Produk Hasil Hutan : Kesadaran Sertifikasi Masih Minim

Kesadaran akan pentingnya sertifikasi produk hasil kehutanan di Indonesia dinilai masih minim baik oleh produsen maupun konsumen hasil hutan.
« Kembali Baca berita lengkap »

BISNIS

PIALA DUNIA 2018: Lolos ke Final, Ekonomi Kroasia Raih Kemenangan

Lolosnya Kroasia ke final Piala Dunia untuk pertama kali telah membuktikan kemenangan ekonomi di kandangnya dengan pengeluaran mencapai tingkat rekor saat para penggemar bergegas membeli bir, kudapan, dan televisi untuk mengikuti aksi di Rusia.

22 jam24 menit Bisnis

JPNN.

5 Langkah Bikin Kopi Pagi Anda Lebih Sehat

JPNN.com - Selain mengandung dosis antioksidan yang signifikan, kebiasaan minum kopi setiap hari juga bisa membantu menangkal sejumlah penyakit, termasuk diabetes tipe 2, Parkinson dan kanker usus besar dan payudara.

22 jam24 menit Jpnn

JPNN.

Puan: Waktu Tempuh Wisma Atlet-Venue Bisa Dicapai 35 Menit

JPNN.com, JAKARTA - Menko PMK Puan Maharani mengatakan upaya mempercepat perjalanan transportasi atlet dari wisma atlet menuju venue dan sebaliknya selama pelaksanaan Asian Games 2018 sudah on the track.

22 jam24 menit Jpnn

JPNN.

Usai Ditaklukkan Malaysia, Kapten Indonesia Bilang Begini

JPNN.com, SIDOARJO - Kapten Timnas Indonesia U-19 Nurhidayat mengakui keunggulan 1-0 di awal babak pertama tak bisa melepaskan beban dalam laga semifinal Piala AFF U-19 lawan Malaysia di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (12/7) malam. Akibatnya, selain tertahan imbang, permainan terbaik Indonesia juga tak keluar.

22 jam24 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Zohri Jadi Juara Dunia Atletik, Putu Supadma Ucapkan Selamat

JPNN.com, JAKARTA - Di tengah gegap gempita World Cup Rusia 2018, prestasi membanggakan ditorehkan atlet muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri.

22 jam24 menit Jpnn

JPNN.

Kalah dari Malaysia, Begini Penjelasan Indra Sjafri

JPNN.com, SIDOARJO - Timnas Indonesia takluk 2-3 dalam adu penalti atas Malaysia di Piala AFF U-19 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (12/7) malam.

22 jam24 menit Jpnn

JPNN.

Dua Pemain Inti Sriwijaya FC Sangat Dimintai Bali United

JPNN.com, PALEMBANG - Sriwijaya FC dikabarkan akan cuci gudang menjelang akhir putaran pertama Liga 1 2018.

22 jam24 menit Jpnn

JPNN.

Akbar Tanjung Tak Ingin Jusuf Kalla jadi Cawapres

JPNN.com, JAKARTA - Wakil Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung tidak menginginkan Jusuf Kalla (JK) maju kembali sebagai cawapres. Menurut Akbar, JK tidak bisa maju karena terkendala dengan aturan yang berlaku.

22 jam24 menit Jpnn

Viva.co

MPR Dorong Pelurusan Filosofi Sejarah Kemerdekaan

Masyarakat selama ini terpaku gunakan istilah kemerdekaan RI.

22 jam24 menit Viva

Viva.co

Gelar Corporate Gathering, Hotel 88 Mangga Besar Rayakan 8 Tahun-an

Hotel 88 Mangga Besar gelar acara Corporate Gathering.

22 jam24 menit Viva

Viva.co

Kasus KM Sinar Bangun, Kadishub Samosir Diperiksa Maraton

Penyidik memiliki waktu pemeriksaan hingga Jumat siang.

22 jam24 menit Viva

Viva.co

'Hadiah' dari Keluarga Non-Muslim untuk Ustaz Abdul Somad

Terjadi saat Ustaz Abdul Somad di sebuah rumah makan khas Padang

22 jam24 menit Viva

Detik

Pelatih Realistis Soal Peluang Lalu di Asian Games 2018

Ketika banyak pihak meminta Lalu Muhammad Zohri untuk tidak dibebani berlebihan, pemerintah justru berharap Lalu bisa memberikan kejutan di Asian Games 2018.

22 jam24 menit Detik

TRIBUNNEWS

Sandi: Iklan OK OCE Pakai Skema Public Private Partnership, Tak Bebani APBD DKI Jakarta

iklan OK OCE dibuat berdasarkan pendekatan Public Private Partnership (PPP) dan tidak membebankan biaya kepada APBD DKI

22 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Wow, 782.027 Surat Suara Tidak Sah di Pilgub Jatim

“Kenapa di daerah Jateng dan Jatim banyak surat suara tidak sah? Apakah karena pemilih harus diberi informasi,” ujar Mochammad Afifudin

22 jam39 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

TGB Tepis Tudingan Tak Kuasai Persoalan Ekonomi

"Kalau mau dipotret dari situ memang saya bukan sarjana ilmu ekonomi," ujar anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini

22 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Geisha Rilis Single dengan Vokalis Baru, Momo Malah Hangout Bareng Maia dan Yuni Shara

Akun Instagram Momo Geisha menggunggah postingan yang mengejutkan para penggemar Geisha.

22 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sepekan Menjelang Pemberangkatan, Lebih 65 Ribu Visa Jemaah Haji Selesai Dibuat

“Insya Allah sampai sore nanti akan bertambah signifikan. Kami sudah proses ke Kedutaan Besar sekitar 10.118 atau setara 25 kloter."

22 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Obesitas Tidak Hanya Dialami Orang Dewasa, Generasi Milenial Juga Terpapar

Para penderita obesitas biasanya mengalami gangguan kesehatan dan mengalami resiko terkena 'penyakit berat' jauh lebih besar

22 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Inalum Dapat Pinjaman Dana 3,8 Miliar Dolar AS dari 11 Bank untuk Beli Saham Freeport

Dana untuk membeli saham Freeport diperoleh Inalum dari hasil pinjaman sindikasi dari 11 bank.

22 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Anggota DPR Putu Supadma Bangga Prestasi yang Diraih Lalu Muhammad Zohri

Sprinter muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri merebut medali emas lari 100 meter putra di kejuaraan dunia atletik U-20 di Finlandia, Rabu (11/7).

22 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Meski Gagal, Indra Sjafri Apresiasi Perjuang Garuda Muda

Timnas Indonesia U-19 kalah melawan Malaysia lewat adu penalti 4-3 pada babak smifinal Piala AFF U-19 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (12/7).

22 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Tanggapan TGB tentang Kepemimpinan Jokowi

"Beliau itu seorang pemimpin yang selalu mencari tahu apa-apa yang beliau bisa lakukan. Dan tidak dalam tatanan wacana"

22 jam39 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Prestasi Zohri banggakan bangsa Indonesia

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menilai prestasi yang diraih sprinter Indonesia Lalu Muhammad Zohri menjadi juara dunia lari 100 meter pada Kejuraan Dunia Atletik U-20 di Finlandia, Rabu (11/7), membanggakan bangsa ...

22 jam39 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ganda Putra sisakan Wahyu/Ade di perempat final Thailand Terbuka

Nomor ganda putra menyisakan pasangan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso di putaran perempat final turnamen bulu tangkis Thailand Terbuka 2018. Berdasarkan laman Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dipantau ...

22 jam39 menit Antaranews