Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 18 September 2019

Harga emas batangan di Pegadaian hari ini, Rabu (18/9/2019), tidak mengalami banyak perubahan dibandingkan posisi pada Selasa (17/9).
« Kembali Baca berita lengkap »

JPNN.

Saat Barkley Gagal Penalti, Chelsea pun Gigit Jari

JPNN.com, LONDON - Gelandang Chelsea Ross Barkley menjadi sorotan usai timnya takluk 0-1 dari Valencia, dalam laga Grup H Liga Champions di Stamford Bridge, Rabu (18/9) dini hari WIB.

9 jam30 menit Jpnn

JPNN.

Jadwal 7 Wakil Indonesia di China Open 2019 Hari Ini

JPNN.com, CHANGZHOU - Indonesia baru mengirim lima wakilnya ke 16 Besar China Open 2019. Mereka ialah Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Tommy Sugiarto, Shesar Hiren Rhustavito, Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya alias Minions dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

9 jam30 menit Jpnn

JPNN.

Puluhan Perempuan Cantik Dukung Langkah DPR Sahkan Revisi UU KPK

JPNN.com, JAKARTA - Puluhan perempuan cantik ikut dalam aksi bersama sejumlah elemen bertepatan dengan pengesahan revisi UU KPK (UU Nomor 30 Tahun 2002) pada Selasa (17/9). Aksi damai tersebut  depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta. Dalam aksi tersebut,  mereka secara khusus mengapresiasi langkah DPR yang akhirnya mengesahkan revisi undang-undang tentang lembaga antirasuah tersebut.

9 jam30 menit Jpnn

JPNN.

Selama Asap Karhutla Masih Terjadi, Visi SDM Unggul Jokowi Cuma Mimpi

JPNN.com, JAKARTA - Anggota DPD RI Fahira Idris mengatakan selama kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla masih terjadi, maka visi SDM (sumber daya manusia) unggul Jokowi cuma mimpi. Bangsa ini tidak akan pernah menjadi bangsa unggul saat ini di masa depan jika rakyatnya terus dihantui kabut asap.

9 jam30 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Bambang Saputra Anggap Pimpinan KPK Saat Ini Bikin Gaduh, Layak Dicopot

JPNN.com, JAKARTA - Desakan agar pimpinan KPK periode 2019-2023 segera dilantik masih bermunculan. Kali ini desakan datang dari ahli hukum Bambang Saputra.

9 jam30 menit Jpnn

WOWKEREN

Victoria Beckham Curhat Pernah Dibully Semasa Sekolah, Akui Sama Sekali Tak Punya Teman

Istri David Beckham ini sama sekali tak sungkan mengungkit pengalaman buruknya tersebut saat ia ditanya soal pola asuhnya pada putri bungsunya, Harper Beckham.

9 jam30 menit Wowkeren

WOWKEREN

Maia Sentil Tukang Pamer, Sutradara John De Rantau Dikecam Komentari Busana Shandy Aulia-Topik Pagi

Berbagai Berita Terpopuler Dari Para Selebriti Dunia Hiburan Berikut Ini Berhasil Menarik Perhatian Netizen. Penasaran Apa Saja? Yuk Simak Selengkapnya Di Sini!

9 jam31 menit Wowkeren

WOWKEREN

Pemerintah RI Jawab Ahli PBB yang Minta Status Tersangka Veronica Koman Dicabut

Sebelumnya, para ahli PBB tersebut mengatakan bahwa pemerintah seharusnya melindungi hak asasi masyarakat, terutama para aktivis yang melaporkan dan menyebarkan informasi terkait protes di Papua.

9 jam31 menit Wowkeren

WOWKEREN

Akting Gong Seung Yeon Tuai Kritikan Meski Alur 'Flower Crew' Banjir Pujian

'Flower Crew: Joseon Marriage Agency' menceritakan raja Dinasti Joseon yang ingin menikahi cinta pertamanya dengan menyewa agen kencan terbaik di zaman itu.

9 jam31 menit Wowkeren

WOWKEREN

Sutradara 'Joker' Sudah Bahas Sekuel Meski Film Pertama Belum Tayang

Setelah ditayangkan di Venice Film Festival maupun Toronto International Film Festival beberapa waktu lalu, 'Joker' memang menuai apresiasi besar, bahkan sampai dijagokan masuk Oscar.

