DPR Puji Zohri 'Bocah Ajaib' Juara Dunia Lari

"Ini bukti bahwa putra-putri bangsa Indonesia mampu berbuat lebih di arena olahraga internasional," ucap kata Ketua DPR Bambang Soesatyo.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Cak Imin Bicara Tiket VIP Usung Capres, NasDem Tak Yakin Golkar Mau

Ketum PKB Muhaimin Iskandar bicara peluang Golkar-PKB mengusung capres selain Joko Widodo dengan 'tiket VIP'. Apa kata NasDem?

3 jam20 menit Detik

Detik

Heboh Ulama Muda Pendukung Jokowi

Dukungan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) ke Presiden Joko Widodo ramai dibahas di media sosial. Bagaimana perdebatannya?

3 jam20 menit Detik

TRIBUNNEWS

Babak I: Timnas Indonesia U-19 vs Malaysia Imbang 1-1

Egy Maulana Vikri, yang baru bergabung dari Polandia, tak menyia-nyiakan kesempatan emas sebagai algojo penalti itu.

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Gua Thailand: Bagaimana para remaja bertahan dalam gelap begitu lama hanya dengan sedikit bekal?

Bagaimana para remaja ini bisa bertahan begitu lama di dalam gua? Atau, mengapa mereka masuk ke gua dan terjebak di dalamnya selama berhari-hari?

3 jam35 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Dideportasi Dari Jerman, Pemohon Suaka Afghanistan Gantung Diri di Kabul

Seorang pria Afghanistan yang dideportasi dari Jerman ditemukan tewas gantung diri di sebuah kamar hotel di Kabul. Kasus ini menyulut…

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kehadiran Robot Manufaktur di Asia Tenggara Ciptakan Perbudakan Modern

Otomatisasi produksi di sektor manufaktur, perikanan dan pertanian di Asia Tenggara berpotensi melahirkan perbudakan modern, menyusul…

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Galeri foto: Tangisan di Hyde Park setelah Inggris ditekuk Kroasia

Semula larut dalam kegembiraan namun kemudian berubah menjadi kepedihan. Itulah yang dirasakan fans Inggris di manapun setelah Harry Kane dkk

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kepolisian Australia Barat Minta Maaf Pada Komunitas Aborijin

Kepala Kepolisian Australia Barat (WA), Chris Dawson, telah secara resmi meminta maaf atas penganiayaan terhadap warga Aborijin oleh…

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Seperti Apa Sosok Atlet Lalu Muhammad Zohri Yang Raih Medali Emas di Kejuaraan Dunia?

Pelari muda yang baru saja mencatatkan sejarah bagi Indonesia dengan meraih medali emas dalam kejuaraan dunia IAAF lari 100 meter,…

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Mantan Wakil Bupati Malang Diminta Kooperatif Penuhi Panggilan KPK

Mantan Wakil Bupati Malang, Ahmad Subhan, mangkir untuk kesekian kalinya dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Aksi Rashford dan Lingard Coba Bobol Gawang Kroasia ketika Para Pemainnya Tengah Sibuk Selebrasi

Ada momen menarik ketika para pemain Kroasia sibuk merayakan gol kedua mereka.

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Tampang Toyota Avanza Hasil Render Seniman

Dalam dunia modifikasi digital atau yang sering disebut juga render, semua bisa terjadi.

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hendak Merebus Air, Kakek 90 Tahun Asal Kulonprogo Malah Tewas Terbakar di Rumahnya

Peristiwa kebakaran menimpa rumah milik Harjowiyono (90), warga Pedukuhan Kaligayam, Desa Kulur, Kecamatan Temon, Kamis (12/7/2018).

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Bawaslu Akan Surati KPU Soal Jaminan Hak Suara Pemilih

"Apa yang kami sampaikan akan kami bikin dalam format surat terkait hasil pengawasan dan evaluasi Pilkada 2018 di 171 daerah,"

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Respons Cak Imin Tanggapi Menguatnya Nama Mahfud MD dalam Bursa Calon Wakil Presiden Jokowi

"Menguat dari mana, cerita dari mana tuh saya belum tahu tuh yang menyebut siapa tuh. Engga ada satupun yang kuat, semua sama,"

3 jam35 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Gus Ipul Tak Ajukan Gugatan ke MK, Ini Pertimbanganya

Calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengapresiasi masyarakat Jawa Timur yang telah memilihnya

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ketua Bawaslu Sebut Rumah Anggota Panwaslu di Papua Dibakar

Sebanyak 13 pengawas pemilihan umum (Panwaslu) daerah menerima tindak intimidasi selama tahapan Pilkada Serentak 2018.

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Seorang Polisi di Brebes Dipepet Dua Pria Berboncengan Lalu Dibacok

Seorang anggota Polsek Bulakamba, Brebes diserang dua orang tak dikenal menggunakan senjata tajam, Rabu (11/7/2018) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Idolakan Kapolri Tito Karnavian, Bocah Ini Ingin Kunjungi Kantor Polisi, Ini Katanya

Seorang bocah tersenyum lebar di atas kursi rodanya saat didatangi seorang anggota Polri.

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

GoPro Sebut Hero 5 Black Jadi Kamera Action Terlaris

Penjualan Hero 5 Black disebutkan mencapai 4 juta unit dalam waktu tiga bulan lebih cepat dibandingkan model populer sebelumnya,

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Eza Gionino Belum Dapat Restu Ibu untuk Menikah, Mantan Kekasihnya Pamer Kemesraan dengan Suami

Menikah pada 20 Januari 2018, Ardina Rasti dan Arie Dwi Andhika kerap membagikan kemesraan mereka di akun Instagram masing-masing.

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Twitter Bakal Sunat Jumlah Follower

Akun-akun yang dikunci tak bakal lagi ikut dihitung sebagai follower akun manapun yang mereka ikuti.

3 jam35 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Pemerhati : PPDB zonasi tingkatkan angka partisipasi murni

Pemerhati pendidikan Indra Charismiadji mengatakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) zonasi meningkatkan Angka Partisipasi Murni (APM) atau proporsi anak yang masih bersekolah pada kelompok umur tersebut. "Aturan ini ...

3 jam35 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kebijakan SKTM dalam PPDB dinilai salah kaprah, kata Ketua DPD Partai Golkar Jabar

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi menilai kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berdasarkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sudah salah kaprah. "Kebijakan kuota 20 persen untuk calon siswa ...

3 jam35 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Pawai obor siap lintasi 53 kabupaten/kota dengan melibatkan 40 legenda

Pawai obor Asian Games 2018 yang akan melintasi 53 kabupaten dan kota di 18 provinsi pada 17 Juli hingga 15 Agustus akan melibatkan 40 atlet legendaris Indonesia selain para selebritas dan sejumlah tokoh masyarakat. "Ada ...

3 jam35 menit Antaranews