Kementerian PUPR: Syarat Penerima KPR Subsidi Ditentukan Perbankan

Kementerian PUPR menegaskan bahwa kriteria masyarkat berpenghasilan rendah (MBR) yang bisa mendapatkan fasilitas KPR bersubsidi sepenuhnya ditentukan oleh perbankan dengan mempertimbangkan aspek tertentu.
« Kembali Baca berita lengkap »

JPNN.

Bantu Atasi Virus Corona, Danone Indonesia Sumbang Rp 15 Miliar

JPNN.com, JAKARTA - Danone Indonesia turut berperan aktif untuk melawan virus corona yang mewabah di beberapa daerah di tanah air.

13 jam0 menit Jpnn

JPNN.

IPW Kecam Aksi Sadis Perwira Polri terhadap Bawahan di Pariaman

JPNN.com, JAKARTA - Indonesia Police Watch mengecam pemukulan tiga bintara Polri yang diduga dilakukan oknum atasannya di Polres Pariaman, Sumatera Barat. Video pemukulan itu viral di media sosial, Rabu (26/3), dan dikonfirmasi benar oleh Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombes Satake Bayu Setianto.

13 jam0 menit Jpnn

JPNN.

Heboh Foto Airin Diimpit Bima Arya dan Cellica Nurrachadiana

JPNN.com, JAKARTA - Foto Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany sedang diimpit Wali Kota Bogor Bima Arya dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana membuat heboh.

13 jam0 menit Jpnn

JPNN.

Fatwa MUI: Tenaga Medis Corona Boleh Salat Tanpa Wudu

JPNN.com, JAKARTA - Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) menyatakan, tenaga medis dengan alat pengaman diri (APD) yang mengurusi pasien virus corona COVID-19 boleh salat tidak wudu karena itu dalam keadaan mendesak.

13 jam0 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Cerita Bamsoet Saat Melayat Almarhumah Ibunda Jokowi

JPNN.com, SOLO - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet melayat almarhumah Ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomiharjo. Almarhumah yang dikenang dengan kesederhanaan, kesahajaan, dan welas asih ini wafat di usia 77 tahun, meninggalkan empat orang anak dan beberapa cucu serta tiga cicit.

13 jam0 menit Jpnn

JPNN.

3 Blok di Pasar Tanah Abang Tutup Demi Perang Melawan Corona

JPNN.com, JAKARTA - Perumda Pasar Jaya menutup tiga blok di Pasar Tanah Abang yakni A, B serta F dalam rangka mengurangi kerumunan massa di ruang publik untuk mencegah potensi penularan viurs corona (COVID-19).

13 jam0 menit Jpnn

JPNN.

Perang Lawan Corona, Indonesia Masih Sangat Kekurangan Dokter dan Perawat

JPNN.com, JAKARTA - Menghadapi pandemi corona (covid-19) makin meluas, Indonesia masih membutuhkan relawan sebanyak 1.500 dokter mulai dari spesialis paru, anastesi, umum, hingga pranata laboratorium.

13 jam1 menit Jpnn

JPNN.

Pemerintah Belum Putuskan PON 2020 Ditunda atau Sesuai Jadwal

JPNN.com, JAKARTA - Pemerintah belum memutuskan Pekan Olahraga Nasional atau PON 2020 di Papua pada Oktober-November mendatang tetap digelar sesuai jadwal atau ditunda karena dampak virus corona belakangan ini.

13 jam1 menit Jpnn

WOWKEREN

Sempat Keliling ke Daerah Terinfeksi Corona, Kirana Larasati Lakukan Rapid Test

Kirana Larasati melakukan rapid test di sebuah klinik usai dirinya melakukan perjalanan ke beberapa daerah sampai ke luar negeri. Meski tak ada gejala sakit, ia tetap memutuskan untuk melakukan tes gu

13 jam1 menit Wowkeren

WOWKEREN

Wabah Corona Mengganas, PHK Besar-Besaran Mulai Menghantui

Banyak perusahaan yang kesulitan beroperasi akibat makin ganasnya wabah virus Corona. Alhasil beberapa perusahaan pun menempuh opsi merumahkan karyawannya lantaran terus menderita kerugian.

