EKSEKUTIF RATNA NINGRUM : Harmoni Konstruksi dan Seni

Dunia konstruksi yang lekat dengan alat berat dan material tidak membuat Ratna Ningrum lepas dari dunia seni. Siapa yang mengira, perempuan yang menjadi salah satu perempuan staf teknik proyek pembangunan Plaza Senayan itu juga gemar mendengarkan musik hingga memelihara tanaman.
« Kembali Baca berita lengkap »

BISNIS

PENANAMAN MODAL : 2 PMA Investasi di Aceh

BANDA ACEH ? Dua perusahaan yang didukung penanaman modal asing atau PMA akan berinvestasi di sektor energi di Aceh.

22 jam36 menit Bisnis

BISNIS

BELANJA MODAL 2018 : TOWR Realisasikan Rp1,1 Triliun

JAKARTA ? Emiten infrastruktur telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) sudah merealisasikan penggunaan belanja modal senilai Rp1,1 triliun sepanjang Januari?Juni 2018. \n\n

22 jam36 menit Bisnis

BISNIS

PASAR MODAL : Target Pehimpunan Dana Stagnan

JAKARTA ? Otoritas Jasa Keuangan memprediksi penghimpunan dana di pasar modal pada tahun ini stagnan atau tidak akan jauh berbeda dibandingkan dengan tahun lalu.

22 jam36 menit Bisnis

BISNIS

STRATEGI PERUSAHAAN : FWD Life Incar Pekerja Informal

MANADO ? PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia membidik segmen para pekerja informal di Tanah Air sebagai nasabah baru melalui inovasi produk asuransi kesehatan terbarunya yakni Asuransi Bebas Handal.

22 jam36 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

ASURANSI SATELIT MERAH PUTIH : Jasindo Jamin US150,22 Juta

JAKARTA ? PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi Jasindo memberikan jaminan asuransi untuk Satelit Merah Putih milik PT Telkom Indonesia (Telkom Indonesia) dengan nilai pertanggungan US$150,22 juta.

22 jam36 menit Bisnis

BISNIS

PERINGKAT UTANG : Moodys Turunkan Outlook SOCI

JAKARTA ? Lembaga pemeringkat internasional, Moody\'s merevisi outlook PT Soechi Lines Tbk. dan Soechi Capital dari stabil menjadi negatif.\n\n

22 jam36 menit Bisnis

BISNIS

LIGA SPANYOL: Messi Ditunjuk Sebagai Kapten Barcelona

Lionel Messi ditunjuk sebagai kapten Barcelona pada Jumat (10/8/2018) setelah kepergian gelandang lama Andres Iniesta, sementara pemain bertahan Gerard Pique dan Sergi Roberto ditunjuk sebagai wakil kapten baru dalam sebuah pernyataan juara La Liga.

22 jam36 menit Bisnis

JPNN.

Perkuat Lini Pertahanan, Persiba Datangkan Ary Achmad

JPNN.com, BALIKPAPAN - Persiba Balikpapan kembali mendatangkan satu pemain lagi setelah mengikat sejumlah pemain pada putaran kedua Liga 2 2018.

22 jam36 menit Jpnn

JPNN.

Barito Putera Vs Persebaya: Tuan Rumah Alami Krisis Pemain

JPNN.com, SAMARINDA - Barito Putera akan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (12/8).

22 jam36 menit Jpnn

JPNN.

Persiba Vs Persiwa: Suimin: Tuan Rumah Pantas Menang

JPNN.com - Persiba Balikpapan berhasil mengandaskan Persiwa Wamena dengan skor 3-0 dalam laga di Stadion Batakan, pada Kamis (9/8/2018) malam.

22 jam36 menit Jpnn

Viva.co

Baku Pukul Malaysia U-23 Vs UEA, Uji Coba Jelang Asian Games Kacau

Padahal masalahnya sepele.

22 jam36 menit Viva

Viva.co

Klasemen Liga 1, Bali United Pepet Persib 

Bali United berselisih tiga poin saja dari Persib.

22 jam36 menit Viva

Viva.co

Arema Vs Borneo FC, Mengincar Kado Ulang Tahun 

Ulang tahun Arema jatuh pada 11 Agustus 2018.

22 jam36 menit Viva

Viva.co

Hanya Imbangi Palestina, Taiwan Sudah Sombong ke Indonesia

Taiwan incar kemenangan hadapi Indonesia.

22 jam36 menit Viva

Detik

Rossi: MotoGP Austria Tak Bersahabat dengan Yamaha

Tim Yamaha tak menunjukkan performa yang bagus di dua latihan bebas MotoGP Austria. Valentino Rossi pun mengakui motor tim garpu tala tak cocok di trek itu.

22 jam36 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Menolak Ditolong, Orang Hanyut di Kali Item Diduga Gangguan Jiwa

Seorang warga yang hanyut terbawa arus Kali Item diduga mengalami gangguan jiwa. Warga tersebut menolak saat hendak ditolong.

22 jam36 menit Detik

Detik

Pimpinan DPR Minta Pemerintah Utamakan Perbaikan Sekolah di NTB

Kegiatan pendidikan di NTB harus tetap berjalan pascagempa . Pimpinan DPR meminta pemerintah mengutamakan perbaikan bangunan sekolah yang rusak akibat gempa.

22 jam36 menit Detik

TRIBUNNEWS

Bawaslu: Perlu Pembuktian Dugaan Pemberian Mahar Rp 500 M untuk PAN dan PKS

”Kecuali, ada pihak yang melapor (soal dugaan mahar,-red). Jika demikian (ada yang lapor,-red) kami baru bisa telusuri. Iya, kalau ada..."

23 jam50 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Persiapan Asian Games 2018, Timnas U-23 Malaysia Malah Baku Pukul Lawan Uni Emirat Arab

Maksud hati melakukan uji coba terakhir lawan Uni Emirat Arab untuk persiapan Asian games 2018, timnas U-23 Malaysia malah berantem.

23 jam50 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Presiden FAM Terpaksa Turun Lapangan Lerai Perkelahian Timnas U-23 Malaysia Kontra UEA

Presiden FAM, Datuk Hamidin Mohd Amin terpaksa ikut campur untuk melerai perkelahian timnas U-23 Malaysia dengan pemain Uni Emirat Arab.

23 jam50 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

OTT Terkait Korupsi Dana Tani di Sumut, Polisi Akan Telusuri Potensi Korupsi Pertanian Lainnya

Pelaksanaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Subdit III Tipikor Polda Sumut pada Kamis (9/8/2018) menunjukkan langkah tegas Polri

23 jam50 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kenali Tanda Awal Sebelum Datangnya Serangan Jantung

Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit mematikan, penyakit ini sering membunuh setiap saat.

23 jam51 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Petugas Sambangi Lapak Pedagang

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan selama 10 hari ke depan akan berkeliling ke sejumlah tempat penjualan hewan

23 jam51 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sohibul Iman Sebut PKS Lebih Berpeluang Isi Jabatan yang Ditinggalkan Sandiaga Uno

"Secara aturan yang bisa ganti Pak Sandi itu kan dari PKS dan (Partai) Gerindra karena dulu yang ngusung dari dua partai itu,"

23 jam51 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Mengenal Model Bisnis Fintech Lending

Perkembangan teknologi yang sangat pesat memacu dan mendorong kemunculan berbagai industri baru di seluruh dunia

23 jam51 menit Tribunnews