Luar Biasa! 3 Pulau Terbaik Dunia dari Indonesia Semua

Bukan cuma Pulau Jawa yang menoreh prestasi sebagai pulau terbaik dunia. Bali dan Lombok menemani Jawa sebagai 3 juara utama.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Langkah Suzuki Selamatkan Harga Motor Bekas Satria

Penjualan motor bebek atau underbone mengalami penurunan gara-gara masyarakat lebih menyukai skutik. Hal ini juga dialami Suzuki.

17 jam33 menit Detik

Detik

Tahu Tidak, Google Maps Bisa Pilih Jalan Sesuai Pelat Nomormu

Semakin canggihnya teknologi saat ini memang memudahkan kita sebagai pengendara. Bahkan saat kita melintas jalanan yang masuk pembatasan ganjil genap.

17 jam33 menit Detik

Detik

Orang Indonesia Belum Berminat Beli Kendaraan Listrik

Indonesia tengah melangkah ke era kendaraan listrik. Namun belum ada yang ingin menggunakan motor dan mobil listrik sampai dua tahun kedepan

17 jam33 menit Detik

Detik

Nggak Cuma Mobil, Motor Trail Ini Juga Dibuat Bermuka Dua

Dulu sempat ramai ada mobil bermuka dua. Tapi kini, tak hanya mobil, motor pun bisa dibikin muka dua.

17 jam33 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Malas Ngerawat, Pilih Pelek Jenis Ini

Merawat motor kesayangan memang wajib dilakukan, karena ini bisa menambah kece tampilan dan tentunya motor akan lebih awet.

17 jam33 menit Detik

Detik

Yakin Lalu M. Zohri Juara, Fadlin Begadang dan Nonton Lewat Streaming

Penampilan Lalu Muhammad Zohri di Kejuaraan Dunia Atletik U-20 membuat rekan sesama pelatnas bangga. Meskipun, mereka hanya bisa nonton dan mendukung dari jauh.

17 jam33 menit Detik

Detik

Gatot Brajamusti Sakit, Sidang Putusan Senpi Tetap Dibacakan

Gatot Brajamusti hari ini kembali menjalani sidang putusan kasus kepemilikan senjata api ilegal dan satwa langka di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

17 jam33 menit Detik

Detik

Gara-gara Baju, Kartika Putri Dituding Hamil

Kartika Putri mendapatkan tudingan dirinya tengah berbadan dua. Hal itu disebabkan lantaran dirinya yang kerap menggunakan pakaian terlalu besar.

17 jam33 menit Detik

Detik

Hadiri Sidang, Tio Pakusadewo Kok Mukanya Ditutup?

Setelah beberapa kali hadir sidang, kali ini Tio Pakusadewo menjalani sidang lanjutan. Tapi kenapa ya, mukanya ditutupi?

17 jam33 menit Detik

Detik

'Black Panther' Disebut Film Pertama soal Keadilan Ras Hitam

'Black Panther' nyatanya juga dinilai sebagai gagasan baru yang mendobrak tatanan sosial terhadap eksistensi orang-orang kulit hitam terutama di AS.

17 jam33 menit Detik

Detik

Sampai Mati, Iko Uwais Siap Bela Audy Jika Terus Dibully

Audy Item sempat dibully netizen saat live Instagram. Cemoohan itu mengarah ke fisik.

17 jam33 menit Detik

Detik

Kata Jokowi Soal Via Vallen Nyanyikan Lagu Asian Games

Presiden Joko Widodo mengapresiasi pemilihan Via Vallen untuk menyanyikan 'Meraih Bintang' yang menjadi lagu tema Asian Games.

17 jam33 menit Detik

Detik

The Panturas Ajak Berlayar Bersama PSK di 'Fisherman's Slut'

Kolektif surf rock kontemporer asal Bandung, The Panturas, kembali merilis video musik. Kali ini untuk single yang berjudul 'Fisherman's Slut'.

17 jam33 menit Detik

Detik

Art Jakarta 2018 Berikan Penghormatan pada Sosok Christine Ay Tjoe

Merayakan satu dekade dari penyelenggaraan, Art Jakarta memberikan penghormatan pada sosok seniman Christine Ay Tjoe lewat pameran tunggal.

17 jam33 menit Detik

Detik

Menhub Kirim Utusan Temui Pertamina Minta Harga Avtur Turun

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengupayakan agar harga avtur bisa turun. Ia bahkan sampai mengirim utusan untuk menemui Pertamina.

17 jam33 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Jadi Wanita Muda Terkaya AS, Kylie Jenner Hartanya Rp 12 Triliun

Forbes menobatkan publik figur, Kylie Jenner sebagai wanita kaya termuda di Amerika Serikat. Berapa kekayaannya?

17 jam33 menit Detik

Detik

Dikritik Fahri, Ini Fakta-fakta Susi Berantas Illegal Fishing

Menteri KP Susi Pudjiastuti kerap 'diusik' mengenai kebijakannya memberantas maling ikan. Berikut fakta seputar sepak terjang Susi memberantasi illegal fishing.

17 jam33 menit Detik

Detik

Luhut Panggil Menpar dan Gubernur BI, Ini yang Dibahas

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan siang ini rapat koordinasi (rakor) membahas percepatan pembangunan sektor pariwisata.

17 jam33 menit Detik

Detik

Chevron dan Pertamina Tak Minat, Blok Makassar Strait Dilelang

Lelang dilakukan setelah PT Chevron Indonesia, PT Pertamina dan Sinopec menyatakan tidak berminat memperpanjang kontrak kerja sama karena kurang ekonomis.

17 jam33 menit Detik

Detik

Pakai Kartu Berlogo GPN, Biaya Transaksi Jadi Hanya 1%

Kini, bagi perbankan yang sudah menggunakan logo GPN, biaya MDR menjadi 1%.

17 jam33 menit Detik

Detik

RI Caplok 51% Saham Freeport, Ini Cadangan Emas dan Tembaganya

Sebesar 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI) akan dicaplok Indonesia. Berapa kekayaan tambangnya?

17 jam33 menit Detik

Detik

OJK Cabut Izin Usaha BPR di Kalimantan Barat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Sambas Arta.

17 jam33 menit Detik

Detik

Curhat Masyarakat: Mata Uang Lain Terdampak Kenaikan Dolar AS

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah mengalami penguatan.Hal itu berimbas pada nilai tukar mata uang lain di money changer.

17 jam33 menit Detik

Detik

Menteri BUMN Kunjungi Tasikmalaya Tinjau Listrik Warga Kurang Mampu

Menteri BUMN, Rini M. Soemarno memastikan penyambungan listrik bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Tasikmalaya.

17 jam33 menit Detik

Detik

Nyaris 200 Orang Tewas Akibat Banjir di Jepang, Puluhan Hilang

Korban jiwa akibat banjir dahsyat di Jepang terus bertambah. Sejauh ini, nyaris 200 orang dinyatakan tewas dan puluhan orang lainnya belum ditemukan.

17 jam33 menit Detik