Prediksi Saham dan IHSG, Rekomendasi Beli ASII, SMGR, PTBA, PNBN, CTRA, NIKL

Tim riset PT Valbury Sekuritas Indonesia menilai kabar dari dalam negeri yang menjadi sentimen positif bagi pasar, masih terkendala faktor luar terutama dari AS setelah keputusan The Fed.
« Kembali Baca berita lengkap »

BISNIS

Harga Cabai Rawit pada Iduladha Diperkirakan Masih Tinggi

Harga cabai rawit pada Iduladha yang jatuh pada 11 Agustus 2019 diperkirakan masih tinggi karena minimnya pasokan komoditas tersebut di pasar.

8 jam57 menit Bisnis

BISNIS

Tips 4 Cara Agar OOTD Kamu Instagramable

Platform media sosial Instagram saat ini banyak diminati, terutama untuk memamerkan foto outfit of The Day (OOTD).

8 jam57 menit Bisnis

JPNN.

Persebaya vs Persipura: Tendangan Bebas Bisa Jadi Kunci

JPNN.com, SURABAYA - Persipura Jayapura benar-benar mempersiapkan diri secara maksimal menjelang laga melawan Persebaya Surabaya pada lanjutan Liga 1 2019.

8 jam57 menit Jpnn

JPNN.

Rp 100 Juta Donasi Karyawan Garudafood untuk Rumah Singgah

JPNN.com, JAKARTA - Direktur Pelaksana Divisi Distribusi PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk Rudi Eko dan Peter Wiradjadja menyerahkan secara simbolis bantuan dari hasil penggalangan donasi seluruh karyawan dan manajemen berupa dana tunai Rp 100 juta kepada Dwi Wulan Juni Tara, perwakilan dari Rumah Harapan Indonesia.

8 jam57 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Beredar Kabar Saham LKPR Masuk Indeks Morgan Stanley

JPNN.com, JAKARTA - Beredar kabar saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) bakal masuk ke dalam Morgan Stanley Capital International (MSCI) indeks. Kabar itu muncul di pasar, setelah dilakukan penelahaan ulang atau review atas konstituen indeks tersebut.

8 jam57 menit Jpnn

JPNN.

TNI Mengerahkan Pesawat Intai Strategis di Papua

JPNN.com, JAKARTA - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan Pesawat CN-235 (Intai Strategis) dari Skadron Udara 5/Intai Strategis, Wing Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, milik TNI AU, untuk mencari lokasi jatuhnya Helikopter MI-17 yang hilang kontak sejak 28 Juni 2019 di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

8 jam57 menit Jpnn

JPNN.

Membedah Kerja Sama Kementan dan Kemendes Sejahterakan Petani di Daerah Transmigrasi

JPNN.com, JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) siap ikut menyukseskan program transmigrasi yang dilaksanakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

8 jam57 menit Jpnn

JPNN.

Warga Heboh, Ada Isu Permen Dot Bayi Mengandung Narkoba

JPNN.com, SURABAYA - Beberapa grup aplikasi percakapan yang diikuti pembaca Jawa Pos dihebohkan kabar permen mengandung narkoba.

8 jam57 menit Jpnn

WOWKEREN

Daesung Big Bang Putuskan Jual Gedungnya yang Dikabarkan Jadi Tempat Pelacuran?

Channel A melaporkan bahwa Daesung berniat menjual gedung miliknya yang menjadi kontroversi di mana penyanyi kelahiran 1989 itu menawarkan dengan harga 40 miliar won (sekitar Rp 469 miliar).

8 jam57 menit Wowkeren

Viva.co

Krisis Lini Pertahanan, Arsenal Rayu Juventus Lepas Beknya

Dengan status pinjaman.

8 jam57 menit Viva

Viva.co

Persebaya Punya Senjata Lumpuhkan Persipura

Persebaya akan menjamu Persipura di Gelora Bung Tomo hari ini.

