Detik

Operasi Kaki, Bintang Reality TV Ini Harus Puasa Seks

Bintang reality TV Katie Price belum lama ini menjalani operasi di kedua kakinya akibat cedera saat liburan. Pascaoperasi, dokter melarangnya berhubungan seks.

52 menit Detik

Detik

Foto: Wanita Kembar Identik yang Menikahi Pria Serupa, Kini Hamil Bersamaan

Wanita kembar identik yang juga menikahi pria kembar identik pada waktu yang bersamaan ini kini dikabarkan tengah hamil bersama. Berikut ini foto-fotonya:

52 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Hasil Kualifikasi F1 GP Spanyol: Hamilton Start Terdepan

Lewis Hamilton merebut pole position di Formula 1 GP Spanyol. Pebalap Mercedes itu unggul tipis atas rekan setimnya, Valtteri Bottas.

52 menit Detik

Detik

Pemilik Klub Basket Louvre Mau Beli Deltras?

Erick Herlangga berusaha melebarkan sayap ke industri sepakbola Indonesia. Dia sebelumnya sudah berhasil menancapkan taring di industri Game Online dan Basket.

52 menit Detik

Detik

Barcelona: Sudah Jatuh, 'Tertimpa' Coutinho

Barcelona harus membayar sejumlah uang ke Liverpool andai Philippe Coutinho menjadi juara Liga Champions musim ini bareng Bayern Munich. Lo kok bisa?

52 menit Detik

Detik

Jerinx dan Nora Alexandra Dipisahkan Jeruji Besi

Jerinx dan sang istri, Nora Alenxandra kinio dipisahkan jeruji besi.

53 menit Detik

Detik

Fakta tentang Boneka Annabelle yang Trending Dikabarkan Hilang

Boneka Annabelle menjadi sorotan. Boneka yang kisahnya diadaptasi ke dalam cerita film horor ini dikabarkan hilang dan kini populer jadi perbiincangan.

53 menit Detik

Detik

Video Kado HUT RI: Bansos UMKM dan Subsidi Rp 600 Ribu Cair Bulan Ini

Bansos UMKM dan subsidi bagi pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta dipastikan cair mulai bulan ini. Simak penjelasan Ketua Satgas PTEN Budi Gunadi Sadikin di sini.

53 menit Detik

Detik

Pengusaha Hiburan Malam Bicara soal Iklim Usaha hingga Pajak

Para pelaku industri ini pun bicara soal iklim usaha hingga pajak yang harus dibayar kala belum beroperasi.

53 menit Detik

Detik

Erick Thohir Bicara Gaji Pegawai BUMN dan PNS yang Tak Dipotong

"Kalau ASN dan BUMN, itu gajinya nggak dikurangi dan nggak dipotong lho," kata Erick.

53 menit Detik

Detik

UEA Banjir Kecaman Gegara Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel

Uni Emirat Arab (UEA) kini membuat perjanjian hubungan diplomatik dengan Israel. Perjanjian ini pun membuat UEA panen kecaman.

54 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Sebuah Bangunan di Pusat Kota Mesir Runtuh, 5 Orang Terluka

Sebuah bangunan di pusat ibu kota Mesir sebagian runtuh. Lima orang terluka dalam peristiwa ini.

54 menit Detik

Detik

Ketua MPR Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Masamba

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo salurkan bantuan Program MPR Peduli sebesar Rp 100 juta untuk korban bencana alam Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

54 menit Detik

Detik

Fadli Zon Nilai Pidato Jokowi Tak Realistis, KSP: Presiden Sudah Kalkulasi

Fadli Zon menyebut pidato Presiden Jokowi tentang RUU APBN 2021 kurang realistis. KSP menyebut Jokowi telah mengkalkulasi dan memikirkan banyak faktor.

54 menit Detik

Detik

Amien Rais Sebut Jokowi Otoriter, Ungkit Firaun Vs Musa Pakai Dalil

Senior PAN Amien Rais menyebut pemerintahan Presiden Jokowi menjalankan praktik politik otoriterisme. Dia membawa ayat Al-Qur'an soal kisah Firaun vs Nabi Musa.

54 menit Detik

Detik

Nelayan Sobek Amplop Penambang Jadi Tersangka, Pengacara: Cacat Prosedur!

Pengacara menilai penetapan tersangka terhadap Manre cacat prosedur dan proses hukumnya banyak mengesampingkan hak-hak dasar nelayan yang jadi tersangka.

54 menit Detik

Detik

5 Cara Ini Bisa Buat Kamu Berhenti Ngorok Saat Tidur

Ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab mendengkur atau ngorok saat tidur. Mengatasinya bisa dengan menerapkan 5 cara sederhana ini.

2 jam10 menit Detik

Detik

Terpopuler Sepekan : Bunuh Pacar karena Bau Sperma, Ini 3 Bau yang Tak Normal

[Pria di Malang tega membunuh pacarnya gara-gara mencium bau sperma di rumah sang pacar. Berikut 3 bau sperma yang tidak normal, apa saja?]

2 jam10 menit Detik

Detik

4 Posisi yang Nggak Bikin Wanita Kesakitan Saat Bercinta

Sebagian wanita mungkin pernah merasa sakit saat berhubungan seks dengan pasangannya. Tapi tenang, 4 posisi ini bisa mengurangi rasa sakit saat melakukannya.

2 jam10 menit Detik

Detik

CDC Sebut Pasien yang Sembuh Corona 'Terlindungi' Selama 3 Bulan

CDC merevisi pedoman mengenai karantina dalam kaitannya dengan Corona. Pasien yang pulih dari COVID-19 bisa 'berinteraksi' dengan orang lain selama 3 bulan.

2 jam10 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Hasil Kualifikasi MotoGP Austria: Yamaha Bermasalah Mesin, tapi Vinales Bisa Start Terdepan

Hasil kualifikasi MotoGP Austria menempatkan Maverick Vinales di posisi paling depan. Masalah pada mesin motor Yamaha tak mampu menghambat rider Spanyol itu.

2 jam11 menit Detik

Detik

Konsep Motor Honda untuk Penyandang Disabilitas

Motor ini membuat orang tanpa tangan dan kaki bisa jadi pembalap.

2 jam11 menit Detik

Detik

Saat Porsche Boxster 'Ditelanjangi' dan Dijadikan F1 1960

Kalau biasanya pemilik Porsche lebih memilih untuk merawat mobilnya dengan tetap mempertahankan tampilan aslinya, yang satu ini berbeda. Porsche dijadikan F1.

2 jam11 menit Detik

Detik

Hadapi Dominasi Man City, Lyon Harus Tampil Sangat Efektif

Pelatih Olympique Lyon, Rudi Garcia, mawas diri timnya bakal sulit mengimbangi penguasaan bola Manchester City. Les Gones akan mengandalkan kecepatan mereka.

2 jam11 menit Detik

Detik

Bayern Munich Kejar Rekor Ini Usai Ganyang Barcelona

Bayern Munich baru saja mengganyang Barcelona di Liga Champions. Hasil itu turut bikin Bayern kini mengejar peluang bikin rekor dalam hal rentetan kemenangan.

2 jam11 menit Detik