Yen Sentuh Level Terendah 6 Bulan, Harga Karet Ditutup Rebound

Harga karet untuk pengiriman Desember 2018, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup menguat 0,35% atau 0,6 poin di level 172,60 yen per kilogram (kg).
« Kembali Baca berita lengkap »

BISNIS

Tim TP4 Kejaksaan Kawal Proses Renovasi dan Pembangunan Venue Asian Games 2018

Kejaksaan Agung memastikan Tim Pengawalan dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4) akan proaktif mengawal proses pembangunan Venue Asian Games 2018 sehingga penyelesaiannya bisa tepat waktu.

23 jam59 menit Bisnis

BISNIS

Reservasi Via Website Resmi, Grand Candi Hotel Janjikan Harga Kamar Paling Murah

Di era digital seperti sekarang ini, segala bentuk transaksi dapat dilakukan secara mudah, kapanpun, dan dimanapun.

23 jam59 menit Bisnis

BISNIS

Lalu Muhammad Zohri, Berlari dari Pinggiran

Sudah berapa kali Anda mendapatkan tautan atau info tentang Lalu? Lalu apa? Lalu siapa? Iya, Lalu Muhammad Zohri, anak Nusa Tenggara Barat (NTB) yang baru saja memenangi kejuaraan atletik junior di nomor paling bergengsi, 100 meter putra.

23 jam59 menit Bisnis

BISNIS

Yen Melemah ke Level Terendah Enam Bulan, Indeks Topix Sukses Rebound

Indeks Topix ditutup menguat 0,46% atau 7,8 poin ke level 1.709,68, sedangkan indeks Nikkei 225 dutup menguat 1,17% atau 255,75 ke level 22.187,96

23 jam59 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

2019, Kota Harapan Indah Hadirkan Mal Baru

PT Damai Putra Group mengaku segera merilis mal baru untuk memenuhi kebutuhan para penghuni di Kota Harapan Indah, Bekasi Jawa Barat.

23 jam59 menit Bisnis

BISNIS

Paket Super 4G Unlimited Rp60 ribu Dapat Dinikmati Menggunakan Beragam Smartphone 4G

PT. Smartfren Telecom, Tbk, perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi Full 4G 24 jam, menghadirkan layanan paket internet unlimited 24 jam dengan harga Rp. 60.000,-. Paket unlimited ini dapat dinikmati pelanggan menggunakan beragam perangkat Smartphone 4G LTE yang tersedia di pasaran maupun yang dihadirkan dengan program bundling bersama Smartfren

23 jam59 menit Bisnis

BISNIS

Aviary Bintaro Raih Penghargaan Hotel Bintang 4

Penghargaan itu diserahkan kepada hotel yang berlokasi di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan tersebut pada Kamis (5/7).

23 jam59 menit Bisnis

BISNIS

BURSA SAHAM 12 JULI: Jelang Akhir Perdagangan, IHSG Menguat 0,16%

Di tengah loyonya bursa global, IHSG diprediksi masih akan mampu bertahan menguat dalam perdagangan hari ini, Kamis (12/07).

23 jam59 menit Bisnis

BISNIS

Bea Cukai Dorong Optimalisasi Lahan Over Brengen Peti Kemas di Priok

Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Pelabuhan Tanjung Priok mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan di dalam pelabuhan Tanjung Priok atau lini satu sebagai lokasi tempat penimbunan sementara untuk kegiatan pindah lokasi penumpukan peti kemas impor atau over brengen.

23 jam59 menit Bisnis

BISNIS

KURS RUPIAH 12 JULI: Pukul 15.10 WIB: Spot Melemah 8 Poin

Nilai tukar rupiah melanjutkan pelemahannya untuk perdagangan hari ketiga berturut-turut, Kamis (12/7/2018).

23 jam59 menit Bisnis

BISNIS

HARGA EMAS 12 JULI: Pukul 15.23 WIB: Spot Comex Berbalik Menguat 0,9 Poin

Pergerakan harga emas Comex terpantau melemah pada perdagangan pagi ini, Kamis (12/07/2018).

23 jam59 menit Bisnis

BISNIS

Denpasar Targetkan Pengangguran Turun Jadi 2,3% Pada 2018

Pemerintah Daerah Denpasar menargetkan penurunan jumlah pengangguran menjadi 2,3% pada tahun ini dari sebelumnya yang sebanyak 2,63% dari total penduduk atau sekitar 13.500 orang.

