Penurunan Harga Gas Tetap Diumumkan Maret

Pemerintah memberikan kepastian penurunan harga gas industri yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
« Kembali Baca berita lengkap »

BISNIS

Tambang Emas Martabe Jadi Penopang Kinerja United Tractors (UNTR) 2019

Berdasarkan laporan keuangan 2019, emiten berkode saham UNTR itu membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 84,4 triliun, lebih rendah 0,2 persen.

8 jam54 menit Bisnis

BISNIS

Pemerintah Harapkan KEK Jadi Magnet Investasi

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 menargetkan pertumbuhan PDB industri pengolahan non-migas di kisaran 5,48-6,01 persen pada akhir tahun ini dan 7 persen pada 2024. Untuk mempermulus jalan menuju target RPJMN 2020-2024, Kemenperin mencanangkan target invetasi sekitar Rp875,1 triliun-Rp890,3 triliun pada tahun ini.

8 jam54 menit Bisnis

BISNIS

Sejumlah Perusahaan Peringatkan Dampak COVID-19, Bursa Eropa Melemah

Bisnis.com, JAKARTA ? Bursa saham Eropa terus merosot pada perdagangan Kamis (27/2/2020), setelah lebih banyak perusahaan memperingatkan bahwa virus corona akan menekan laba.

8 jam54 menit Bisnis

BISNIS

Dalam Lima Tahun BPOM Catat 40 Investasi Baru di Farmasi

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Penny K Lukito mengatakan dari 40 investasi tersebut, 17 di antaranya berasal dari penanaman modal asing. Secara total saat ini Indonesia telah memiliki 224 produsen obat.

8 jam54 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

INSENTIF CORONA: Garuda Indonesia Usulkan Bentuk Voucher

Insentif yang ditawarkan pemerintah berpotensi menurunkan harga tiket pesawat. Penurunan harga tiket pesawat ini diharapkan menjadi pemantik industri pariwisata.

8 jam54 menit Bisnis

BISNIS

Pakar Hukum Tolak Pemersatuan Perhimpunan Advokat Indonesia

Luthfi mengungkapkan intervensi negara, melalui Menkopolhukam dan Menkumham cenderung mengarahkan kepada sistem wadah tunggal advokat (single bar) dan bukannya multi-bars.

8 jam55 menit Bisnis

BISNIS

PLN Berpotensi Lakukan Penghematan Rp3,3 Triliun. Dari Mana?

Kerja sama yang dilakukan PLN ini merupakan langkah konkrit perusahaan dalam mendorong penggunaan gas untuk pembangkit listrik di Indonesia, selain itu upaya ini dilakukan dalam rangka mendukung gasifikasi yang sedang dilakukan oleh PLN.

8 jam55 menit Bisnis

BISNIS

Ini 10 Saham Paling Cuan 27 Februari, VRNA Paling Untung

Saham bersandi VRNA tersebut memimpin daftar penguatan saham (top gainers) setelah ditutup melonjak 33,33 persen di level Rp100 per lembar saham.

8 jam55 menit Bisnis

BISNIS

Indonesia Minta Arab Perbolehkan Jemaah yang Terlanjur Tiba Melanjutkan Ibadahnya

Pemerintah Indonesia mengaku memahami kebijakan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang memberlakukan pelarangan sementara ibadah umroh dan ziarah di negaranya.

8 jam55 menit Bisnis

BISNIS

Indef: Indonesia Bisa Jadi Negara Maju 10 Tahun Lagi

Amerika Serikat hanya menggunakan indikator penilaian dari sisi ekonomi.

8 jam55 menit Bisnis

BISNIS

BNI Syariah Layani Jasa Keuangan Universitas Diponegoro

BNI Syariah melayani jasa keuangan untuk civitas akademika Universitas Dipenogoro.

8 jam55 menit Bisnis

BISNIS

Saham Astra Agro Lestari (AALI) Diprediksi Terus Menguat dalam Jangka Pendek

Kinerja Astra Aglo Lestari diyakini bakal pulih seiring perbaikan harga CPO.

8 jam55 menit Bisnis

BISNIS

Presiden Korsel Beri Perhatian Khusus pada Dampak Ekonomi Covid-19

Covid-19 memberikan pukulan besar bagi perekonomian Korea Selatan.