8 jam57 menit Viva

Viva.co

Klasemen Liga 1: Bali United Membara, Rebut Lagi Puncak Klasemen

Kembali di atas setelah tiga pekan.

8 jam57 menit Viva

Viva.co

Kenangan Manis Agung Hercules bagi Ramzi: Pintar Nyanyi dan Melawak

Ramzi belum bertemu Agung Hercules hingga sahabatnya itu meninggal.

8 jam57 menit Viva

Viva.co

Peringatan Militer China ke Demonstran Hong Kong: Tanggung Risikonya

Militer China yang bertugas di Hong Kong rilis video berdurasi 3 menit

8 jam57 menit Viva

Viva.co

Begini Jalan Cinta Pria Lima Istri, Tersangka Pemerkosa Anak Kandung

Tersangka menikah lima kali.

8 jam58 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Di Balik Pencarian Ernald, Remaja yang Viral Jualan Nasi Uduk di Karawaci

Sejak videonya jualan nasi uduk di RS Siloam Karawaci viral, Ernald jadi buruan banyak orang. Sejak itu pula, remaja 17 tahun ini makin sulit ditemui.

8 jam58 menit Detik

Detik

Joe Taslim Ungkap Alasannya Jatuh Cinta pada Olahraga Judo

Joe Taslim mengawali karier sebagai atlet Judo. Aktor laga yang namanya tengah berkibar ini mengungkap alasannya jatuh cinta pada olahraga ini.

8 jam58 menit Detik

Detik

Studi: Joging Lebih Baik untuk Kamu yang Ingin Cepat Langsing

Masih bingung olahraga apa yang bisa kamu lakukan untuk cepat langsing? Studi terbaru ungkapkan joging menjadi olahraga paling baik, nih!

8 jam58 menit Detik

Detik

Ini Sosok Wanita di Balik Tangan-tangan Cantik Pemotretan Iklan dan Majalah

Tahukah Anda jika ada model khusus yang bertugas meminjamkan tangannya dalam iklan atau pemotretan? Ini sosok Nina Taylor yang berprofesi sebagai model tangan.

8 jam58 menit Detik

Detik

Serba-serbi Sedot Lemak, Cara Turunkan Berat Badan dengan Instan

Sedot lemak dipilih untuk mendapat hasil yang cepat dalam waktu yang singkat. Jika ingin melakukan prosedur ini sebaiknya ikuti proses-prosesnya dengan benar.

8 jam58 menit Detik

Detik

Sebar CV di Jalan, Pria Ini Dapat Ratusan Tawaran Kerja Setelah di-PHK

Bukan dengan menaruh lamaran di berbagai perusahaan tapi Patrick membagikan CV kepada para pengemudi.

8 jam58 menit Detik

Detik

Foto Simpel Diedit Wanita Ini Jadi Bak Negeri Dongeng, Hasilnya Bikin Kagum

Wanita yang berprofesi sebagai seniman digital ini melakukan edit foto yang hasilnya mengagumkan. Foto simpel dieditnya jadi bak negeri dongeng. Seperti apa?

8 jam58 menit Detik

Detik

Usia 48, Claudia Schiffer Pose Tanpa Busana di Cover Vogue

Lama tak terdengar kabarnya, supermodel senior Claudia Schiffer eksis lagi. Kali ini, sosoknya menghiasi sampul majalah Vogue Italia tanpa busana.

8 jam58 menit Detik

Detik

Foto: Pemenang America's Next Top Model Pertama yang Kini Bisnis MLM

Adrianne menoreh sejarah karena menjadi orang pertama yang memenangkan kontes modeling America's Next Top Model. Begini kehidupannya sekarang.

8 jam58 menit Detik

Detik

6 Fakta Gunung Salak, Kenali Misteri dan Keindahannya

Gunung Salak merupakan salah satu gunung yang terkenal di Jawa Barat. Penasaran seperti apa fakta gunung yang terkenal akan keindahannya itu?

8 jam58 menit Detik