Jadi Driver Go-Jek, Kak Imei Bisa Biayai 3 Anak Seorang Diri

Sehari-hari, Kak Imei bekerja sebagai cleaning service di sebuah mal dengan Upah Minimum Provinsi (UMP).
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Ormas FBR-Pemuda Pancasila di Bekasi Sepakat Tolak People Power

Peserta deklarasi juga menolak segala tindakan inkonstitusional yang dapat mengancam kesatuan NKRI.

7 jam6 menit Detik

Detik

Rekapitulasi Nasional Final: Jokowi-Ma'ruf Unggul Jauh di Papua

Jokowi-Ma'ruf unggul jauh atas Prabowo-Sandi. Jokowi meraup 3 juta suara, Prabowo hanya 300 ribu suara.

7 jam6 menit Detik

Detik

Selesai! Ini Hasil Rekapitulasi Nasional Pilpres 2019 di 34 Provinsi

Dari 34 provinsi di Indonesia, bagaimana peta perolehan suara Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno? Baca selengkapnya di sini:

7 jam6 menit Detik

Detik

Rekapitulasi Pilpres Selesai, Jokowi Menang di 21 Provinsi

Rekapitulasi nasional Pilpres 2019 rampung. Dari 34 provinsi, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin unggul atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di 21 provinsi.

7 jam6 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Wali Kota Rahmat Effendi Imbau Warga Bekasi Tak Ikut Demo 22 Mei

"Dilarang sih nggak, boleh, karena itu hak berekspresi. Tapi mengimbau, sudahlah, di sini saja," kata Rahmat Effendi.

7 jam6 menit Detik

Detik

Jelang Aksi 22 Mei, Polisi Periksa Bus di Pintu Tol Tangerang

Polisi memeriksa sejumlah kendaran yang hendak memasuki Jakarta melalui pintu tol.

7 jam6 menit Detik

Detik

Jelang Aksi 22 Mei, Polres Serang Patroli Bus yang Menuju Jakarta

Pemeriksaan dilakukan untuk mencari senjata tajam.

7 jam6 menit Detik

Detik

Bawa Arit, Peserta Sahur on The Road Ditangkap Polisi di Pasar Rumput

Pelaku beralasan membawa arit itu untuk jaga-jaga. Arit itu ditemukan di dalam tas ranselnya.

7 jam6 menit Detik

TRIBUNNEWS

Klasemen Liga 1 Setelah Persija Gagal Amankan Poin Penuh, Madura United dan Persib Masih di Puncak

Simak klasemen sementara Liga 1 setelah Persija amankan poin penuh di pekan pertama, Madura United dan Persib Masih Kokoh di Puncak

8 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Dialog: Bawaslu Tolak Laporkan BPN Soal Dugaan Kecurangan Pemilu (1)

Apa yang mendasari keputusan Bawaslu untuk menolak laporan soal dugaan kecurangan Pemilu yang diajukan BPN? dan apa apa langkah yang akan diambil

8 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Dialog: Nasib Koalisi Prabowo-Sandi Usai Pengumuman Pilpres

Koalisi Prabowo-Sandi kembali diuji setelah sebelumnya Partai Demokrat akan kembali menentukan sikap politik usai pengumuman Pilpres giliran

8 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

John Wick 3 Saingi Pendapatan Avengers: Endgame, Yayan Ruhian Bangga

Dirilis pada 17 Mei 2019 lalu, film John Wick 3 disebut telah menyaingi pendapatan Avengers: Endgame.

8 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sugeng Resmi Tersangka Mutilasi di Pasar Besar Malang, Tapi Korbannya Hingga Kini Masih Misterius

Sugeng Resmi Tersangka Mutilasi di Pasar Besar Malang, Tapi Korbannya Hingga Kini Masih Misterius

8 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pensiunan Polri Ini Sebut Dirinya Tak Ikut Aksi di KPU

Amir mendapat undangan tapi perihal acaranya undangan buka puasa bersama

8 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Belum Ada Rencana Gantung Raket dalam Waktu Dekat dari Lee Chong Wei

Lamanya Lee Chong Wei absen dari berbagai turnamen internasional pun membuat peringkat atlet bergelar Dato' itu semakin merosot tajam.

8 jam17 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Saat Disergap Tim KPK, Sopir Kadisdik Cianjur Tahunya Bawa Kardus Gula, Ternyata Uang Suap

Dadang Danur Huda (48), sopir pribadi Cecep Sobandi, Kepala Disdik Pemkab Cianjur terdakwa kasus suap Bupati Cianjur mengisahkan detik-detik penangkap

8 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Luis Milla Beberkan Alasan Mau Latih Timnas Indonesia

Pelatih asal Spanyol, Luis Milla Aspas mengungkap alasannya pernah menerima tawaran melatih timnas Indonesia.

8 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Barito Putera vs Persija Jakarta: Rafael da Silva Selamatkan Barito Putera

Barito Putera ditahan imbang 1-1 oleh Persija Jakarta dalam laga pekan pertama Liga 1 2019 Senin (20/5/2019) malam.

8 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Prabowo Bawa Nasi Padang Ketika Jenguk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma

Prabowo Subianto menjenguk dua rekannya di BPN Prabowo-Sandi yang tersangkut kasus dugaan makar, Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma.

8 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

603 Delman di Garut Diliburkan Selama Arus Mudik, Pemiliknya Dapat Kompensasi Rp 75 Ribu per Hari

Delman yang beroperasi di wilayah Kabupaten Garut selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2019, untuk sementara dilarang beroperasi.

8 jam18 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pasangan Ganda Putra Malaysia Sebut Minions dkk Ada di Level Berbeda

Kejuaraan Dunia 2019 menjadi prioritas utama bagi Goh V Shem/Tan Wee Kiong setelah dipastikan tidak memperkuat tim Malaysia pada Piala Sudirman 2019.

8 jam18 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Saina Nehwal Dukung Program AirBadminton milik BWF karena Hal Ini

Saina Nehwal mengatakan bahwa AirBadminton mengingatkan dia akan masa kecilnya yang dipenuhi dengan permainan bulu tangkis di lapangan terbuka.

8 jam18 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Klasemen Liga 1 2019 - Persib Peringkat Dua, Persija Tertahan di Peringkat 11

Klasemen Liga 1 2019 - Persib Peringkat Dua, Persija Tertahan di Peringkat 11, Simak Ulasan lengkapnya berikut ini

8 jam18 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Prabowo Datangi Polda Metro Jaya, Tak Dizinkan Jenguk Lieus dan Eggi Sudjana hingga Bawa Nasi Padang

Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mendatangi Polda Metro Jaya, Senin (20/5/2019) malam untuk menjenguk Lieus Sungkharisma dan Eggi Sudjan

8 jam18 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Harry Tjahaja Purnama Pamer Foto Ultah Sang Ibu, Keberadaan Ahok dan Puput Jadi Perbincangan

Adik bungsu Ahok alias BTP, Harry Tjahaja Purnama memajang foto keseruan ulang tahun sang ibu, Buniarti Ningsih.

8 jam18 menit Tribunnews