WTI dan Brent Melemah, Ini Faktor Penekannya

Harga minyak Amerika Serikat melemah pada perdagangna Senin (14/4/2019) setelah kenaikan mingguan terpanjang dalam tiga tahun, karena pendapatan bank yang mengecewakan menghidupkan kembali ketidakpastian tentang kekuatan ekonomi.
« Kembali Baca berita lengkap »

BISNIS

Foto-foto Katedral Notre Dame di Paris Terbakar

Api besar menghanguskan Katedral Notre Dame sekaligus menghabiskan atap salah satu ikon kota Paris tersebut, meski petugas pemadam kebakaran berhasil menyelamatkan struktur batu utama dari kehancuran.

23 jam11 menit Bisnis

BISNIS

Hasil La Liga Spanyol, Madrid Tersandung di Leganes

Real Madrid makin sulit mengejar Atletico Madrid di posisi kedua setelah dipaksa imbang tuan rumah Leganes dengan skor 1-1 dalam pertandingan penutup pekan ke-32 Divisi Primer La Liga Spanyol.

23 jam11 menit Bisnis

BISNIS

PPRO Optimalkan Penjualan Properti Pascapemilu

Pencapaian penjualan PT PP Properti (kode emiten PPRO), entitas anak usaha milik PT PP (Persero) Tbk. mencapai target di kuartal I/2019 yang dibuat lebih rendah dari pencapaian kuartal I tahun lalu.

23 jam11 menit Bisnis

BISNIS

Kuartal I/2019, Lifting Migas Pertamina EP Capai 95 persen

Pertamina EP mencatatkan produksi minyak dan gas bumi sebanyak 83.139 barel per hari (bph) pada kuartal I/2019 dengan produksi siap jual (lifting) sebesar 78.089 bph atau 95,07%.

23 jam11 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Penjualan SBR006 Hanya Sedikit di Atas Target, Minat SBN Ritel Meningkat Usai Lebaran?

Penjualan instrumen surat berharga negara ritel seri-seri berbasis tabungan diperkirakan baru akan meningkat lagi setelah lebaran atau setelah masyarakat tidak lagi terlalu berfokus pada konsumsi.

23 jam11 menit Bisnis

BISNIS

DPR AS Rilis Panggilan Pengadilan kepada Deutsche Bank

Anggota DPR partai Demokrat Amerika Serikat mengeluarkan surat panggilan pengadilan kepada Deutsche Bank AG dan bank-bank lain untuk mencari informasi di tengah penyelidikan terhadap keuangan Presiden Donald Trump dan transaksi dengan Rusia.

23 jam11 menit Bisnis

BISNIS

Presiden Macron : Kami Bangun Kembali Katedral Notre Dame Bersama-sama

Presiden Prancis Emmanuel Macron, Senin (15/4/2019), berjanji akan membangun kembali katedral Notre-Dame, pasca-kebakaran dahsyat yang meluluhlantakkan sebagian besar katedral dengan arsitektur gotik tersebut.

23 jam11 menit Bisnis

BISNIS

Soal Lonjakan Harga Hunian, Singapura Terbaik Dalam Merespons

Selama lima belas tahun terakhir, harga properti hunian di negara berpopulasi padat, terutama di kota-kota metropolitan terus naik hingga rata-rata 6 persen per tahun, dua kali lipat dari total pertumbuhan pendapatan yang rata-rata hanya 2,5 persen.

23 jam11 menit Bisnis

JPNN.

Menag Beber Implikasi Tambahan Kuota Haji 10 Ribu Jemaah untuk RI

JPNN.com, JAKARTA - Lawatan singkat Presiden Joko Widodo ke Arab Saudi menghasilkan kabar baik bagi para calon jemaah haji Indonesia. Sebab, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud menyetujui penambahan kuota haji bagi Indonesia sebanyak 10.000 jemaah.

23 jam12 menit Jpnn

Viva.co

Aubameyang Pede Bisa Kejar Gol Salah dan Aguero

Perburuan Sepatu Emas Premier League semakin seru.

