Mission: Impossible Fallout akan Rilis di Paris

Film ke-6 waralaba "Mission: Impossible", akan diputar perdana di Paris pada Kamis (12/7/2018). Film dengan judul "Mission: Impossible - Fallout" akan dibintangi oleh aktor legendaris Tom Cruise sebagai agen mata-mata Ethan Hunt.
« Kembali Baca berita lengkap »

BISNIS

Dugaan Persengkokolan Tender Jalan di Kabanjahe, KPPU Panggil Saksi Ahli

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Medan menggelar sidang perdana pasca Lebaran terkait dugaan persekongkolan dalam kasus tender paket pekerjaan jalan di Kabanjahe pada 2013-2015.

22 jam3 menit Bisnis

BISNIS

Kawasaki dan TUC Kembangkan Kendaraan Otonom Bawah Laut

Kawasaki dan The Underwater Centre (TUC), bersepakat melakukan uji verifikasi prototipe Autonomous Underwater Vehicle (AUV) dengan robot berlengan untuk inspeksi pipa bawah laut. Tes dijadwalkan pada Oktober 2018 itu akan menjadi tes pertama di dunia.

22 jam3 menit Bisnis

JPNN.

Hamka Hamzah Resmi Berpamitan ke Suporter Sriwijaya FC

JPNN.com, PALEMBANG - Kapten Sriwijaya FC, Hamka Hamzah resmi berpamitan kepada seluruh pencinta Sriwijaya FC, termasuk dengan perwakilan tiga kelompok suporter pada Kamis (12/7).

22 jam3 menit Jpnn

JPNN.

RD dan 9 Pemain Hengkang, Sriwijaya FC Fokus Pemain Lokal

JPNN.com, PALEMBANG - Manajemen Sriwijaya FC telah memastikan akan melepas sejumlah pemain maupun ofisialnya.

22 jam3 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Asian Games 2018: Polo Putra Uji Coba Lawan Tim Serbia

JPNN.com, JAKARTA - PB PRSI mendatangkan tim dari Liga Serbia untuk beruji coba melawan tim nasional Indonesia menjelang Asian Games 2018.

22 jam3 menit Jpnn

JPNN.

RD dan 9 Pemain Dilepas, Sponsor Sriwijaya FC Irit Komentar

Rahmad Darmawan (RD) dan sembilan pemain Sriwijaya FC resmi dilepas manajemen tadi malam.

22 jam3 menit Jpnn

JPNN.

Malaysia – Kaltim Jajaki Kolaborasi Industri Pariwisata

JPNN.com, BALIKPAPAN - Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Balikpapan Soegianto mengatakan, jumlah wisatawan dari Malaysia yang datang ke Kalimantan Timur relatif sedikit.

22 jam3 menit Jpnn

JPNN.

Perkuat Pengawasan untuk Persempit Terorisme Lintas Negara

JPNN.com, JAKARTA - Guru Besar Hukum Internasional dari Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana mengatakan, sinergitas antarbangsa sangat dibutuhkan untuk menanggulangi terorime.

22 jam3 menit Jpnn

Viva.co

Menang di Kandang PSMS, Persipura Akui Beruntung

Kekalahan ini membuat PSMS semakin terjerembab di zona degradasi.

22 jam3 menit Viva

Viva.co

Banyak Memori Manis, Pedrosa Akui Bangga Pensiun dari MotoGP

Pedrosa akan pensiun akhir musim ini.

22 jam3 menit Viva

Viva.co

Kegiatan Roro Fitria di Rutan, Ngajar Tari Hingga Mimpikan Ibu

Roro nampak sangat terpukul harus berpisah dari Ibunya.

22 jam3 menit Viva

Detik

Pemuda ini Tikam Pria yang Menegurnya Karena Pakai Knalpot Bising

Rani (28) warga Jalan Urip Sumoharjo terpaksa ditangkap Resmob Polsek Panakukang Makassar, Sulawesi Selatan setelah menikam seorang warga. Apa sebabnya?

22 jam3 menit Detik

Detik

Soal Cawapres Jokowi, Tjahjo: Saya TNI dan STMJ

Mendagri Tjahjo Kumolo memilih untuk bersikap 'TNI' dan 'STMJ' terkait posisi cawapres Joko Widodo (Jokowi). Ia mengungkapkan, dirinya 'Taat Nurut Instruksi'.

