KPK Umumkan Status Ketua Umum PPP Romahurmuziy Pukul 11.00 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memeriksa Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (15/3/2019).
« Kembali Baca berita lengkap »

BISNIS

Penembakan di Selandia Baru, Pemerintah New Zealand Perketat Kepemilikan Senjata

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyatakan pemerintah akan merevisi aturan kepemilkan senjata setelah terjadinya serangan terorisme di dua masjid.

2 jam50 menit Bisnis

BISNIS

KPK Sudah Tetapkan Status Hukum Ketua Umum PPP Romahurmuziy

Status hukum Ketua Umum PPP Romahurmuziy sudah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi menyusul pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK pada Jumat (15/3/2019).

2 jam50 menit Bisnis

BISNIS

Boeing Segera Rilis Pembaruan Perangkat Lunak 737 MAX

Pabrikan pesawat terbang asal Amerika Serikat Boeing Co berencana untuk merilis perangkat lunak (software) yang telah diperbarui untuk produk 737 MAX dalam waktu dekat.

2 jam50 menit Bisnis

BISNIS

Jokowi Belanja Teri Medan di Pasar Petisah

Presiden Joko Widodo atau Jokowi blusukan di Pasar Petisah Jalan Rotan Kota Medan, Sumatra Utara, Sabtu (16/3/2019) pagi, menyapa pedagang dan pengunjung pasar tersebut.

2 jam50 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Google Bakal Punya Ponsel Lipat

JPNN.com - Berbagai produsen smartphone berlomba-lomba untuk menghadirkan ponsel lipat. Tak terkecuali Google, juga dikabarkan sedang mengembangkan ponsel lipatnya.

2 jam50 menit Jpnn

JPNN.

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Vertigo

JPNN.com - Vertigo merupakan keluhan pusing berputar yang sering terjadi secara mendadak.

2 jam50 menit Jpnn

JPNN.

Tekad Besar Kim Kurniawan Bersama Persib

JPNN.com, BANDUNG - Gelandang Persib Bandung Kim Jeffrey Kurniawan menyampaikan harapan besar untuk timnya yang sedang merayakan ulang tahun ke-86.

2 jam50 menit Jpnn

JPNN.

Ekspor Perhiasan Semakin Membaik

JPNN.com, SURABAYA - Ekspor perhiasan dari Jawa Timur pada Januari-Februari 2019 mencapai USD 600.420 atau sekitar Rp 8,5 miliar.

2 jam50 menit Jpnn

WOWKEREN

Lama Dinantikan, K.A.R.D Akhirnya Umumkan Detail Dan Tanggal Comeback

K.A.R.D mengumumkan detail dan tanggal mereka saat melakukan siaran langsung Vlive.

2 jam50 menit Wowkeren

WOWKEREN

Mantan Pacar Yuki Kato-Ariel Tatum Resmi Menikah, Gaun Sang Istri Ramai Dikritik

Penampilan istri Ryuji Utomo saat menggelar akad nikah dinilai warganet kurang sopan dan terkesan salah kostum

2 jam50 menit Wowkeren

WOWKEREN

Sempat Diejek Aneh, Kostum Agnez Mo di iHeart Radio Awards 2019 Masuk Busana Terbaik

Agnez Mo berhasil berada di deretan selebriti dengan busana terbaik di iHeart Radio Awards bersama Taylor Swift cs.

2 jam50 menit Wowkeren

WOWKEREN

Agum Gumelar Ternyata Pernah Mangkir Dari Panggilan Komnas HAM Soal Tragedi 98

Meski demikian, Komnas HAM kini belum berencana untuk memanggil kembali Agum Gumelar.

2 jam50 menit Wowkeren

WOWKEREN

Syahrini Diejek 'Wanita Celaka' Karena Berlian 40 Miliar, Ustad Abdul Somad: Mahar Tinggi Picu Zina

Syahrini yang terkesan menganggap mahar sebagai harga diri wanita justru disentil netter pakai kutipan sabda Nabi Muhammad SAW

2 jam50 menit Wowkeren

WOWKEREN

Wendy Williams Sebut Justin Bieber dan Hailey Baldwin Bakal Segera Bercerai, Ini Penyebabnya

Di tengah kabar tentang perawatan mental yang dijalani oleh Justin, Wendy Williams justru memberikan saran sebagai berikut.

2 jam50 menit Wowkeren

WOWKEREN

Istri Ryuji Nyaris 'Telanjang' di Akad Nikah Dikira Murtad, Ariel Tatum Minum Alkohol Efek Galau?

Sehari sebelum pernikahan Ryuji Utomo dan Shabrina Ayu, Ariel memajang postingan botol minuman dan sepiring strawberry sambil menikmati kesendiriannya.

2 jam50 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

KPK Beber Alasan Segel Ruangan Menteri Agama Usai Tangkap Ketum PPP Rommy

Selain ruangan Menag, Lukman Hakim Saifuddin, KPK juga memyegel ruangan Sekjen Kemenag, M Nur Kholis.

2 jam50 menit Wowkeren

WOWKEREN

Park Ji Min 15& Banjir Pujian Usai Cover G(I)-DLE 'Latata' Versi R&B

Park Ji Min dengan mempesona menyanyikan lagu G(I)-DLE ‘Latata’ menggunakan gayanya sendiri.

2 jam50 menit Wowkeren

WOWKEREN

Via Vallen 'Pamer Bojo' Jadi Trending, Sindir Soal Pernikahan Syahrini dan Reino Barack?

Lagu 'Pamer Bojo' menjadi single kolaborasi Via Vallen dengan penyanyi campursari kondang Didi Kempot.

2 jam50 menit Wowkeren

Viva.co

Liga Champions Tentukan Sukses Tidaknya Guardiola di ManCity

ManCity lolos ke perempatfinal

2 jam50 menit Viva

Viva.co

Faktor Ini yang Diwaspadai Guardiola dari Spurs

Manchester City akan menghadapi Tottenham Hotspur di Liga Champions.

2 jam51 menit Viva

Viva.co

Duel Juara Beda Kasta Bikin PSS Senyum Lebar

Banyak pelajaran yang dipetik PSS saat hadapi Persija.

2 jam51 menit Viva

Viva.co

Tradisi Hujan Gol dalam Duel Real Madrid Vs Celta Vigo

Real Madrid akan menjamu Celta Vigo di Bernabeu, Sabtu malam ini.

2 jam51 menit Viva

Viva.co

Trofi Liga Champions Kini Mampir ke Bali, Dibawa Del Piero

Del Piero berfoto bersama dan memberikan tanda tangan ke penggemar.

2 jam51 menit Viva

Viva.co

Lewis Hamilton Masih yang Tercepat di FP3 GP Australia

Hamilton juga tercepat di FP1 dan FP2

2 jam51 menit Viva

Viva.co

Jadi Kasino di Warkop DKI Versi Baru, Adipati Dolken Tertantang

Proses syuting Warkop DKI terbaru akan dilakukan di Maroko.

2 jam51 menit Viva