Geger Penemuan Tengkorak di Situs Warisan Dunia UNESCO

Plain of Jars di Laos menjadi situs penting UNESCO. Situs ini menjadi misteri karena ada banyak bangunan mirip toples yang ternyata adalah makam purbakala.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Foto: Liburannya Wanita Terseksi 2019, Olivia Culpo

Olivia Culpo baru saja dinobatkan jadi wanita terseksi 2019 versi Maxim. Wanita cantik ini suka jalan-jalan lho. Intip yuk!

19 jam51 menit Detik

Detik

Foto Mewahnya Pesawat Kenegaraan Jepang yang Dijual

Jepang mengumumkan untuk menjual pesawat kenegaraannya. Harganya pun tak murah.

19 jam51 menit Detik

Detik

Bali United Tak Biarkan Tira Persikabo Berlama-lama Kuasai Puncak Klasemen

Bali United bertekad merebut kembali puncak papan klasemen sementara Liga 1 2019 dari Tira Persikabo. Mereka harus bisa menaklukkan Madura United.

19 jam51 menit Detik

Detik

Persipura Jayapura Juga Melawan Rasisme

Demonstrasi besar-besaran di Papua terjadi karena masalah rasisme. Klub Persipura Jayapura juga melawan tindakan tersebut dari lapangan hijau.

19 jam51 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Persija Janji Akan Kerja Keras untuk Cari Simpati The Jakmania

Persija Jakarta menyadari laju kurang sip di Liga 1 2019 membuat The Jakmania enggan datang ke stadion. Julio Banuelos berusaha menarik simpati The Jakmania.

19 jam51 menit Detik

Detik

Salah Cinta Liverpool dan Fansnya

Mohamed Salah menjawab spekulasi soal masa depannya di Liverpool. Salah menegaskan rasa cintanya untuk klub serta terutama fans The Reds.

19 jam51 menit Detik

Detik

Coutinho Tak Ragu Terima Pinangan Bayern

Philippe Coutinho meninggalkan Barcelona untuk gabung Bayern Munich. Saat Bayern datang memberikan tawaran, Coutinho mantap untuk menerimanya.

19 jam51 menit Detik

Detik

Pujian Rossa dan Afgan untuk Stephanie Poetri

Stephanie Poetri baru saja menjadi bahan perbincangan. Sebab, ia tampil memukau di Head in the Clouds 2019.

19 jam51 menit Detik

Detik

Glenn Fredly Nikahi Mutia Ayu dengan Gaya Casual

Pernikahan Glenn Fredly dan Mutia Ayu digelar di Taman Kajoe, Ampera, Jakarta Selatan, Senin (19/8/2019). Acara pun digelar secara tertutup.

19 jam51 menit Detik

Detik

Senyum Manis, Penampilan Glenn Fredly dan Mutia Ayu Saat Nikah

Penampilan Glenn Fredly dan Mutia Ayu saat menikah terungkap. Mereka kompak memakai pakaian berwarna krem.

19 jam51 menit Detik

Detik

Kata Keluarga soal Pernikahan Glenn Fredly dengan Mutia Ayu

Pihak keluarga akhirnya buka suara soal pernikahan Glenn Fredly dengan Mutia Ayu. Ia mengatakan Glenn kini sangat bahagia.

19 jam51 menit Detik

Detik

Calon Ketua Umum HIPMI Ini Usung Konsep Emas, Apa Itu?

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) telah mengumumkan empat nama calon ketua umum periode 2019 - 2022 pada 27 Mei 2019.

19 jam51 menit Detik

Detik

Resign dari Bank, Pria Ini Bisnis Celana Perempuan Via Online

Rela resign dari posisi terakhir sebagai manager bank, Ampuh Kurniawan lebih memilih bisnis online. Dia memproduksi celana kain wanita dan dijual secara online.

19 jam51 menit Detik

Detik

Geramnya Mahathir pada Ulama Zakir

PM Malaysia, Mahathir Mohamad menilai ulama asal India, Zakir Naik tengah berupaya menghasut kebencian ras di Malaysia melalui komentar-komentarnya.

19 jam52 menit Detik

Detik

Soal Mahasiswa Papua, Mendagri Akan Pertemukan Para Gubernur Terkait

Mendagri Tjahjo Kumolo akan mempertemukan Gubernur Papua, Papua Barat, dan Jatim. Pertemuan akan membicarakan terkait mahasiswa Papua.

19 jam52 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

KPK Temukan Dugaan Suap Baru Rp 100 M di Kasus Emirsyah Satar

KPK mengidentifikasi ada dugaan suap lain dalam kasus yang menjerat Emirsyah Satar.

19 jam52 menit Detik

Detik

Bakamla Tangkap 1 Kapal Timah-4 Kapal BBM Ilegal di Perairan Babel

Bakamla menangkap 1 kapal timah dan 4 kapal BBM ilegal di Perairan Bangka-Belitung.

19 jam52 menit Detik

Detik

Pantun dan Pasang Surut Anies-Bestari

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua F-NasDem DPRD DKI Bestari Barus saling berbalas pantun di tengah pasang-surut hubungan.

19 jam52 menit Detik

Detik

Jaksa yang Kena OTT KPK Diperiksa Intensif di Polres Surakarta

Jaksa yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK masih menjalani pemeriksaan intensif.

19 jam52 menit Detik

Detik

OTT Jaksa, Kantor Dinas PU Yogyakarta Dipasang Garis KPK

Garis KPK dipasang di sejumlah tempat pasca operasi tangkap tangan (OTT) jaksa. Rumah jaksa ikut digaris KPK.

19 jam52 menit Detik

TRIBUNNEWS

Rayakan 50 Tahun Informasi Geospasial Nasional, ESRI Gelar Indonesia User Conference

Konferensi tersebut akan menghadirkan Jack Dangermond, visioner teknologi terkemuka serta Presiden dan Pendiri perusahaan raksasa pemetaan global Esri

21 jam2 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Lanjuti Putusan MK, KPU RI: Hitung Suara Ulang 160 TPS di Sumut Berjalan Lancar

Sebagaimana diketahui, penghitungan suara ulang ini didasarkan pada putusan MK yang dibacakan tanggal 9 Agustus 2019 lalu

21 jam2 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hamil Anak Pertama, Okan Cornelius Sebut Istrinya Jadi Keranjingan Belanja

May Lee, istri Okan Cornelius, sedang hamil muda. Usia kandungannya 2 bulan.

21 jam2 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Dari Tanah Suci, Ketua MUI Papua Sampaikan Pesan Perdamaian

Ketua MUI Papua, KH Umar Bauw Al-Bintuni bersama jemaah haji asal Papua yang berada di Makkah prihatin dengan kerusuhan yang terjadi di Papua.

21 jam2 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ayu Ting Ting Dihujat Karena Joget Pakai Tank Top, Sang Ibu Cuek: Kata Mereka Kamu Selalu Salah

Video saat pendangdut ternama Ayu Ting Ting berjoget bersama sejumlah pria viral di media sosial, Instagram.

21 jam2 menit Tribunnews