23 jam59 menit Bisnis

BISNIS

Batu Bara Lawan Tren Tekanan Perang Dagang, Ini Penopangnya!

Eskalasi tensi perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China tak hanya menggoyang pasar finansial tetapi juga sektor komoditas. Di antara banyaknya komoditas yang rentan terdampak seperti minyak mentah, batu bara justru mampu melawan tren tersebut.

23 jam59 menit Bisnis

BISNIS

Lalu Muhammad Zohri Pahlawan Harga Diri Bangsa

Tak hanya mendapat ucapan selamat dari berbagai kalangan, Zohri juga dianggap salah satu netizen sebagai Pahlawan Harga Diri Bangsa.

23 jam59 menit Bisnis

BISNIS

701 Jemaah Haji Kategori Khusus Diberangkatkan dari Semarang

Sebanyak 701 jemaah haji dengan kategori risiko tinggi terkena penyakit akan diberangkatkan dari kloter Kota Semarang.

23 jam59 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

ALFI Persoalkan Implementasi Delivery Order Online di 4 Pelabuhan

Pelaku usaha logistik menyoroti layanan delivery order (DO) online yang hingga kini tidak berjalan optimal dan belum dirasakan kalangan pebisnis.

23 jam59 menit Bisnis

JPNN.

Bela Imigran, Wali Kota New York Difitnah Pendukung Trump

JPNN.com, WASHINGTON - Wali Kota New York Bill de Blasio kena semprit imigrasi Amerika Serikat (AS). Saat melawat El Paso, Negara Bagian Texas, bulan lalu, dia dianggap melanggar aturan imigrasi. Sebab, dia menyeberang ke sisi Meksiko tanpa izin. Ketika itu, dia meninjau fasilitas penampungan anak-anak imigran di perbatasan AS-Meksiko.

23 jam59 menit Jpnn

JPNN.

Playboy di Balik Korupsi 1MDB Hilang Misterius

JPNN.com, KUALA LUMPUR - Low Taek Jho alias Jho Low licin bak belut. Pebisnis yang diduga ikut mengotaki korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) itu meninggalkan Makau.

23 jam59 menit Jpnn

JPNN.

Persiapan Stadion Patriot Dikebut Jelang Asian Games 2018

JPNN.com, BEKASI - Jelang penyelenggaraan event akbar Asian Games 2018, persiapan Stadion Patriot Chandrabaga terus dikebut.

23 jam59 menit Jpnn

JPNN.

Sabar Tunggu Cawapres Jokowi, Cak Imin Berikhtiar Lewat JOIN

JPNN.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku tetap optimistis bakal menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Joko Widodo (Jokowi). Politikus yang beken disapa dengan panggilan Cak Imin itu menegaskan, para kiai telah memberinya mandat agar bisa menjadi cawapres bagi Jokowi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

23 jam59 menit Jpnn

JPNN.

Cak Imin Ajak Luruskan Sejarah Proklamasi Bangsa Indonesia

JPNN.com, JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk meluruskan sejarah soal proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia.

23 jam59 menit Jpnn

JPNN.

Bea Cuka dan TNI Sita Ribuan Botol Miras Ilegal

JPNN.com, JAMBI - Bea Cukai Jambi bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil menggagalkan peredaran minuman keras ilegal eks impor di daerah Suak Kandis, Muaro Jambi.

23 jam59 menit Jpnn

JPNN.

Waketum Gerindra Tuding Jokowi Ngibul soal Saham Freeport

JPNN.com, JAKARTA - Presiden Jokowi telah mengumumkan bahwa saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebanyak 51 persen telah menjadi milik Indonesia.

23 jam59 menit Jpnn

JPNN.

Cak Imin Beber Keberhasilan Reformasi, tapi Demokrasi Sakit

JPNN.com, JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin membeber sejumlah keberhasilan yang diraih bangsa Indonesia pasca-reformasi 1998.

23 jam59 menit Jpnn

JPNN.

Inilah Peluang Media Sosial Dalam Diplomasi Digital

JPNN.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Pulse Lab Jakarta dan DIPLO Foundation menyelenggarakan seminar internasional tentang diplomasi digital di Jakarta, Kamis (12/7).

23 jam59 menit Jpnn