Sektor Media Dorong Penguatan Indeks Stoxx

Sektor media yang menggairahkan mendorong bursa saham Eropa menguat pada perdaganan Kamis (12/7/2018) menyusul tawaran akuisisi baru untuk perusahaan TV berbayar Inggris, Sky.
« Kembali Baca berita lengkap »

BISNIS

Sektor Teknologi Naik, Wall Street Ditutup Menguat

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 224,44 poin atau 0,91% ke level 24.924,89, sedangkan indeks Standard & Poors 500 naik 24,27 poin atau 0,87% ke 2,798.29 dan Nasdaq Composite bertambah 107,31 poin atau 1,39% menjadi 7.823,92.

19 jam57 menit Bisnis

BISNIS

Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Diingatkan Benahi Standar Pelayanan

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) wajib memiliki standar pengelolaan serta tingkat pelayanan minimum guna memudahkan investor dalam administrasi menjalankan usaha.

19 jam57 menit Bisnis

BISNIS

KPU Agar Sisir Kantong-kantong Prioritas Coklit Data Pemilih

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadikan lapas, rumah sakit, dan panti sebagai tempat prioritas pencocokan dan penelitian atau coklit data pemilih pemilu 2019.

19 jam57 menit Bisnis

JPNN.

4 Cara Membersihkan Kamar Mandi Secara Efektif

JPNN.com - Meski selalu terlihat bersih, Anda tak boleh menyepelekan kebersihan kamar mandi. Kondisi toilet yang lembab memudahkan kuman untuk bersarang.

19 jam57 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Timnas Indonesia Kalah Adu Penalti, Air Mata di Gelora Delta

JPNN.com, SIDOARJO - Timnas Indonesia gagal melaju ke final Piala AFF U-19 setelah kalah adu penalti 2-3 melawan Malaysia di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (12/7) malam. Adu penalti dilakukan setelah imbang 1-1.

19 jam57 menit Jpnn

JPNN.

Timnas Indonesia U-19 Kalah, Begini Kata Pelatih Malaysia

JPNN.com, SIDOARJO - Timnas Indonesia U-19 kalah dalam adu penalti melawan Malaysia di semifinal Piala AFF U-19 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (12/7) malam. Adu penalti dilakukan setelah imbang 1-1.

19 jam57 menit Jpnn

JPNN.

Ketua MPR Ajak LDII Ikut Jaga Persatuan di Tahun Politik

JPNN.com, JAKARTA - Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan bila negara kita ingin kuat maka yang perlu dilakukan adalah kembali ke cita-cita Indonesia merdeka yang telah disepakati para pendiri bangsa.

19 jam57 menit Jpnn

JPNN.

Jaksa Agung Pastikan Tak Ada Tempat Aman Untuk Koruptor

JPNN.com, JAKARTA - Tim dari Kejaksaan Negeri Tinggi DKI Jakarta telah menangkap Thamrin Tanjung.

19 jam57 menit Jpnn

Viva.co

Timnas U-19 Kalah dari Malaysia, Pelatih: Kami Kecolongan

Timnas U-19 kalah dari Malaysia di semifinal Piala AFF U-19.

19 jam57 menit Viva

Viva.co

Harry Kane Yakin Awal Kebangkitan Inggris Dimulai

Langkah Inggris di Piala Dunia 2018 terhenti di semifinal

19 jam57 menit Viva

Viva.co

Ruben Onsu Wanti-wanti Nikita Mirzani Jangan Lepas Hijab

Demikian pesan Ruben Onsu sebagai sahabat Nikita Mirzani

19 jam57 menit Viva

Viva.co

Kontroversi Punk-Hardcore di Hammersonic Festival 2018

Netizen komplain, Hammersonic seharusnya diisi band metal saja.

19 jam57 menit Viva

Viva.co

Walikota Hendi Minta Masyarakat Kendalikan Sampah Plastik

Karena semakin tingginya jumlah sampah di kota besar termasuk Semarang

19 jam57 menit Viva

Detik

Takut Ketinggian? Teknologi Virtual Reality Ternyata Bisa Mengatasinya

Teknologi Virtual Reality ternyata bisa mengobati acrophobia atau takut ketinggian. Seorang wanita di Inggris adalah contoh suksesnya.

19 jam57 menit Detik

Detik

Perjuangan Nikita Mirzani Berhijab, Anak Sheila Marcia 'Diculik'

Pemberitaan detikHOT diramaikan dengan kabar Nikita Mirzani dan perjuangannya berhijab. Ada juga anak Sheila Marcia yang 'diculik' mantan suami.

19 jam57 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Fakta di Balik Pulangnya 51% Saham Freeport ke Pemerintah RI

Proses akuisisi 51% saham Freeport Indonesia resmi dimulai. Ditargetkan prosesnya rampung pada akhir Juli 2018.

19 jam57 menit Detik

Detik

Jokowi hingga Fahri Hamzah Memuji Lalu Muhammad Zohri

Prestasi Lalu Muhammad Zohri banjir pujian mulai dari Jokowi sampai Fahri. Dia juga bakal dapat hadiah rumah.

19 jam57 menit Detik

Detik

Cak Imin Ancam Jokowi, PDIP: Taktik Agar Gol

Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengeluarkan 'ancaman' terkait posisi cawapres Joko Widodo (Jokowi). Bagaimana tanggapan PDIP?

19 jam57 menit Detik

Viva.co

China Protes Kabel Bawah Laut Australia - PNG - Kepulauan Solomon

Australia menghabiskan hampir $ 137 juta untuk proyek ini.

20 jam12 menit Viva

Viva.co

Dokter Richard Harris Beri Pernyataan Soal Penyelamatan Gua Thailand

Dokter Richard Harris menjadi orang terakhir yang keluar dari gua

20 jam12 menit Viva

Viva.co

Kepolisian Australia Barat Minta Maaf Pada Komunitas Aborijin

Atas penganiayaan terhadap warga Aborijin oleh petugas polisi.

20 jam12 menit Viva

TRIBUNNEWS

Situs PPDB Online Tangsel Error, Pengumuman Penerimaan Siswa Baru Tak Bisa Diakses

Situs PPDB yang error itu membuat orangtua calon murid cemas karena tidak bisa mengetahui kelanjutan hasil pendaftaran putra-putrinya.

21 jam12 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Nikita Mirzani Bantah Pernikahannya dengan Dipo Latief Diguncang Prahara

Pernikahan Niki dan Dipo dikabarkan mulai goyah dan beredar kabar bahwa keduanya sudah tidak lagi tinggal bersama.

21 jam12 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Valentino Rossi Sangat Ingin Ajak Artis Ini Makan Malam

Ditanya siapa yang ingin ia ajak makan malam, jawaban Valentino Rossi jatuh pada artis yang sudah berumur 42 tahun ini.

21 jam12 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Cara Kroasia Menampar Balik Tindakan Tak Hormat Media Inggris

Kroasia merasa diperlakukan tidak hormat oleh media Inggris. Namun, itu yang justru memotivasi mereka.

21 jam12 menit Tribunnews