Alat Berat Sumut, Trakindo Optimistis Bisa Tumbuh

PT Trakindo Utama optimistis permintaan alat berat di Sumatra Utara (Sumut) masih tumbuh pada 2019, sejalan dengan masih banyaknya proyek konstruksi atau infrastruktur yang akan dibangun.
« Kembali Baca berita lengkap »

WOWKEREN

BTS Asyik Foto-Foto di Pop-Up Store Sendiri, V dan Jungkook Santai Langgar Aturan

Selama kunjungan mereka ke toko pop-up 'House of the BTS', para member asyik mengambil foto di berbagai lokasi. Namun V dan Jungkook justru melanggar peraturan ini.

13 jam55 menit Wowkeren

WOWKEREN

Mulan Jameela Geram Dhani Dituntut Janji Potong Kemaluan, Disindir 'Ibu DPR' Doyan Curhat

Sebelumnya, Ahmad Dhani sempat dikabarkan berjanji untuk memotong alat kemaluannya jika Joko Widodo terpilih kembali menjadi presiden di periode 2019-2024.

13 jam55 menit Wowkeren

WOWKEREN

Resmi Menjabat, MenPAN-RB Tjahjo Kumolo Siap Pangkas Jabatan Eselon

Presiden Jokowi berniat untuk memangkas jabatan eselon dalam struktur kepegawaian ASN hingga menjadi 2 level saja. Wacana menggegerkan ini ia sampaikan dalam pidato perdananya usai dilantik.

13 jam55 menit Wowkeren

WOWKEREN

Raffi Ahmad Girang Putuskan Vakum dan Pulang Kampung, Pamer Momen Manis Ketemu Orang-Orang Ini

Meski memutuskan vakum sejenak dari dunia hiburan, Raffi Ahmad tetap aktif dalam media sosial. Ia memamerkan sejumlah foto saat pulang ke kampung halamannya di Bandung.

13 jam55 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Gantikan Rini Jadi Menteri BUMN, Ini Jawaban Erick Thohir Saat Ditanya Program 100 Hari Kerja

Erick Thohir resmi menggantikan Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN. Namun, ketika ditanya soal program 100 hari kerja ia mengaku belum memilikinya dan akan belajar terlebih dahulu soal tugas dan targe

13 jam55 menit Wowkeren

WOWKEREN

Rosa Meldianti Jadi Model Fashion Show Barli Asmara Bikin Heran, Inikah Alasannya?

Rosa Meldianti memamerkan kebolehannya berlenggak-lenggok di atas catwalk Jakarta Fashion Show dengan mengenakan busana rancangan Barli Asmara. Penasaran seperti apa?

13 jam55 menit Wowkeren

WOWKEREN

Pesona Keren Lee Jae Wook Saat Tahu Rahasia Dunia Komik di 'Extraordinary You' Bikin Netizen Bahagia

Dalam episode terbaru 'Extraordinary You' yang tayang pada Rabu (23/10) malam kemarin, Lee Jae Wook akhirnya mengetahui kalau dunia tempatnya tinggal adalah dunia komik. Dan beginilah reaksi netizen K

13 jam55 menit Wowkeren

WOWKEREN

Ku Hye Sun Bodo Amat Dibilang Abnormal Sampai Ahn Jae Hyun Minta Cerai

Ku Hye Sun menanggapi komentar-komentar netizen yang menudingnya memiliki kepribadian abnormal sehingga Ahn Jae Hyun tidak tahan hidup bersama dan minta cerai.

13 jam56 menit Wowkeren

WOWKEREN

Hotman Paris Bagikan Potret Lawas Masa Muda Hidup 4 Tahun Di Australia

Hotman Paris Hutapea baru-baru ini terlihat membagikan potret lawas saat dirinya masih berusia muda dan berkesempatan untuk hidup selama 4 tahun di Australia.

13 jam56 menit Wowkeren

WOWKEREN

Badan Pembinaan Pancasila Ingin Ubah Cerita Rakyat Jadi Happy Ending, Kenapa?

Tak sedikit cerita rakyat dari daerah-daerah di Indonesia yang berakhir tragis atau menunjukkan kekalahan. hal ini dianggap kurang baik untuk menanamkan optimisme dan kebanggaan nasional.

13 jam56 menit Wowkeren

WOWKEREN

Iwan Fals Masih Baper Bu Susi Dihempas Hingga 'Halu' Usul Jadi Presiden Bikin Fans Girang

Iwan Fals agaknya masih belum rela jika Bu Susi tergantikan dan kini justru mengungkap harapan kalau mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu sangat pantas menjadi seorang presiden.

13 jam56 menit Wowkeren

WOWKEREN

Jadi Menteri Pariwisata, Wishnutama Siap Benahi Turis Nakal Di Bali?

Presiden Joko Widodo telah resmi menunjuk Wishnutama sebagai Menteri Pariwisata di Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024, Siap benahi turis nakal di Bali?