9 jam31 menit Wowkeren

WOWKEREN

Kualitas Udara Buruk Efek Karhutla, MDMC Siapkan Mobil Oksigen Untuk Warga Palangka Raya

Kabut asap akibat karhutla di sejumlah wilayah menyebabkan kesehatan warga menurun. Karenanya Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Palangka Raya menyediakan mobil oksigen untuk warga yang ti

9 jam31 menit Wowkeren

WOWKEREN

Foto Shafa Harris Angkat Kaki Banjir Komentar Usai Beredar Video Cekcok Dengan Bastian

Shafa Harris dan Bastian Bintang tertangkap kamera tengah bertengkar di sebuah parkiran mobil. Video tersebut dibagikan oleh akun gosip Lambe Turah baru-baru ini.

9 jam31 menit Wowkeren

WOWKEREN

'Produce X 101' Diselidiki Soal Dugaan Sudah Manipulasi Voting Sejak Episode 2

Polisi dikatakan saat ini sedang menginvestigasi semua hasil voting 'Produce X 101' setelah mereka memperoleh data tentang suara yang diterima selama penayangan.

9 jam31 menit Wowkeren

WOWKEREN

Ichal Muhammad Sempat Debat Dengan Defina Jamasir Agar Tampil Islami Saat Resepsi

Ichal Muhammad mengaku bahwa sebelumnya sempat berdebat dengan sang istri, Defina Jamasir lantaran memintanya untuk tampil berhijab di acara resepsi pernikahan.

9 jam31 menit Wowkeren

WOWKEREN

Jennifer Lawrence Diduga Sudah Menikah Diam-Diam dengan Cooke Maroney

Pasangan yang sudah bertunangan pada bulan Mei ini dikabarkan kedapatan sedang berada di gedung pengadilan di New York City untuk mendaftarkan pernikahan.

9 jam31 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Sinopsis Kucumbu Tubuh Indahku yang Wakili Indonesia di Oscar 2020

Kucumbu Tubuh Indahku karya Garin Nugroho

9 jam31 menit Viva

Viva.co

Ulang Tahun, Ariel NOAH Cuma Unggah Kalimat 'Thank You'

Ariel Noah berulang tahun 16 September 2019

9 jam31 menit Viva

Viva.co

Heboh Video Mesum Diduga Pelajar di Sumsel Beredar, Korban Sudah Lapor

Korban disebut diancam kekasih pria.

9 jam31 menit Viva

Viva.co

Program e-RDKK dan Kartu Tani Tekan Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi

Kementan jamin kartu tani aman digunakan.

9 jam31 menit Viva

Detik

Betis Vanessa Angel Dibilang Besar, Mungkin Ini Penyebabnya

Sejak bebas dari bui, gerak gerik aktris Vanessa Angel selalu menjadi buah bibir. Bahkan unggahannya di media sosial membuat banyak orang penasaran.

9 jam32 menit Detik

Detik

Kepala Pria Ini Tumbuh Tanduk 'Setan' Sepanjang 11 Sentimeter

Pria asal India memiliki tanduk sepanjang 11 sentimeter akibat luka yang ada di kepalanya dan harus dihilangkan dengan cara dioperasi.

9 jam32 menit Detik

Detik

Foto: 9 Rumah Unik yang Bikin Kamu Berdecak Kagum

Sedang mencari inspirasi rumah yang unik dan nyaman tapi bosan melihat desain yang biasa-biasa saja? Deretan rumah ini saking uniknya bisa bikin berdecak kagum.

9 jam32 menit Detik

Detik

Cara Cut Keke Jaga Penampilan di Usia 40-an

Cut Keke masih eksis di dunia hiburan khususnya sinetron. Ia pun menceritakan untuk menjaga penampilannya agar tetap segar ia selalu memprioritaskan perawatan.

9 jam32 menit Detik

Detik

Baju Chanel Bisa Seharga Rumah, Penjahit Ungkap Pembuatannya yang Rumit

Chanel Haute Couture bisa membanderol koleksinya dari harga US$ 40 ribu atau Rp 560 jutaan. Gaun pengantin lebih mahal lagi, bisa menyentuh angka miliaran.

9 jam32 menit Detik

Detik

Gaya Hidup Mewah Kembar Seksi yang Dihujat karena Beri Makan Gelandangan

Adelya dan Alina Fatkheev dikenal sebagai kembar yang hidup dengan gaya mewah. Mereka pun dihujat setelah berbagi video pamer beri makan tunawisma.

9 jam32 menit Detik