23 jam12 menit Viva

Viva.co

Bergaya dan Sok Jago, Kiper Watford Malah Dipermalukan Aubameyang

Foster melakukan blunder konyol yang bikin Arsenal menang.

23 jam12 menit Viva

Viva.co

Wow, Ferguson Ikut Skuat MU Bertandang ke Camp Nou

Ferguson tertangkap kamera turun dari bus bersama skuat MU.

23 jam12 menit Viva

Viva.co

Sabet 2 Sabuk Internasional, Petinju Indonesia Targetkan Juara Dunia

Rivo Kundimang sukses merebut IBF San Pasific kelas 63,5 kg.

23 jam12 menit Viva

Viva.co

Umur 42 Tahun Jomblo, Jerry Yan Ingin Cepat Nikah Gara-gara Vic Zhou

Pemeran Tao Ming Tse ini akhirnya berniat melepas masa lajang.

23 jam12 menit Viva

Viva.co

Penampakan Kebakaran di Katedral Notre-Dame Paris

Kebakaran melanda katedral berusia 850 tahun di Paris.

23 jam12 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Panduan Nyoblos di Rumah Sakit

Jatuh sakit dan harus dirawat pada Pemilu 2019 mendatang? Jangan khawatir, tetap bisa nyoblos kok. Berikut panduan buat kamu yang sedang sakit.

23 jam13 menit Detik

Detik

Konsumsi Daun Okra Diklaim Sebabkan Fenomena Banyak Anak Kembar di Kota Ini

Di Igbo Ora, Nigeria, dari 100 anak setidaknya ada sembilan pasang anak kembar. Tingginya tingkat kelahiran kembar diklaim karena kebiasaan makan daun okra.

23 jam13 menit Detik

Detik

Dress Mirip Bungkus Plastik Dijual Rp 1,2 Juta, Jadi Bahan Lelucon Netizen

ASOS baru saja menjual naked dress seharga Rp 1,2 jutaan. Namun gaun tersebut malah menjadi bahan lelucon netizen karena mirip bubble wrap.

23 jam13 menit Detik

Detik

Foto Gina Stewart, Nenek yang Foto Seksinya Sampai Dihapus oleh Instagram

Gina Stewart dijuluki sebagai nenek terseksi dunia. Karena posenya yang seduktif, Instagram sampai menghapus foto wanita ini.

23 jam13 menit Detik

Detik

Foto: Lihat Lagi Indahnya Katedral Notre Dame Sebelum Kebakaran

Musibah kebakaran meluluhlantakkan Katedral Notre Dame di Paris, Prancis, Senin kemarin (15/4). Gereja ini begitu indah sebelum kebakaran.

23 jam13 menit Detik

Detik

Livina Sering Dibilang Mirip Xpander, Kata Nissan Beda

All New Livina hadir sebagai produk yang satu platform dengan Mitsubishi Xpander. Tak heran, banyak orang yang bilang All New Livina sebagai kembaran Xpander.

23 jam13 menit Detik

Detik

Ronaldinho: Barcelona Vs Man United Kuncinya di Gol Pertama

Ronaldinho bilang bahwa Barcelona vs Manchester United di leg II perempatfinal Liga Champions masih terbuka. Dia menyebut kuncinya di gol pertama.

23 jam13 menit Detik

Detik

Sedihnya Neymar dan Mbappe Lihat Gereja Katedral Notre Dame Terbakar

Gereja Katredal Notre Dame ludes terbakar api. Dua bintang pesepakbola Eropa, Neymar dan Kylian Mbappe, mengekspresikan kesedihannya atas peristiwa itu.

23 jam13 menit Detik

Detik

Barca Takkan Main Aman di Camp Nou

Barcelona memang mempunyai keunggulan agregrat atas Manchester United menatap leg II perempatfinal Liga Champions. Los Cules tak akan bermain aman.

23 jam13 menit Detik

Detik

Ridho Rhoma yang Mangkir dan Pembelaan Sang Raja Dangdut

Ridho Rhoma dijadwalkan akan dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Namun sayang, Ridho tidak akan memenuhi panggilan jaksa.

23 jam13 menit Detik