13 jam1 menit Wowkeren

WOWKEREN

Kabar Terbaru Kasus Narkoba Ririn Ekawati, Xanax Dipastikan Milik Mendiang Suami

Pihak kepolisian mengungkap kasus narkoba yang menjerat Ririn Ekawati beberapa waktu lalu. Dari tes urine, Ririn dinyatakan negatif narkoba sementara asistennya, ITY positif.

13 jam1 menit Wowkeren

WOWKEREN

Leeteuk Pamer Hadiah Spesial dari J-Hope dan Perhatian Manis Ibunda Member BTS Tersebut

Leeteuk berbagi kabar terbaru tentang pertemanan dengan J-Hope BTS dan keluarganya. Ia mengungkapkan bahwa J-Hope berusaha memberinya hadiah spesial ini.

13 jam1 menit Wowkeren

WOWKEREN

ODP di Jawa Timur Tembus 3000 Orang, Gubernur Khofifah Langsung 'Disentil'

Hingga Kamis (26/3) pukul 18.11 WIB, tercatat setidaknya lebih dari tiga ribu orang dalam pemantauan (ODP) COVID-19 di Jawa Timur. Simak perkembangan lengkap COVID-19 di Jatim berikut ini.

13 jam2 menit Wowkeren

WOWKEREN

WFH Tak Bisa Diterapkan Ke Semua Pekerjaan, Begini Cara Atasi Krisis Keuangan Saat Corona Mewabah

Tak dapat dipungkiri jika Wabah Corona telah melemahkan ekonomi masyarakat, termasuk masyarakat kecil yang pekerjaannya tak bisa dilakukan di rumah. Nah berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan un

13 jam2 menit Wowkeren

WOWKEREN

Surat Sambutan Anies Baswedan Untuk Tenaga Kesehatan DKI Tuai Banyak Pujian

Pemprov DKI Jakarta memberikan fasilitas berupa hotel serta jaminan makan dan antar-jemput bagi para tenaga kesehatan yang berjuang di lini terdepan dalam memberantas wabah virus Corona.

13 jam2 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Ketakutan Pemain Berdarah Indonesia dengan Virus Corona

Isteri Radja Nainggolan sedang berjuang melawan kanker

13 jam2 menit Viva

Viva.co

Cegah Penyebaran Corona, Sidang Cerai Istri Kedua Limbad Ditunda

Sidang beragendakan mendengarkan keterangan saksi.

13 jam3 menit Viva

Viva.co

Sinopsis Universal Soldier 4: Day of Reckoning

Film ini dibintangi Jean Claude van Damme

13 jam3 menit Viva

Viva.co

Penyesalan Kaesang Pangarep Atas Kepergian Eyang

Kaesang Pangarep ungkap penyesalan lewat Twitter.

13 jam3 menit Viva

Viva.co

Optimis Virus Corona Berlalu, Film ‘Kemarin’ Tak Undur Tanggal Tayang

Film ini tayang 23 April 2020.

13 jam3 menit Viva

Viva.co

Diisukan Meninggal, Raja Salman Muncul Pidato Bahas Corona di G-20

Raja Salman muncul pidato tentang atasi corona.

13 jam4 menit Viva

Viva.co

Bali Geger, Kulkul Puri Agung Klungkung Bunyi Sendiri Tengah Malam

Diyakini pertanda bala akan datang di tengah wabah corona.

13 jam4 menit Viva

Detik

8 Cara Tokcer Biar Sesi Bercinta Tahan Lama

Durasi yang panjang jadi keinginan banyak pasangan saat bercinta. Delapan cara berikut bisa bikin sesi bercinta tahan lama lho.

13 jam4 menit Detik

Detik

Viral Hoax Seruan Tunda Bercinta, Perlukah 'Puasa' Selama Wabah Corona?

Beredar di medsos hoax seruan gubernur DKI Jakarta terkait larangan bercinta agar tak terkena corona. Memangnya perlu nggak sih bercinta disetop dulu?

13 jam4 menit Detik