22 jam3 menit Detik

BISNIS

BERANDA : Manuver Donald Trump

Kalau ada presiden yang paling sering disebut warga global saat ini, barangkali ia adalah Donald Trump. Presiden Amerika Serikat ini begitu kaya manuver. Tuan Trump kerap bikin warga dunia terkaget-kaget, bahkan banyak yang lantas salah paham.

23 jam3 menit Bisnis

BISNIS

PEMBAYARAN OBLIGASI : AISA Menanti Divestasi

Kasus hukum yang melanda PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk. menimbulkan ?badai? berkepanjangan bagi produsen makanan dan beras. Aksi divestasi yang diharapkan menjadi solusi, hingga kini masih belum pasti.

23 jam3 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

PENGEMBANGAN APLIKASI : Bali Gelar Proyek Rintisan Blockchain

DENPASAR Bali akan menjadi proyek rintisan penerapan teknologi blockchain yang memberdayakan masyarakat, perusahaan, dan memperkuat tata kelola keuangan yang lebih baik.

23 jam3 menit Bisnis

BISNIS

TARGET PENDAPATAN 2018 : NUSA Bidik Pertumbuhan 191%

JAKARTA?Setelah resmi menjadi emiten di Bursa Efek Indonesia, PT Sinergi Megah Internusa Tbk. optimistis dapat mengakselerasi kinerja perseroan dalam 5 tahun ke depan.

23 jam3 menit Bisnis

BISNIS

PENGHILIRAN CPO : MGRO Siapkan Investasi Rp330 Miliar

JAKARTA--Emiten perkebunan kelapa sawit PT Mahkota Group Tbk. mengalokasikan dana Rp330 miliar untuk ekspansi di bisnis hilir CPO dengan membangun pabrik refinery dan kernel crushing plant.\n

23 jam3 menit Bisnis

BISNIS

PERTAMINA EP ASSET 4 : Produksi Lapangan Minyak Sukowati Dipacu

MALANG--PT Pertamina EP Asset 4, unit usaha PT Pertamina EP memproyeksikan produksi minyak di Lapangan Sukowati, di Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur bisa dipacu hingga 8.0008.500 barel per hari sampai akhir 2018.

23 jam3 menit Bisnis

BISNIS

PELONGGARAN LTV : Properti Sulut Semakin Menggeliat

MANADO Sektor properti di Sulawesi Utara diprediksi akan semakin menggeliat setelah penerapan kebijakan pelonggaran loan to value atau LTV yang akan diterapkan oleh Bank Indonesia secara nasional mulai Agustus 2018.

23 jam3 menit Bisnis

BISNIS

PROGRAM TOL LAUT : Pelni Andalkan 9 Kapal

MAKASSAR PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) menggenjot pelayanan baik untuk angkutan penumpang maupun angkutan barang seiring dengan adanya penugasan untuk menjalankan program tol laut.

23 jam3 menit Bisnis

BISNIS

PENGELOLAAN BLOK ROKAN : Pemprov Riau Ikut Pemerintah Pusat

PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau menyatakan akan mengikuti keputusan yang diambil pemerintah pusat, tentang penunjukkan pengelola blok minyak Rokan, yang bakal habis masa kontraknya pada 2021 mendatang.

23 jam3 menit Bisnis

BISNIS

SISTEM PERIZINAN DARING : BP Batam Siapkan SDM

BATAM Batam terus berbenah untuk mengoptimalkan kemudahan sistem pelayanan perizinan terintegrasi dalam jaringan atau online single submission.

23 jam3 menit Bisnis

BISNIS

ASIAN GAMES 2018 : Reservasi Hotel di Palembang Meningkat

PALEMBANG ? Pemesanan kamar di sejumlah hotel di Kota Palembang sudah penuh atau full booking untuk periode penyelenggaraan Asian Games 18 Agustus?2 September 2018.

23 jam3 menit Bisnis

BISNIS

PELIBATAN PROYEK DKI : Konsultan Minta Perda

JAKARTA Ikatan Konsultan Indonesia atau Inkindo mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menerbitkan peraturan daerah yang terhubung dengan Peraturan Presiden No.16/2018 untuk mendukung pelibatan konsultan lokal dalam berbagai pembangunan di Ibu Kota.

23 jam3 menit Bisnis