Pantun dan Pasang Surut Anies-Bestari

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua F-NasDem DPRD DKI Bestari Barus saling berbalas pantun di tengah pasang-surut hubungan.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Jaksa yang Kena OTT KPK Diperiksa Intensif di Polres Surakarta

Jaksa yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK masih menjalani pemeriksaan intensif.

8 jam47 menit Detik

Detik

OTT Jaksa, Kantor Dinas PU Yogyakarta Dipasang Garis KPK

Garis KPK dipasang di sejumlah tempat pasca operasi tangkap tangan (OTT) jaksa. Rumah jaksa ikut digaris KPK.

8 jam48 menit Detik

TRIBUNNEWS

Rayakan 50 Tahun Informasi Geospasial Nasional, ESRI Gelar Indonesia User Conference

Konferensi tersebut akan menghadirkan Jack Dangermond, visioner teknologi terkemuka serta Presiden dan Pendiri perusahaan raksasa pemetaan global Esri

9 jam57 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Lanjuti Putusan MK, KPU RI: Hitung Suara Ulang 160 TPS di Sumut Berjalan Lancar

Sebagaimana diketahui, penghitungan suara ulang ini didasarkan pada putusan MK yang dibacakan tanggal 9 Agustus 2019 lalu

9 jam57 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Hamil Anak Pertama, Okan Cornelius Sebut Istrinya Jadi Keranjingan Belanja

May Lee, istri Okan Cornelius, sedang hamil muda. Usia kandungannya 2 bulan.

9 jam57 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Dari Tanah Suci, Ketua MUI Papua Sampaikan Pesan Perdamaian

Ketua MUI Papua, KH Umar Bauw Al-Bintuni bersama jemaah haji asal Papua yang berada di Makkah prihatin dengan kerusuhan yang terjadi di Papua.

9 jam57 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ayu Ting Ting Dihujat Karena Joget Pakai Tank Top, Sang Ibu Cuek: Kata Mereka Kamu Selalu Salah

Video saat pendangdut ternama Ayu Ting Ting berjoget bersama sejumlah pria viral di media sosial, Instagram.

9 jam57 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Empat Ton Daging Celeng Ilegal yang Akan Dibawa ke Pulau Jawa Diamankan

Daging celeng tidak dilengkapi dokumen sebagaimana dipersyaratkan sesuai dengan UU Nomor 16 Tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan

9 jam58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ogah Main-main Soal Jodoh, Wika Salim Butuh Cowok yang Bisa Kasih Kepastian

Pernah gagal dalam berumah tangga membuat penyanyi dangdut Wika Salim berpkir dua kali membina hubungan asmara.

9 jam58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Presiden Jokowi Tanggapi Kasus Kerusuhan di Papua: Emosi Boleh, Tetapi Memaafkan Lebih Baik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui akun Instagram pribadinya, meminta kepada rakyat Papua dan Papua Barat untuk saling memaafkan.

9 jam58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pria Mengejar Pacarnya yang Lari saat Bertengkar, Tapi Ia Jatuh Pingsan dan Akhirnya Meninggal Dunia

Ditinggal Pacar saat Bertengkar, Pria Ini Langsung Mengejarnya, tapi Justru Pingsan dan Akhirnya Meninggal Dunia

9 jam58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Download Lagu MP3 Cinta Karena Cinta - Judika, Sekaligus Lirik, Video dan Kunci Gitar

Inilah link donwload lagu Mp3 Cinta Karena Cinta - Judika, lengkap lirik, video, dan kunci gitar

9 jam58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Robert Rene Alberts Sebut Tiga Kelemahan Persib Kala Ditundukkan PSM Makassar

Laga Persib Bandung melawan PSM Makassar pada pekan ke 15 Liga 1 2019 berakhir kekalahan 1-3 untuk Persib, di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Mingg

9 jam58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Reza Rahadian Beberkan yang Spesial dari Film Twivortiare yang Dibintanginya

Reza Rahardian membintangi film Twivortiare yang bercerita tentang pernikahan dan perceraian.

9 jam58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Dilaporkan Melakukan Pencabulan Oleh Rekan Separtainya, Anggota DPRD Pringsewu Ini Memilih Diam

Anggota DPRD Pringsewu IN tidak banyak berbicara terkait perkara pelaporan yang dilakukan rekan separtainya ke Mapolres Tanggamus.

9 jam58 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Tiga Tokoh Asal NTT Ini Dinilai Layak Masuk Kabinet Jokowi

Nama-nama tersebut antara lain Andi Gani Nena Wea, Jhony G Plate dan Melchias Marcus Mekeng

9 jam58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Bintangi Film Twivortiare, Okan Cornelius Obati Kerinduan Berakting

Meski hanya mendapat peran kecil dalam film Twivortiare, setidaknya kerinduan Okan Cornelius bisa terobati.

9 jam58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

PSM Makassar Bisa Kedatangan Darah Muda di Putaran Kedua Liga 1 2019

Hingga Senin (19/8/2019), PSM telah melepas empat pemain meski belum ada pengumuman secara resmi.

9 jam58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

‎Permintaan Direspons, Saudi Tawari Indonesia Tambahan Kuota Haji 250 Ribu Setelah Mina Direnovasi

Ikhtiar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin agar Saudi mempercepat renovasi Mina mulai menemukan titik terang.

9 jam58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hanya Gara-gara Dikomentari Gendut, Gadis Ini Nekat Bunuh Pacarnya

Seorang gadis di China harus berurusan dengan hukum setelah membunuh si pacar menggunakan gunting karena mengejeknya gendut saat membeli es krim.

9 jam58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Gosipnya Glenn Fredly Menikah dengan Mutia Ayu, Lokasi Resepsinya Dijaga Ketat

Glenn Fredly dikabarkan menikah dengan wanita bernama Mutia Ayu. Resepsi mereka digelar di Taman Kajoe, kawasan Kemang.

9 jam58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Klasemen dan Jadwal Liga 1 2019 Pekan Ke-15 Tira Persikabo Kembali ke Posisi Puncak

Update Klasemen dan Jadwal Pekan Ke 15 Liga 1 2019 Tira Persikabo Kembali ke Posisi Puncak

9 jam58 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Pelatih Kalteng Putra: Persija tim bagus meski di papan bawah

Pelatih klub Kalteng Putra Mario Gomes menganggap Persija sebagai tim yang bagus meski saat ini berada di posisi ke-17 dari 18 tim, atau papan bawah klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2019. "Saya mengetahui bahwa keadaan ...

9 jam58 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Polisi periksa intensif tiga remaja pembawa senjata tajam

Polsek Tambora Jakarta Barat kini tengah memeriksa intensif tiga orang remaja yang diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam di Jalan Duri Utara Raya, Tambora, Jakarta Barat, Minggu dini hari. Kapolsek Tambora Kompol ...

9 jam58 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Weliansyah inginkan pemain fokus raih kemenangan

Pelatih kepala Semen Padang menginginkan pemainnya fokus meraih kemenangan saat menjamu Persela Lamongan dalam lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2019 di Stadion Haji Agus Salim Kota Padang Sumatera Barat pada Selasa ...

9 jam58 menit Antaranews