Juventus: Sudah Ada Peminat Dybala

Paulo Dybala dirumorkan masuk daftar jual Juventus. Direktur Juventus, Fabio Paratici, mengakui bahwa saat ini ada minat dan diskusi terkait Dybala.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Susunan Pemain Liverpool Vs Chelsea: Mane dan Pulisic Starter

Liverpool memasang Sadio Mane sebagai starter di Piala Super Eropa. Chelsea memainkan Olivier Giroud dan Christian Pulisic di awal.

17 jam7 menit Detik

Detik

Arema FC vs Persebaya: Bajul Ijo Bungkam soal Strategi

Persebaya Surabaya bungkam soal persiapan menuju laga lawan Arema FC. Tapi pemain dipastikan sudah siap mental untuk derby Jawa Timur ini.

17 jam7 menit Detik

Detik

Bom Bunuh Diri di Chad Afrika, 5 Orang Tewas Termasuk Tentara

Bom bunuh diri menewaskan lima orang termasuk seorang tentara di Chad, Afrika.

17 jam22 menit Detik

Detik

Polda Sumsel Autopsi Jasad Teknisi Heli Water Bombing Asal Rusia

Tim kedokteran forensik RS Bhayangkara Biddokes Polda Sumatera Selatan melakukan autopsi jenazah teknisi helikopter water bombing karhutla Andrey Sushakov.

17 jam22 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Rekomendasi Pansus Pelindo II Bersifat Mengikat, Pemerintah Wajib Melaksanakan

Atas perintah presiden, Menteri BUMN menginstruksikan Direksi PT Pelindo II membatalkan perpanjangan kontrak

18 jam19 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Live Streaming SCTV Liverpool vs Chelsea Piala Super Eropa, Akses di Sini

Akses di sini, Link Live Streaming SCTV Liverpool vs Chelsea Piala Super Eropa, Kamis (15/8/2019) pukul 02.00 WIB.

18 jam19 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Simplikasi Tarif Cukai Dinilai Beratkan Perusahaan Rokok Rakyat

Simplifikasi dinilai akan berdampak pada banyaknya perusahaan rokok yang berguguran dan puluhan ribu tenaga kerja industri hasil tembakau (IHT)

18 jam19 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

One Pride: Hafid Nur Maradi Hadapi Saudara Seperguruannya Novian Hartanto di Kelas Bulu

One Pride Pro Never Quit, Promotor MMA terbesar di Indonesia dengan lebih dari 200 laga per tahun serta menghadirkan 300 petarung yang berasal

18 jam19 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Bowo Sidik Ajukan 'Justice Collaborator', Apa Tanggapan KPK?

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal melihat keseriusan terdakwa suap dan gratifikasi Bowo Sidik Pangarso menjadi justice collaborator (JC).

18 jam19 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pelaku Video Vina Garut Benar Orang Garut, Profesinya Penyanyi Panggung Hajatan, Bekas Suami Istri

Warga Garut dibuat heboh setelah beredarnya video yang mempertontonkan aksi tiga pria melakukan adegan ranjang dengan seorang wanita.

18 jam19 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Oknum Bidan Sembunyikan Sabu dalam Bra yang Dipakainya, Hendak Diselundupkan ke Lapas Binjai

Sebelum memasuki Lapas, terdakwa singgah ke toilet untuk menyelipkan sabu sesuai perintah sang suami

18 jam19 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Tidak Susah Menentukan Wakil Gubernur DKI Jakarta kata Pengamat

Kekosongan kursi wakil gubernur DKI Jakarta yang telah berjalan satu tahun sebenarnya bukan hal yang sangat sulit diselesaikan.

18 jam19 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Dukung Perkembangan UMKM Retail Melalui #SemuaBisaTerhubung

Fitur terbaru ini dibuat untuk mempermudah khususnya bagi UMKM retail dalam menjangkau konsumen yang lebih luas dan beragam

18 jam19 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jelang Tira Persikabo vs Bali United Liga 1 2019, Rahmad Darmawan Tak Ingin Kecolongan

Jelang laga Tira Persikabo vs Bali United Kamis (15/8/2019), Rahmat Darmawan tak ingin kecolongan.

18 jam19 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jadwal The International 2019 Hari Pertama, Pertandingan Pertama Dimulai Pukul 08.00 WIB

Berikut ini Jadwal The International 2019 Hari Pertama, Pertandingan Pertama Dimulai Pukul 08.00 WIB

18 jam19 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Jemaah Lakukan Rangkaian Akhir Ibadah Haji

Jemaah haji Indonesia hari ini menyelesaikan wajib haji yaitu lontar jumrah di Jamarat Mina. Lantaran hari ini (14/8) merupakan 13 Zulhijjah

18 jam19 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Polisi Ditembaki KKB Saat Olah TKP Brigadir Hedar

Satreskrim polres puncak jaya melakukan olah TKP penembakan brigadir Anumerta Hedar di kabupaten Puncak.<br /> <br /> Pada saat

18 jam19 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Begini Modus Pencabul pada Siswi SMK yang Dilakukan Camat di Sambas

Polisi sudah memiliki alat bukti yang cukup untuk menetapkan oknum camat ini sebagai tersangka

18 jam19 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Wonderkid Persela Hambali Tolib Tak Hanya Trial di Satu Klub

Wonderkid asal Indonesia, Muhammad Hambali Tolib, mengaku menjalani trial tak hanya di satu klub Eropa.

18 jam19 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jelang Arema FC vs Persebaya Surabaya Liga 1 2019 Live Indosiar, Johan Alfarizi Diragukan Tampil

Jelang Arema FC vs Persebaya Surabaya Liga 1 2019 Live Indosiar, Johan Alfarizi Diragukan Tampil

18 jam20 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Blockchain proyek dari Korea Selatan Jajaki Pasar Indonesia Bersama Coinone Indonesia

Pengguna juga bisa mendapatkan kompensasi lebih banyak jika memposting kegiatan mereka di lokasi tersebut.

18 jam20 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Mencetak Agen Pemasaran Asuransi yang Berprestasi

TAA AAJI merupakan agenda tahunan untuk memberikan apresiasi kepada tenaga pemasar berprestasi yang berkiprah di industri asuransi jiwa

18 jam20 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Pengamat sebut penutupan Kashmir dapat picu pemberontakan

Pengamat wilayah Asia Selatan dari Universitas Indonesia, Agung Nurwijoyo saat ditemui di Jakarta, Rabu, mengatakan penutupan Kashmir yang dikuasai India dapat memicu pemberontakan dari kelompok pegaris keras sehingga warga sipil ...

18 jam20 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Indonesia diminta lebih proaktif dorong perdamaian di Kashmir

Pengamat dan pegiat kemanusiaan meminta agar pemerintah Indonesia bersikap lebih proaktif mendorong terciptanya perdamaian di dataran tinggi Kashmir yang menjadi lahan sengketa antara India dan Pakistan. Pengamat Asia Selatan ...

18 jam20 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Dahsyatnya Pulau Miossu, salah satu pulau kecil terluar Indonesia

Selain memiliki hamparan pantai berpasir putih dan bersih dengan perairan yang sangat jernih sehingga terlihat keindahan bawah airnya, Pulau Miossu, juga memiliki potensi kekayaan hayati dan nonhayati yang luar biasa, kata ...

18 jam20 menit Antaranews