun mengatakan dia kurang berkedip sempurna.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

7 Zodiak Tukang Selingkuh, Ngaku Tobat Tapi Cuma Sementara

Para pemilik zodiak berikut memliki kecenderungan mengulangi perselingkuhan mereka meski sudah ngaku tobat. Kamu termasuk?

8 jam31 menit Detik

Detik

Foto: Yuni Shara Cantik Pakai Lurik Nonton New York Fashion Week

New York Fashion Week 2019 ini dihadiri banyak artis Indonesia. Selain Luna Maya, Pevita Pearce dan Julie Estelle, ada juga Yuni Shara ikut eksis di NYFW.

8 jam31 menit Detik

Detik

Rambut Rontok karena Catok dan Pewarnaan, Ini Solusinya

Treatment keras seperti menyatok rambut dan mengecat rambut dapat berpotensi untuk merusak sel-sel rambut hingga ke akarnya.

8 jam31 menit Detik

Detik

Kebanyakan Minum Bubble Tea, Kulit Aktor Singapura Ini Jadi Kendur

Lawrence Wong mengaku ketagihan boba atau bubble tea hingga bisa meminumnya setiap hari. Namun kebiasaan minum boba drink mulai berdampak buruk pada tubuhnya.

8 jam31 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Jawa: Pulau Paling Padat Penduduknya di Dunia

Indonesia punya belasan ribu pulau. Satu pulau yang mencuri perhatian dunia adalah Jawa, sebab disebut sebagai pulau paling padat di dunia.

8 jam32 menit Detik

Detik

Seni Pertunjukan Bantengan Ditetapkan Jadi Warisan Budaya

Kemendikbud menetapkan Kesenian Bantengan sebagai warisan budaya tak benda. Seni pertunjukan ini lestari di tengah masyarakat lereng pegunungan di Jawa Timur.

8 jam32 menit Detik

Detik

ASITA Minta Bandara International Jabar Promosikan Cirebon

Penerbangan di Bandara Internasional Jabar (BIJB) atau juga dikenal Bandara Kertajati masih sepi. ASTIA meminta pihak bandara untuk mempromosikan Cirebon.

8 jam32 menit Detik

Detik

Industri Otomotif RI Lagi Kinclong, Gaspol Terus

Kinerja industri otomotif nasional menurut Kementerian Perindustrian telah berkembang dengan baik dan memberikan kontribusi besar buat ekonomi RI.

8 jam32 menit Detik

Detik

Duh Apes! Ferrari Ditabrak dan Cuma Minta Maaf Lewat Kertas

Tak punya uang untuk mengganti kerugian setelah menabrak Ferrari, pengendara ini cuma tulis permintaan maaf dalam secarik kertas.

8 jam32 menit Detik

Detik

Yamaha Punya Warna Baru untuk Moge R3 dan R6

Yamaha membocorkan akan memberikan beberapa pilihan warna baru untuk bberapa pilihan moge mereka, yakni R3 dan R6.

8 jam32 menit Detik

Detik

Cristiano Ronaldo: Aku Tidak Memikirkan Penghargaan Individu

Cristiano Ronaldo kembali jadi kandidat pemain terbaik di dunia tahun ini. Tapi buatnya, gelar individu tak pernah sepenting itu.

8 jam32 menit Detik

Detik

Kata Calon Ketum PSSI Soal Dua Kegagalan Beruntun Timnas Indonesia

Bakal calon Ketum PSSI Mochamad Iriawan mengaku kecewa dengan dua kegagalan Timnas Indonesia. Dia berjanji memperbaikinya saat menjabat nanti.

8 jam32 menit Detik

Detik

Ronaldo Vs Lithuania: Quat-trick dan Fans Berlutut di Hadapannya

Cristiano Ronaldo mencetak quat-trick saat Portugal melumat Lithuania. Menariknya, seorang fans berlutut di hadapannya saat dirinya ditarik keluar.

8 jam32 menit Detik

Detik

MotoGP San Marino: Kans Dovi dan Rossi Unjuk Gigi

MotoGP San Marino akan digeber akhir pekan ini. Dalam race tersebut, ada kans Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi bangkit di seri ke-13 tersebut.

8 jam32 menit Detik

Detik

Lautaro Martinez: Hat-trick untuk Argentina Tak Bisa Terjadi Setiap Saat

Lautaro Martinez girang bukan main menjadi penentu kemenangan timnas Argentina atas Meksiko. Hat-trick untuk Albiceleste tak tercipta setiap hari.

8 jam32 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

PSM Vs Persela: Juku Eja Tumbang di Kandang

PSM Makassar menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 1 2019. Juku Eja kalah 0-1 dari Laskar Mahesa Jenar.

8 jam32 menit Detik

Detik

Timnas Indonesia U-19 Vs Iran: Garuda Muda Menang Tipis 1-0

Timnas Indonesia U-19 berhasil mengalahkan timnas Iran U-19 dalam laga uji coba. Gol Tunggal Garuda Muda diciptakan oleh Sutan Zico.

8 jam32 menit Detik

Detik

Jorge Valdano Lega Neymar Tak Pindah Ke Madrid

Legenda Real Madrid Jorge Valdano lega Neymar gagal berseragam Madrid. Ia tak yakin Neymar bisa jadi pengaruh baik buat para pemain muda El Real.

8 jam32 menit Detik

Detik

Anton Issoedibjo, Musisi dan Dokter yang Totalitas

Menurut Harvey Malaiholo, Anton Issoedibjo merupakan dokter sekaligus seniman yang selalu totalitas. Ia bisa membagi dua peran itu dengan baik dan serius.

8 jam32 menit Detik

Detik

Seputar One Piece, Serial Manga Jepang yang Hampir Tamat

Buat pecinta manga, pasti sudah mengenal 'One Piece'. One Piece adalah salah satu komik Jepang favorit dan terkenal sepanjang massa.

8 jam32 menit Detik

Detik

Gugun Blues Shelter Bikin Heboh Rooftop detikcom

Tak seperti biasanya, malam itu Rooftop detikcom dibikin heboh dengan hadirnya Gugun Blues Shelter. Sejumlah lagu andalan mereka mainkan.

8 jam32 menit Detik

Detik

Gisel Kerap Goda Gading Marten soal Pacar

Artis Gisella Anastasia mengaku sering menggoda mantan suaminya, Gading Marten, soal hubungan asmara.

8 jam32 menit Detik

Detik

Semasa Hidup, Anton Issoedibjo Ingin Keluarga Hidup Damai

Semasa hidup, Anton Issoedibjo dikenal sebagai musisi yang cinta terhadap keluarganya. Ia berpesan agar keluarganya hidup saling berdampingan.

8 jam32 menit Detik

Detik

Kenang Kegagalan Nikah dengan Gading Marten, Gisel Tahan Tangis

Gading Marten dan Gisella Anastasia telah bercerai sejak Januari 2019. Setelah perceraiannya, Gisel mengaku masih berhubungan baik dengan Gading.

8 jam33 menit Detik

Detik

Daftar Film-film Hollywood yang Sempat Dilarang Tayang

'Wonder Woman' hingga 'Shrek' ternyata sempat dilarang tayang di beberapa negara. Apakah penyebabnya dan bagaimana yang lainnya?

8 jam33 menit Detik