Bali Jadi Proyek Rintisan Teknologi Blockchain dan IndoCoin

Bali akan menjadi proyek rintisan penerapan teknologi blockchain yang memberdayakan masyarakat, perusahaan, dan memperkuat tata kelola keuangan yang lebih baik.
« Kembali Baca berita lengkap »

BISNIS

Dijegal Kroasia, FIFA Selidiki Ujaran Diskriminatif Pendukung Inggris

Badan sepak bola dunia (FIFA) mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki kemungkinan adanya ujaran-ujaran diskriminatif suporter Inggris sepanjang pertandingan babak semifinal Piala Dunia melawan Kroasia pada Rabu.

16 jam55 menit Bisnis

JPNN.

Baru Ganti Lensa, Tiba-Tiba Ditindih Mandzukic, Dicium Vida

JPNN.com, MOSCOW - Perayaan gol Kroasia ke gawang Inggris yang dicetak Mario Mandzukic, Kamis (12/7) dini hari WIB melibatkan seorang fotografer AFP, Yuri Cortez. Kok bisa?

16 jam55 menit Jpnn

JPNN.

Inggris Kena Denda Rp 947 Juta Gara-Gara Kaus Kaki

JPNN.com, MOSCOW - FIFA memberikan sanksi denda kepada Timnas Inggris sebesar GBP 50 ribu atau setara dengan Rp 947 juta. Ini bukan gara-gara permainan keras, tapi karena kaus kaki.

16 jam55 menit Jpnn

JPNN.

Polda Papua Bantah Serang KKB dengan Bom dari Helikopter

JPNN.com, JAKARTA - Polda Papua masih terus berusaha untuk menangkap kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang mengacaukan keamanan dan Pilkada Papua 2018.

16 jam55 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Beda dengan "AADC?", Mira Lesmana Ungkap Alasan Pilih Ceritakan Karakter Milly dalam 'Milly & Mamet'

Percaya pada Ernest Prakasa sebagai sang penulis skenario, Mira mengungkapkan satu alasan yang menjadi pertimbangannya memilih membuat film untuk karakter Milly.

16 jam55 menit Wowkeren

WOWKEREN

Bikin Terharu, Ini Janji Manis Si Kecil Arsy untuk Ashanty

Ashanty merasa bangga sekaligus gemas pada ucapan putri kecilnya yang membuat sejumlah netter malah menjadi terenyuh.

16 jam55 menit Wowkeren

Viva.co

Jual Pemain Bintang, Bos Real Madrid Telah Hasilkan Rp11 Triliun

Ronaldo hijrah ke Juventus dengan nilai transfer Rp1,9 triliun

16 jam55 menit Viva

Viva.co

Jual Ronaldo, Madrid Kirim Sinyal 'Pulangkan' Bintang Kolombia

James Rodriguez dipinjamkan ke Bayern Munich

16 jam55 menit Viva

Viva.co

PASI: Lalu Muhammad Zohri Lampaui Target di Kejuaraan Dunia

Sprinter Lalu Muhammad Zohri juara di nomor 100 meter putra.

16 jam55 menit Viva

Detik

Kopi Dingin vs Kopi Panas, Mana Lebih Sehat?

Jika bicara dari sisi kesehatan, mana yang lebih sehat, kopi dingin atau kopi panas? Nah, untuk mengetahuinya, simak penjelasannya berikut ini.

16 jam55 menit Detik

Detik

10 Potret Cantik Laurinda Ho, Putri Raja Judi Terkaya di Macau

Laurinda Ho merupakan putri Stanley Ho, miliarder kasino di Macau yang berparas menawan. Intip pesona Laundra yang buat para pria jatuh cinta.

16 jam55 menit Detik

Detik

Vlogger Indonesia Dandan Maksimal Sambil Kontraksi Jelang Lahiran

Detik-detik menjelang lahiran, beauty vlogger cantik itu menyempatkan diri untuk berdandan di tengah-tengah rasa sakit kontraksi.

16 jam55 menit Detik

Detik

Ngenes, 9 Potret Kelakukan Jomblo Penggemar Anime yang Bikin Geleng Kepala

Pria jomblo penggemar kartun jepang kerap menjadikan tokoh anime favoritnya sebagai pasangan khayalannya. Ini aksi kocak mereka edit foto bareng tokoh anime.

16 jam55 menit Detik

Detik

Kampas Rem Motor Cepat Habis, Mungkin Ini Penyebabnya

Terkadang, pengendara mengeluh kampas rem motor cepat habis. Ada beberapa penyebab kampas rem bisa cepat habis.

16 jam55 menit Detik

Detik

Mobil Terlaris Indonesia Juni 2018

Mahkota mobil terlaris Juni 2018 tak lagi disandang Mitsubishi Xpander. Gelar mobil terlaris kembali direbut Toyota Avanza. Avanza naik 2 peringkat.

16 jam55 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Ini Waktu Ideal Cek Pelek Motor

Pelek menjadi bagian yang cukup penting pada kendaraan termasuk motor. Untuk itu pelek motor juga harus dicek rutin paling tidak tiga bulan sekali.

16 jam55 menit Detik

Detik

Kemenpora Masih Butuh Waktu Tentukan Sumber Emas Asian Games

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) hingga kini belum menentukan sumber-sumber emas Indonesia di Asian Games 2018. Kemenpora masih butuh waktu.

16 jam55 menit Detik

Detik

Siti Badriah Satu-satunya Musisi Indonesia di Chart YouTube Billboard

Minggu ini, 'Lagi Syantik' berhasil menembus tangga lagu dunia, Billboard. Keberhasilan itu membuat Siti Badriah menjadi satu-satunya musisi Indonesia di sana.

16 jam55 menit Detik

Detik

Nikita Mirzani Kembali Dikabarkan Hamil Anak Ketiga

Nikita Mirzani kembali dikabarkan hamil anak ketiga, benarkah kabar bahagia tersebut?

16 jam55 menit Detik

Detik

Selena Gomez, Tasya Kamila hingga Kemesraan Randy Pangalila dengan Pacar

Pilihan foto kali ini datang dari Selena Gomez, Tasya Kamila hingga kemesraan Randy Pangalila dengan kekasih bulenya. Simak fotonya:

16 jam55 menit Detik

Detik

Beyonce Hamil Anak Keempat?

Beyonce dan Jay Z dikaruniai anak kembar pada Februari 2017. Kini, beredar kabar sang diva kembali mengandung. Benarkah?

16 jam55 menit Detik

Detik

Kumpulkan Line Up Band Jadi Tantangan Utama di Hammersonic 2018

Sejumlah line up para pengisi acara sudah diumumkan namun menurut panitia Hammersonic 2018 justru mengumpulkan line up band yang menjadi tantangan tersendiri.

16 jam55 menit Detik

Detik

Susi Diserang (Lagi) soal Penengggelaman Kapal

Berikut fakta seputar serangan yang dituduhkan ke Susi soal penenggelaman kapal oleh Fahri Hamzah.

16 jam55 menit Detik

Detik

Sambut Asian Games, Mal di Jakarta Kompak Beri Diskon hingga 70%

Festival Jakarta Great Sale (FJGS) menjadi event rutin tahunan di Jakarta. Pada event ini, pusat belanja atau mal akan memberikan diskon besar-besaran.

16 jam55 menit Detik