Ketiak Hitam Pertanda Iritasi Kronis, Ini Saran Dokter untuk Mengatasinya

Banyak perempuan menghindari deodoran karena bisa bikin kulit ketiak menghitam. Ternyata ketiak hitam adalah tanda bahwa kulit mengalami iritasi kronis.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Orang-orang dengan Kondisi Ini Tak Disarankan Tidur dengan Mulut Diplester

Meski para ahli telah menyatakan tidur dengan mulut diplester tidak memiliki bahaya tertentu, ada sebagian besar orang yang akan berisiko saat mencobanya.

5 jam28 menit Detik

Detik

Fakta-fakta Lucas NCT, Artis Korea yang Jadi Bintang Iklan Kopi Indonesia

Lucas yang tergabung dalam boyband NCT tampil dalam sebuah iklan kopi Indonesia. Kehadirannya dalam iklan itu pun tentu bikin heboh para NCTzen Indonesia.

5 jam28 menit Detik

Detik

Tips Memilih Deodoran untuk Kulit Ketiak yang Sensitif

Anda yang memiliki kulit sensitif akan membutuhkan deodoran dengan formulasi khusus agar terhindar dari rasa gatal, terbakar, kemerahan dan iritasi.

5 jam28 menit Detik

Detik

Lebih Sehat, Yuk Bikin Sendiri 5 Camilan Hits yang Mudah Dibuat Ini

Camilan ini juga lagi hits dan pas disajikan bersama keluarga saat siang maupun sore hari. Wah, ada apa saja ya? Yuk intip selengkapnya di bawah ini.

5 jam28 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Saat Jokowi Menyusuri Gua Batu Cermin

Presiden Joko Widodo mengunjungi Gua Cermin di Labuan Bajo, NTT. Kawasan wisata ini akan dikembangkan dan memiliki Kampung Festival Labuan Bajo (Kafela).

5 jam28 menit Detik

Detik

My Trip My Adventure: Mencari Kampung Wunga di Sumba

My Trip My Adventure kali ini bertualang di Sumba Timur. Mereka mencari Kampung Wunga yang jadi tanah kelahiran orang Sumba

5 jam28 menit Detik

Detik

Santap Asyik Ditemani Pesona Gunung Inerie

Surga dunia! Di restoran yang ada di Ngada, NTT ini, pengunjung bisa menikmati hidangan sambil menatap Gunung Inerie yang luar biasa indah. Seperti apa?

5 jam28 menit Detik

Detik

Foto: Kota Paling Bersalju di Jepang

Menyebut salju di Jepang identik dengan Hokkaido di Sapporo. Cuma jangan salah, salju paling banyak di Jepang justru ada di kota ini.

5 jam28 menit Detik

Detik

Mitsubishi Outlander PHEV Juga Bisa Jadi Powerbank

Mobil berjenis Plug-in hybrid bukan kendaraan biasa. Mobil juga bisa digunakan sebagai powerbank yang menyalurkan tenaga listrik.

5 jam28 menit Detik

Detik

Waspada Penipuan saat Memasang Jok Mobil

Pemasangan jok mobil pun tak luput dari penipuan. Masih banyak para pembuat jok mobil nakal yang mengakalinya.

5 jam28 menit Detik

Detik

Xavi: Neymar Kembali ke Barcelona Sangat Sulit, tapi...

Xavi Hernandez menanggapi isu kembalinya Neymar ke Barcelona. Menurut Xavi, transfer ini sulit diwujudkan tapi bukannya tidak mungkin terjadi.

5 jam58 menit Detik

Detik

Soal James Rodriguez, Napoli Takkan Tunduk dengan Tuntutan Tak Adil Madrid

Napoli serius meminati James Rodriguez dan tak bertepuk sebelah tangan. Tapi Real Madrid disebut Napoli terlalu rumit untuk diajak bersepakat.

5 jam58 menit Detik

Detik

Liverpool Tak Akan Sibuk di Bursa Musim Panas

Juergen Klopp mengungkapkan bahwa Liverpool tak akan terlalu sibuk di bursa transfer musim panas ini. Ia merasa sudah puas dengan skuat yang dimiliki The Reds.

5 jam58 menit Detik

Detik

Inter Incar Rebic Jika Tak Kunjung Dapatkan Lukaku

Inter Milan tak kunjung sepakat dengan Manchester United terkait transfer Romelu Lukaku. Hal ini membuat Si Ular bakal mengalihkan target ke Ante Rebic.

5 jam58 menit Detik

Detik

Inter-MU Sudah Mulai Proses Negosiasi Lukaku

Inter Milan dan Manchester United sudah memulai tahap awal proses negosiasi kepindahan Romelu Lukaku. Seperti apa hasilnya?

5 jam58 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Kabar Duka dari Pendiri Warkop Rudy Badil yang Pergi untuk Selamanya

Salah seorang pendiri Warkop DKI, Rudy Badil meninggal dunia. Ia merupakan salah satu anggota Warkop DKI yang pertama kali muncul di tahun 1973.

5 jam58 menit Detik

Detik

Raffi, Vicky dan Kriss Hatta Bersama, Roy Marten: Para Napi Berkumpul

Ada celetukan dari Roy Marten yang bikin ketawa saat Vicky Prasetyo, Raffi Ahmad dan Kriss Hatta berkumpul.

5 jam58 menit Detik

Detik

Rey Utami, Dinar Candy, Beyonce hingga Ella Balinska

Deretan foto Rey Utami, Dinar Candy, Beyonce hingga Ella Balinska menjadi perhatian pembaca detikHOT, Kamis (11/7). Simak foto-fotonya.

5 jam58 menit Detik

Detik

Nikita Mirzani Dukung Channel YouTube Pablo-Rey Utami Ditutup

Pablo Benua dan Rey Utami jadi tersangka kasus video 'ikan asin'. Melihat kasus 'ikan asin', Nikita Mirzani pun berkomentar.

5 jam58 menit Detik

Detik

Tonton Berita-berita Ekonomi Terbaru di Sini

Ingin tahu apa yang terjadi di sektor ekonomi dalam negeri dan internasional? Tonton berita-berita ekonomi terbaru di sini.

5 jam58 menit Detik

Detik

Begini Perdikisi Laju IHSG Akhir Pekan

Kami perkirakan IHSG akan trade mixed to lower hari ini.

5 jam58 menit Detik

Detik

IHSG Dibuka Melemah Lalu Naik

Pagi ini, IHSG sempat terjerembak di zona merah sebelum akhirnya bergerak menguat setelah pembukaan perdagangan saham.

5 jam58 menit Detik

Detik

Puluhan UMKM Binaan BI Kumpul di JCC

Bank Indonesia (BI) menggelar Karya Kreatif Indonesia (KKI) tahun 2019 berisi pameran produk UMKM binaan BI. Ikuti keseruannya di sini.

5 jam58 menit Detik

Detik

Air Canada Alami Turbulensi dan Mendarat Darurat, 35 Orang Luka-luka

Pesawat Air Canada mengalami serangkaian turbulensi saat terbang ke Australia dan mendarat darurat di Hawaii. Sedikitnya 35 orang luka-luka dalam insiden ini.

5 jam58 menit Detik

Detik

Usai Pembatasan Kantong Plastik, Koster Susun Pergub Perlindungan Sumber Air

Usai pembatasan kantong plastik, Gubernur Bali Wayan Koster tengah menyusun pergub tentang perlindungan sumber air. Baca di sini:

5 jam58 menit Detik