Asyik! BLACKPINK Persiapkan Lagu Baru dengan Produser Ariana Grande

Setelah lama ditunggu-tunggu, kini tampaknya BLACKPINK telah memulai persiapan untuk lagu baru mereka.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Ariel Tak Heran Uki Cabut Dari NOAH

Meski menyayangkan keputusan Uki untuk tak lagi berada di NOAH bersama dirinya, Ariel mengaku menghargai hal tersebut.

10 jam26 menit Detik

Detik

Tampil Apik, LANY Bayar Kekecewaan Penggemar

Grup band LANY telah membayar kekecewaan penggemar dengan penampilan konser mereka di Tennis Indoor Senayan, Rabu (14/8/2019) yang rapih dan apik.

10 jam26 menit Detik

Detik

Rio Reifan Positif Pakai Sabu dan Ganja

Rio Reifan ditangkap oleh Ditres Narkoba Polda Metro Jaya. Ini adalah penangkapan ketiga kalinya yang menimpa Rio.

10 jam26 menit Detik

Detik

Pemerintah Siapkan Lahan 18 Hektare di Bekasi untuk Rumah PNS

Encep mengatakan tanah negara yang disediakan untuk pembangunan rumah PNS tersebut berlokasi di Jalan K.H Noer Ali, Bekasi.

10 jam26 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Pendiri Jababeka Buka Suara soal Kisruh di Tubuh Perusahaan

Polemik yang terjadi di PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) masih berlanjut. Komisaris Utama Perseroan saat ini Setyono Djuandi Darmono ikut angkat bicara.

10 jam26 menit Detik

Detik

PLN Mau Bangun Kabel Listrik Bawah Laut, Luhut: Kalau Bagus, Jalan!

Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani bertemu Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan. Dalam pertemuan itu antara lain dibahas rencana pembangunan kabel bawah laut.

10 jam26 menit Detik

Detik

Terminal 1 Bandara Soetta Dipermak, Citilink Pindah ke Terminal 2

Proses keberangkatan dan kedatangan penumpang Citilink pun seluruhnya dilakukan melalui Terminal 2 Domestik.

10 jam26 menit Detik

Detik

Saran Pengamat: Menteri BUMN Wajah Baru, Calonnya Profesional

Siapa sosok yang cocok jadi menteri BUMN gantikan Rini Woemarno? Bantu Jokowi temukan jawabannya.

10 jam26 menit Detik

Detik

Diekspor Hingga ke Jerman, Ini Mesin Espresso Made in Bantul

Alat pembuat espresso dan foam susu untuk Coffee Latte karya Noor Asif asal Bantul ini ternyata memikat pelaku usaha kopi di mancanagera. Salah satunya Jerman.

10 jam26 menit Detik

Detik

4 WN Inggris Ditangkap di Australia-Selandia Baru, Narkoba Rp 852 M Disita

Empat pria asal Inggris ditangkap di Australia dan Selandia Baru dalam operasi pemberantasan narkoba internasional.

10 jam27 menit Detik

Detik

Pembelot Korut dan Anaknya Ditemukan Tewas di Apartemen Korsel

Seorang pembelot Korut dan anaknya yang masih kecil ditemukan tewas di sebuah apartemen di Korsel. Keduanya diduga tewas akibat kelaparan.

10 jam27 menit Detik

Detik

Viral Siswa SMK di Medan Ngamuk Saat Ditilang Polisi, Begini Ceritanya

Siswa SMK itu menuntut Sila Ke-5 Pancasila ditegakkan di hadapan petugas Lantas Polsek Medan Kota yang menilangnya.

10 jam27 menit Detik

Detik

Warga Bogor Serahkan Buaya Peliharaan ke BKSDA

Wowo Kusnawa, warga Bogor, menyerahkan seekor buaya peliharaannya ke BKSDA wilayah 1. Buaya pemberian teman itu baru sepekan dipelihara Wowo.

10 jam27 menit Detik

Detik

Menteri Eko Bicara Pentingnya Peningkatan Kualitas SDM

Mendes Eko Putro Sandjojo mengatakan bahwa hal terpenting dalam mengelola organisasi adalah meningkatkan kualitas SDM.

10 jam27 menit Detik

Detik

DPRD DKI Tangkis Kritik PSI Soal Duit Formule E

DPRD DKI menangkis kritik PSI soal anggaran Formula E. Menurut pimpinan DPRD DKI, kalau suatu event bisa menaikkan pendapatan, maka tak ada salahnya digelar.

10 jam27 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Penduduk Sekitar Bantaran Harap Ada Normalisasi Kali Ciliwung

"Setuju banget kalau dibeton, dinormalisasi, pemasangan tiang pancang, atau penghijauan itu lebih bagus sih menurut saya," sebut warga Gerald.

10 jam27 menit Detik

Detik

Surya Paloh Bicara Ideologi Indonesia yang Dirasa Liberal

Ketum NasDem Surya Paloh bicara mengenai ideologi Indonesia. Paloh mengatakan ada paradoks antara Pancasila sebagai ideologi negara dengan realita kehidupan.

10 jam27 menit Detik

Detik

Habiburokhman Tak Sepakat dengan Fadli Soal Amandemen UUD '45

"Saya tidak sepakat, dalam konteks pribadi ya. Kalau konteks internal nanti kita bisa diskusi dengan Pak Fadli," ujar Habiburokhman.

10 jam27 menit Detik

Detik

PDIP dan Gerindra Imbang di Medan, Sama-sama Raih 10 Kursi DPRD

PDI Perjuangan dan Gerindra mendominasi perolehan kursi di DPRD Kota Medan. Keduanya sama-sama-sama memperoleh 10 kursi dari total 50 kursi yang ada.

10 jam27 menit Detik

Detik

5 Rumah di Medan Terbakar

Kebakaran terjadi di dekat Pasar Pekong, Medan Labuhan, Sumut. Lima rumah dilalap api.

10 jam27 menit Detik

Detik

Alex Noerdin Diperiksa Kejagung Soal Kasus Dana Bansos

Pemeriksaan Alex Noerdin terkait dengan kasus dugaan Korupsi Pencairan Dana Hibah Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2013.

10 jam27 menit Detik

TRIBUNNEWS

Kakek Nenek Melawan Perampok Bersenjata Pakai Sandal dan Kursi Viral, Lihat Videonya

Viral video sepasang kakek nenek berhasil melawan kawanan perampok bersenjata hingga mereka kocar kacir.

11 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Bursa Transfer Pemain: AS Monaco Resmi Rekrut Ben Yedder dan Henry Onyekuru

Klub Liga Prancis, Monaco resmi mengumumkan pemain barunya yakni Wisma Ben Yedder dan Henry Onkeru di bursa transfer pemain pada musim panas kali ini.

11 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ada 44 Video Mesum Garut Tiga Pria Lawan Satu Wanita, Bisa Ditebus Pulsa XL Rp 50 Ribu

Nantinya admin akun twitter itu akan memberi link google drive kepada pembeli video yang diberi nama 'Vina Garut'

11 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Intip Wajah Krisdayanti Saat Tak Kenakan Makeup dalam Insta Storynya

Muhammad Saputra, si bocah penjual cilok, senang lantaran mendapat hadiah sapi jenis limosin dari keluarga Anang Hermansyah dan Ashanty

11 jam37 menit Tribunnews