13 jam56 menit Wowkeren

WOWKEREN

Rezky Aditya Sempat Pamer Foto Prewedding Tapi Dihapus, Bukti 'Posesif' ke Citra Kirana Terungkap

Foto hasil pemotretan prewedding dengan Citra Kirana sempat diunggah oleh Rezky Aditya. Bahkan Rezky juga sudah blak-blakan menyebut Ciki adalah miliknya.

13 jam56 menit Wowkeren

WOWKEREN

Boy William Pamer Sederet Momen Manis Bareng Tunangan di Paris, Aksi Panjat Tiang Lampu Bikin Salfok

Boy William membagikan sejumlah kebersamaan dengan Karen Vendela di kota Paris. Diabadikan dalam sebuah video singkat, postingan Boy ini menuai reaksi gemas dari netizen.

13 jam56 menit Wowkeren

WOWKEREN

Pendana Rp 700 Juta yang Berencana Gagalkan Pelantikan Jokowi Diciduk Polisi

Sejumlah oknum yang merencanakan penggagalan pelantikan Presiden Jokowi telah diamankan oleh polisi. Kali ini, orang yang mendanai rencana tersebut pun berhasil diciduk oleh polisi.

13 jam56 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Jadi Artis SM Entertainment, Rossa Dapat Perlakuan Manis dari Manajer SHINee

Rossa membagikan perjalanannya selama di Korea Selatan untuk bekerja. Dalam kesempatan tersebut, Rossa tengah mempersiapkan pemotretan untuk foto profil sebagai artis SM Entertainment.

13 jam56 menit Wowkeren

WOWKEREN

Arsy Widianto Ramai Jadi Bahan Perbincangan di Akun Gosip Gara-Gara Uang Jajan

Putra Yovie Widianto, Arsy Widianto menjadi bahasan yang cukup hangat usai mengungkap uang jajannya per hari. Banyak netter yang langsung curhat sedih usai tahu uang jajan Arsy.

13 jam56 menit Wowkeren

WOWKEREN

Beredar Penolakan IDI Soal Menkes, Ini Kata Dokter Terawan

Diketahui IDI pernah memecat Dokter Terawan dari keanggotaan organisasi tersebut karena terlibat dalam kasus pelanggaran kode etik. Belakangan IDI dikabarkan memberi penolakan keras atas terpilihnya T

13 jam56 menit Wowkeren

WOWKEREN

Sofyan Djalil Terpilih Lagi Jadi Menteri ATR, Aktivis Agraria Kecewa

Terpilihnya kembali Sofyan Djalil sebagai Menteri ATR membuat kecewa aktivis agraria. Menurutnya, pada masa jabatannya dulu, Sofyan Djalil tidak bisa menyelesaikan permasalahan hak agraria masyarakat.

13 jam56 menit Wowkeren

WOWKEREN

GD Diminta Cabut dari YG dan Dirikan Agensi Sendiri Pasca Wamil, Setuju?

G-Dragon Big Bang belum resmi keluar dari militer, beragam spekulasi muncul terkait masa depannya bersama YG Entertainment. Begini komentar netizen terkait kontraknya dengan YG.

13 jam56 menit Wowkeren

WOWKEREN

Angkat Tema Feminisme, Premiere Film Gong Yoo 'Kim Ji Young: Born 1982' Raih Penonton Fantastis

Film baru Gong Yoo dan Jung Yu Mi yang berjudul 'Kim Ji Young: Born 1982' akhirnya ditayangkan di bioskop Korea Selatan pada Rabu (23/10). Dan di hari premiere, film ini berhasil ditonton banyak orang

13 jam56 menit Wowkeren

WOWKEREN

Penampilan Ganteng Jungkook BTS Usai Potong Rambut Bikin Makin Jatuh Cinta

Sebuah postingan di situs komunitas online Pann membicarakan penampilan baru Jungkook usai potong rambut di mana netizen menilai kalau maknae BTS itu terlihat makin ganteng.

13 jam56 menit Wowkeren

WOWKEREN

Suka Mencuri Ternyata Jadi Alasan Devano Danendra Dijatah Uang Jajan Rp 10 Juta

Sebelumnya diketahui bahwa Devano Danendra mendapatkan jatah uang jajan Rp 10 juta dari Iis Dahlia. Rupanya hal tersebut terjadi lantaran dulunya Devano suka mencuri uang yang ada di mamanya.

13 jam56 menit Wowkeren

Viva.co

Kaitlynn Carter Eks Miley Cyrus Foto Berbikini, Tubuhnya Kurus Kering

Benarkah tubuh kurus Kaitlynn Carter karena memikirkan Miley Cyrus?

13 jam56 menit Viva

Viva.co

Peringati 4 Tahun Rilis Album, IU Unggah Foto Sulli di Medsos

Gambar itu diambil IU ketika berkunjung ke rumah Sulli.

13 jam56 menit Viva