Ciee...Dimas Beck Puji-puji Ririn Ekawati

Belakangan Dimas Beck dan Ririn Ekawati disebut punya hubungan khusus. Kedekatan keduanya bermula dari unggahan foto di Instagram.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Bagaimana Nasib Pemain Lama 'Warkop DKI Reborn'?

'Warkop DKI Reborn' membawa pemeran baru Aliando Syarief, Adipati Dolken, Randy 'NIDJI'.

21 jam18 menit Detik

Detik

Belum Lama Ultah, Faby Marcelia Dapat Kado Hamil Anak Kedua?

Faby Marcelia belum lama ini berulang tahun ke-24. Dia kini sedang ramai dibahas di media sosial karena mendatangi dokter kandungan di sebuah rumah sakit.

21 jam18 menit Detik

Detik

Aliando, Adipati Dolken dan Randy 'Nidji' Jadi Cast Warkop Reborn, Emang Mirip?

Ada yang merasa kalau Aliando, Adipati Dolken, dan Randy 'Nidji' kurang mirip dengan para komedian senior Dono, Kasino, dan Indro.

21 jam18 menit Detik

Detik

Jadi Dono, Aliando Kesulitan Logat Jawa

Dari perannya dalam drama 'Asal Kau Bahagia', Aliando Syarief didapuk sebagai Dono dalam 'Warkop DKI Reborn'.

21 jam18 menit Detik

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

Detik

Tembus Bukit Barisan, Tol Pertama Bengkulu Ditarget Rampung 2022

Provinsi Bengkulu akan segera punya jalan tol yang membentang di ruas Lubuk Linggau yang ada di Sumatera Selatan menuju Bengkulu.

21 jam19 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Unik, Kafe Hingga Perpustakaan Ini Dibangun dari Bangkai Kendaraan

Sebuah gerbong kereta tua disulap menjadi kafe yang unik dan menarik. Di Meksiko, sebuah bangkai pesawat dijadikan perpustakaan keren. Penasaran? Lihat yuk.

21 jam19 menit Detik

Detik

Pakai Bank Terapung, BRI Incar Potensi UMKM di Kepulauan NTT

Nusa Tenggara Timur memiliki kawasan kepulauan dengan sebagian besar penduduknya menggantungkan nasib dari hasil laut dan sektor wisata.

21 jam19 menit Detik

Detik

Ingat Ya, Pernah Lapor SPT Online Tak Bisa Manual

Wajib pajak yang pernah melapor SPT melalui online atau e-filling maka tak bisa lagi melapor secara manual ke kantor pelayanan pajak (KPP).

21 jam19 menit Detik

Detik

Senjata Pelaku Teror Masjid di New Zealand Bertuliskan Nama-nama, Ini Artinya

Salah satu pelaku penembakan brutal di dua masjid di New Zealand, Brenton Tarrant (28), menuliskan nama sejumlah orang di senjatanya. Apa artinya?

21 jam19 menit Detik

Detik

Tarrant Bertanggung Jawab Atas Teror 36 Menit di 2 Masjid New Zealand

Kepolisian Selandia Baru meyakini satu tersangka bertanggung jawab atas serangan teroris mematikan di dua masjid di kota Christchurch.

21 jam19 menit Detik

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

Detik

Kunjungi Pasar Petisah Medan, Jokowi Foto Bareng Warga dan Beli Teri

Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) hari ini menjalani sejumlah kegiatan di Medan, Sumut. Kegiatan diawali dengan berkunjung ke Pasar Petisah Medan.

21 jam19 menit Detik

Detik

PPP Tunggu KPK soal Romahurmuziy

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP masih menunggu penjelasan resmi KPK terkait operasi tangkap tangan (OTT) Romahurmuziy.

21 jam19 menit Detik

Detik

Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

"Sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama," kata Lukman.

21 jam19 menit Detik

Detik

Jelang Debat, Sandi Lari Pagi dan Main Basket Bareng Artis

Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, memilih berolahraga jelang debat cawapres Pilpres 2019. Sandi berolahraga lari pagi hingga bermain basket.

21 jam19 menit Detik

Detik

KPK Sudah Putuskan Status Romahurmuziy

KPK sudah memutuskan status Ketum PPP Romahurmuziy dan lima orang lainnya yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

21 jam19 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

OTT Romahurmuziy, Sekjen Kemenag Diklarifikasi KPK Hingga Dini Hari

Sekjen Kementerian Agama (Kemenag) M Nur Kholis Setiawan diklarifikasi KPK terkait OTT Ketum PPP Romahurmuziy.

21 jam19 menit Detik

TRIBUNNEWS

Lirik Gading Marten di Panggung IMA 2019, Sindiran Luna Maya Menohok: Gue Gak Mau Ambil Pacar Orang

Saat tampil bersama Gading Marten dalam ajang IMA 2019, ucapan Luna Maya soal merebut pacar orang bikin riuh.

22 jam31 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Prediksi Starting XI Real Madrid Vs Celta Vigo - Debut Zidane, Angin Segar Marcelo

Laga Debut pelatih asal Prancis, Zinedine Zidane bersama Real Madrid diprediksi bakal jadi angin segar buat bek asal Brasil, Marcelo.

22 jam31 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hiasi Sampul Majalah Vogue US, Bae Donna Jadi Artis Korsel Pertama yang Tampil di Cover Majalah Itu

Bae Doona menjadi artis Korea pertama yang tampil dalam majalah Vogue US bersama Scarlett Johansson dan Deepika Padukone.

22 jam31 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Tanggapan Gisella Anastasia Usai Disebut Pencitraan Bersama Anaknya, Gempi

Melalui unggahan dalam akun instgaram pribadinya, Ibu satu anak tersebut mengaku kerap disebut pencitraan kala bersama dengan sang buah hati.

22 jam31 menit Tribunnews

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

TRIBUNNEWS

Rekap Hasil Perempat Final 2019- Anthony Sinisuka Ginting Buat Lin Dan Gigit Jari

Babak Perempat Final Swis Open 2019 menyajikan duel seru para wakil Indonesia pada Jumat (15/3/2019) waktu setempat.

22 jam31 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Brenton Taggart Pelaku Penembakan di Christchurch Disidang, 42 Korban Masih Dirawat di RS

Teroris penembak dua masjid di Christchurch, Selandia Baru yang menewaskan 49 orang dihadirkan di pengadilan, Sabtu (16/3/2019).

22 jam31 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hamil Anak Pertama, Kartika Putri Takut Suaminya Direbut Pelakor : Jangan Poligami !

Kartika Putri yang sedang hamil anak pertama mengingatkan suaminya, Habib Usman untuk tidak poligami.

22 jam31 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sibuk dengan Rutinitas? Jangan Lupa Perhatikan Kenyamanan Beristirahat Anda!

Menurut ahli saraf, Matthew Walker, mengatakan semakin pendek waktu tidur Anda, semakin pendek juga usia Anda.

22 jam31 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Vanessa Angel Drop dan Nyaris Bunuh Diri di Dalam Penjara, Sang Pengacara Angkat Bicara

Sejak ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh penyidik Polda Jatim, kondisi Vanessa Angel naik turun

22 jam31 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko.