RALS Berpeluang Menuju Rp1.750

« Kembali Baca berita lengkap »

BISNIS

Patung Ayam Jantan Di Puncak Katedral Notre-Dame Akan Dipamerkan Pascaterbakar

Instalasi patung ayam jantan tembaga yang berada di puncak menara Katedral Notre-Dame akan dipajang di depan umum setelah lima bulan pascamusibah kebakaran besar melanda bangunan ikonik pada April lalu.

16 jam26 menit Bisnis

BISNIS

Kemenko PMK Gandeng ITB Optimalisasi Pembangunan Desa

Kementerian Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayan (Kemenko PMK) menggandeng Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jawa Barat dan Institute Teknologi Bandung (ITB) dalam membangun desa.

16 jam26 menit Bisnis

BISNIS

Jakarta E-Prix 2020, Partisipasi BMW i pada ABB Formula E Championship

Pemerintah kota DKI Jakarta bersama Formula E mengumumkan masuknya sirkuit Jakarta E-Prix pada seri kejuaraan ABB Formula E Championship musim 2019/2020.

16 jam26 menit Bisnis

TRIBUNNEWS

Rumah Mewah Anang Hermansyah Akan DijuaL, Krisdayanti Terbuka Terima Aurel dan Azriel

Rencana pasangan selebritas Anang Hermansyah dan Ashanty Siddik Hasnoputro menjual rumah mewahnya di kawasan Cinere, didengar Krisdayanti.

16 jam37 menit Tribunnews

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

TRIBUNNEWS

Perankan Tokoh Sri Asih, Sembilan Bulan Pevita Pearce Siapkan Fisik Bersama Iko Uwais

evita Pearce rupanya sudah sembilan bulan menjalani persiapan untuk memerankan tokob Sri Asih.

16 jam37 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Fauzi Fintellyansyah: Rencana Investasi Pembangunan Manusia Sangat Tepat dan Wajib Disukseskan

Sudah semestinya kita bangsa Indonesia berterima kasih kepada para pendiri negara (founding fathers) yang menaruh cita-cita besar dan berpikir jauh

16 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jadi Ekowisata, Hutan Hujan Tropis Terluas di Jawa,Balai TNGHS Dihuni 700 Flora dan 264 Jenis Burung

Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) berstatus sebagai kawasan hutan hujan tropis terluas di Pulau Jawa.

16 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pukau Warga London, Ayu Azhari Menari Burung Enggang dan Bawa Gado-gado dengan Rasa Seksi

Ayu Azhari tampil dalam acara Indonesian Weekend yang berlangsung pada tanggal 7-8 September 2019 di Potters Fields Park London.

16 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jadwal Final China Open 2019: Ginting Hadapi Kento, Perang Saudara Kevin/Marcus vs Ahsan/Hendra

Jadwal Lengkap Babak Final Ajang China Open 2019, Ginting Hadapi Kento, Perang Saudara Kevin/Marcus vs Ahsan/Hendra.

16 jam38 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kronologis Puluhan Penabuh Balaganjur Keracunan Makanan

Wayan Sana menuturkan, Desa Penatih terpaksa batal mengikuti lomba balaganjur lantaran hampir semua penabuh keracunan.

16 jam38 menit Tribunnews

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

TRIBUNNEWS

Romelu Lukaku adalah Ular yang Mematikan untuk Orang Suci dan Setan

Romelu Lukaku semakin membuktikan diri sebagai penyerang kelas wahid dengan penampilan di Inter Milan.

16 jam38 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hasil Klasemen Liga Spanyol - Bungkam Barcelona, Granada Duduk di Puncak

Simak hasil dan klasemen Liga Spanyol hari ini, Barcelona kalah dan Atletico Madrid gagal raih poin

16 jam38 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hal yang Harus Dilakukan Penumpang saat Terjadi Kecelakaan Pesawat dan Pendaratan Darurat

Tips mengamankan diri saat terjadi kecelakaan pesawat yang dia bagikan bahkan bisa meningkatkan kesempatan hidup penumpang.

16 jam38 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ramalan Zodiak Hari Ini Minggu 22 September 2019 Cancer Hadapi Masalah Kecil, Aquarius Dipuji

Bagaimana peruntunganmu lewat ramalan zodiak besok Minggu 22 September 2019? Cancer hadapi masalah kecil sementara Aquarius dapat pujian.

16 jam38 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jadwal Siaran Langsung Trans7 MotoGP Aragon Hari Ini, Penampilan Terbaik Marc Marquez

Catat jadwal siaran langsung Trans7 MotoGP Aragon hari ini, Marc Marquez tunjukkan penampilan kuat

16 jam38 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Kondisi Langit Merah di Muaro Jambi Viral, Disebut Hamburan Rayleigh Ini Penjelasan Ahli

Media sosial tengah diramaikan dengan fenomena warna langit menjadi merah yang terjadi di Desa Pulau Mentaro, Kecamatan Ilir, Muaro Jambi, Jambi.

16 jam38 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

10 Tempat Wisata Dekat Jakarta untuk Liburan Akhir Pekan, Udaranya Sejuk dan View Menyegarkan Mata

Menyuguhkan pemandangan alam yang luar biasa, Tempat wisata dekat Jakarta ini selalu ramai dikunjungi wisatawan saat liburan akhir pekan.

16 jam38 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Komentar Piaggio Indonesia soal Vespa listrik dan Primavera 50cc

President Direktur PT Piaggio Indonesia, Marco Noto La Diega mengatakan hasratnya untuk membawa kendaraan listrik ke Indonesia, namun setelah mereka memperlajari regulasi di Indonesia. Piaggio Indonesia, lanjut Marco, akan ...

16 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kontes modifikasi IAM MBtech seri 13 digelar di Bandung

Kontes modifikasi Indonesia Automodified (IAM) MBtech 2019 seri ke-13 hadir di kota Bandung, Jawa Barat, pada 21-22 September 2019 di Graha Manggala Siliwangi. Marketing and Promotion Manager PT HIN Promosindo, Dolle ...

16 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Upi mau sutradarai "Sri Asih" meski bukan penggemar komik jagoan

Sutradara Upi mengaku bukan penggemar komik jagoan (superhero), namun dia menerima tawaran Jagat Sinema Bumilangi untuk menyutradarai film terbaru "Sri Asih". "Saya awalnya enggak pernah dengar Sri Asih. Saya ...

16 jam38 menit Antaranews

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

ANTARA NEWS

Pevita Pearce latihan bareng tim Uwais untuk "Sri Asih"

Aktris Pevita Pearce dituntut menguasai teknik bela diri demi memerankan tokoh jagoan dalam film Sri Asih, sehingga ia berlatih dengan tim Iko Uwais. "Aku butuh ekstra effort. Dengan persiapan panjang (sembilan ...

16 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Sekjen PPP dapat gelar datuk di Singapura

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani mendapatkan gelar datuk dari Kesultanan Singapura Riau Lingga, Sabtu (21/9) malam. “Alhamdulillah mendapat anugerah gelar 'Dato' Seri ...

16 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ikatan alumni ITB anugerahkan penghargaan untuk Gubernur Bali

Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung mendaulat Gubernur Bali Wayan Koster untuk menerima "Ganesha Yasa Kerthi Utama", penghargaan yang diberikan kepada alumni ITB atas dedikasinya kepada negara dengan menjabat ...

16 jam39 menit Antaranews

ANTARA NEWS

"Rambo: Last Blood", si veteran perang yang tak ada matinya

Rambo, si veteran Perang Vietnam, kembali lagi setelah tiga dekade sejak kemunculan pertamanya di film "First Blood" pada 1982. Ingatan tentang veteran Perang Vietnam berambut gondrong dengan ikat kepala perlahan ...

16 jam39 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Akibat perubahan iklim penjualan produk Sharp

Marketing Communication Asst.General Manager, Agus Soewadjie mengemukakan perubahan iklim atau pemanasan global yang melanda dunia termasuk Indonesia mempengaruhi penjualan produk Sharp. "Khusus untuk produk kami, ada ...

16 jam39 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko.