Susanto Megaranto Raih Emas, Tim Catur Indonesia Penuhi Target

Grand Master Susanto Megaranto menggenapkan perolehan dua medali emas dari cabang olahraga catur pada SEA Games 2019.
« Kembali Baca berita lengkap »

BISNIS

Mulai Besok Chatib Basri Jadi Wakil Komisaris Bank Mandiri

Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir resmi menunjuk Mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia Periode 2013-2014, Muhammad Chatib Basri sebagai Wakil Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

20 jam49 menit Bisnis

JPNN.

Ramaikan Harbolnas 12.12, Indinix S5 Resmi Dirilis

JPNN.com, JAKARTA - INFINIX Indonesia resmi meluncurkan produk terbarunya INFINIX S5.

20 jam50 menit Jpnn

JPNN.

Islamfobia di Inggris, Dua Warga Memukul dan Mencela Siswi Muslimah

JPNN.com, INGGRIS - Polisi Inggris menyatakan mereka telah menangkap seorang lelaki dan seorang perempuan setelah satu video di media sosial memerlihatkan perempuan tersebut menyerang seorang siswi muslimah di satu bus setempat di Inggris Utara.

20 jam50 menit Jpnn

JPNN.

Lihat! Son Heung-Min Menggiring Bola, Mengecoh 6 Pemain Lawan dan Gol

JPNN.com, LONDON - Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho memuji penampilan para pemainnya, termasuk Son Heung-Min yang mencetak gol super saat Spurs melumat Burnley 5-0 dalam lanjutan Liga Inggris di London, Sabtu (7/12) malam WIB.

20 jam50 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Disebut Mirip Lucinta Luna, Wajah Puteri Novitasari 'Selir' Dirut Garuda Sebelum Oplas Disorot

Sosok Puteri Novitasari Ramli menjadi sorotan publik sejak ia diduga sebagai selingkuhan Dirut nonaktif Garuda, I Gusti Ngurah Askhara. Penampilan Puteri di masa lalu pun membuat netizen terkejut.

20 jam51 menit Wowkeren

Viva.co

Cabor Renang Kembali Sumbang Medali Perak dan 2 Perunggu di SEA Games

Babak final berlangsung hari ini.

20 jam51 menit Viva

Detik

Video: Kemeriahan Festival Kuwung Banyuwangi

Gelaran ini bertujuan untuk melestarikan seni dan budaya setempat. Parade ini pun dihadiri wisatawan dari dalam hingga luar negeri. Seperti apa?

20 jam52 menit Detik

Detik

Persebaya Vs Bhayangkara FC: Bajul Ijo Menang 4-0

Persebaya Surabaya tampil luar biasa saat menjamu Bhayangkara FC. Ketika 90 menit laga tuntas, Bajul Ijo menang empat gol tanpa balas.

20 jam53 menit Detik

Detik

Lagi, Indonesia Raih Medali dari Karate

Kontingen Indonesia kembali meraih medali dari cabor karate. Tim kata beregu putri sukses mendapat perunggu.

20 jam53 menit Detik

Detik

Jelang Final Sepakbola SEA Games 2019: Timnas U-22 Hari Ini Fokus Pemulihan

Tim nasional Indonesia U-22 akan menghadapi Vietnam di di final sepakbola SEA Games 2019. Persiapan dimulai dari pemulihan kondisi para pemain.

20 jam53 menit Detik

Detik

Kalah dari Singapura, Anggar Beregu Putra Sumbang Perunggu

Tim anggar beregu putra Indonesia sukses meraih medali perunggu dari kelas Epee.

20 jam53 menit Detik

Detik

Juventus Jangan Cuma Fokus Main Cantik

Juventus menelan kekalahan perdana saat bertandang ke markas Lazio. Leonardo Bonucci mendesak para pemain untuk tak melupakan pertahanan.

20 jam53 menit Detik

Detik

Begini Cara Parto Tetap Eksis Meski Bukan di Zamannya

Siapa yang tak kenal pelawak senior Parto 'Patrio'? Namanya kini masih tetap eksis di dunia hiburan Tanah Air.

20 jam53 menit Detik

Detik

Kabar Selebgram Desy Nurhakiki yang Meninggal Dunia di Usia Muda

Kabar kali ini datang dari gadis cantik Desy Nurhakiki. Desy yang merupakan selebgram diketahui meninggal dunia di usia muda.

20 jam54 menit Detik

Detik

Ogah Oplas, Vega Darwanti Pilih Perawatan Rutin

Sebagai selebriti tentu saja harus menjaga penampilan. Hal tersebut juga yang dilakukan Vega Darwanti.

20 jam54 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Agar Serikat Musik Tidak Lagi Gagal

Menurut pengakuan Candra Darusman, wacana pembentukan serikat musik bukan lagi hal baru.

20 jam54 menit Detik

Detik

Atta Halilintar Pamer Badan Kekar, Netter: Editan Nggak Tuh?

Atta Halilintar tak lagi kurus. Ia terlihat makin kekar. YouTuber itu pun memamerkan badannya yang berotot dengan foto bertelanjang dada di Instagram.

20 jam54 menit Detik

Detik

Mengenal Sosok Chatib Basri yang Besok Jadi Wakil Komut Bank Mandiri

Menteri BUMN Erick Thohir telah menunjuk Muhammad Chatib Basri sebagai Wakil Komisaris Utama PT Bank Mandiri. Siapa dia?

20 jam54 menit Detik

Detik

Tol Japek Layang Segera Dibuka, Ada Pintu Tol Tambahan?

Menhub Budi Karya memastikan Tol Japek layang bisa dioperasikan pada tanggal 20 Desember 2019. Bakal ada pintu tol tambahan?

20 jam54 menit Detik

Detik

Gaya Menhub Pantau Kesiapan Mudik Pakai Helikopter

Menhub Budi Karya Sumadi melakukan pengecekan menggunakan helikopter jelang mudik Natal 2019 dan Tahun Baru (Nataru) 2020.

20 jam55 menit Detik

Detik

Optimalkan Lahan Kakao, Mentan Sarankan Lakukan Intercropping

Intercroping, nantinya ketika produksi coklat, kopi dan kelapa sudah siap ekspor, di bawah 100 hari lahan sudah bisa ditanami pepaya, kacang dan juga ternak.

20 jam55 menit Detik

Detik

Sudah 3 Hari, Petugas Damkar Masih Berjibaku di Mal Lokasari

Sudah 3 hari proses pemadaman kebakaran Mal Lokasari belum juga tuntas. Proses pendinginan yang dilakukan sejak pagi pun masih berlangsung hingga kini.

20 jam55 menit Detik

Detik

Anak Kobra di Citayam Disebut Sudah Berbisa dari Lahir

Puluhan anak ular kobra meneror warga Royal Citayam Residence, Bojonggede, Bogor. Meskipun masih anakan, ular kobra tetaplah berbisa.

20 jam55 menit Detik

Detik

Ditemukan Tanpa Kepala, Balita Yusuf Hilang Usai Dititipkan di Day Care

Balita yang bernama Muhammad Yusuf Gazali (4) itu dilaporkan hilang sejak 2 minggu lalu saat dititipkan ke tempat penitipan anak dan PAUD.

20 jam55 menit Detik

Detik

Mensos Sambut Baik Rencana Pembangunan Bengkel Kerja Khusus Disabilitas

Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyambut baik rencana pembangunan bengkel kerja (workshop) khusus bagi penyandang disabilitas.

20 jam56 menit Detik