8 jam56 menit Bisnis

BISNIS

Pemerintah Harus Berani Lawan AS Tolak Status Negara Maju

Amerika Serikat hanya mengacu pada share ekspor Indonesia terhadap total perdagangan dunia yang sudah mencapai di atas 0,5 persen dan masuknya Indonesia dalam G20.

8 jam56 menit Bisnis

JPNN.

Virus Corona Menggila, Tiongkok Produksi 76 Juta Masker Setiap Hari

JPNN.com, BEIJING - Sejak wabah virus corona menyerang, masker jadi salah satu barang paling dicari di Tiongkok. Produksi pun digenjot gila-gilaan demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

8 jam56 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Bea Cukai Terus Dorong Ekspor Lewat Fasilitas KITE

JPNN.com, JAKARTA - Bea Cukai telah membuat berbagai fasilitas fiskal untuk memudahkan pelaku industri dalam negeri dalam menggiatkan ekspor, salah satunya melalui fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE). Hal itu guna mendorong peningkatan ekspor nasional.

8 jam57 menit Jpnn

JPNN.

Arab Saudi Moratorium Umrah, Komisi VIII Minta Dubes Lakukan Pendekatan

JPNN.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ihsan Yunus menyoroti kebijakan Kerajaan Arab Saudi yang melakukan moratorium ibadah umrah karena merebaknya virus corona.

8 jam57 menit Jpnn

JPNN.

Lanyalla Lantik Anggota PAW DPD RI Asal Maluku Utara

JPNN.com, JAKARTA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI melaksanakan sidang paripurna ke-8 dengan agenda melantik anggota Pengganti Antar Waktu (PAW). Anggota PAW DPD RI tersebut yaitu Matheus Stefi Pasimanjeku menggantikan Almarhum Chaidir Djafar asal Maluku Utara.

8 jam57 menit Jpnn

JPNN.

DPR Tidak Ingin Berbalas Pantun Soal Banjir

JPNN.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi V DPR Syarief Abdullah Alkadrie prihatin dengan bencana banjir yang melanda Jabodetabek. Menurut dia, banjir merupakan fenomena alam.

8 jam57 menit Jpnn

WOWKEREN

Penyerang Novel Baswedan Siap Disidang, Pengacara Justru Skeptis Soal Ini

Kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan siap memasuki babak baru. Kedua tersangka, yakni RM dan RB, dikabarkan siap menghadapi persidangan dalam waktu dekat.

8 jam57 menit Wowkeren

WOWKEREN

Baju-Baju yang Dikenakan V BTS Ini Ternyata Busana Wanita

V dikenal sebagai salah satu idol dengan selera busana yang bagus. Pemilik nama Kim Taehyung itu bahkan mampu membuat busana wanita terlihat sempurna ketika dikenakannya.

8 jam58 menit Wowkeren

WOWKEREN

Robby Purba Pamer Momen Berendam, Reaksi Vega Darwanti Paling Disorot

Robby Purba membagikan sederet foto santai berendam yang rupanya menarik perhatian Vega Darwanti. Netizen pun langsung heboh menanggapi postingan Robby berikut ini.

8 jam58 menit Wowkeren

WOWKEREN

Bukan Air Dingin, 8 Bahan Makanan Ini Ampuh Banget Usir Rasa Pedas Yang Menyiksa Lidah

Kadar ketahanan orang terhadap rasa pedas tentu berbeda-beda. Jika terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas dengan level yang diatas batas wajar, sudah pasti lidah akan terasa panas dan terbakar.

8 jam58 menit Wowkeren

WOWKEREN

Jadi Ibu Hamil di 'Teman Tapi Menikah 2', Mawar de Jongh Tak Belajar dari Sang Mama

Mawar Eva de Jongh berperan sebagai Ayu di 'Teman Tapi Menikah 2' menggantikan Vanesha Prescilla. Film yang juga dibintangi Adipati Dolken ini tayang pada 27 Februari 2020.

8 jam58 menit Wowkeren

WOWKEREN

Ranty Maria-Rayn Wijaya Kepergok Gowes Malam Berdua, Penampakan Mirip Pocong Picu Perdebatan

Sebuah akun gosip @lamberumpi_official kali ini kembali mengunggah momen kebersamaan Ranty dan Rayn. Namun netizen dibuat geger dengan sosok putih mirip pocong.

8 jam58 menit Wowkeren