Tropicola Beach Club Bali Buka Bulan Depan

Tropicola yang dibangun di area emas di tepi pantai di Seminyak, Bali menjadi proyek terbaru dan terbesar yang dimiliki oleh group Motel Mexicola dan Bucket List asal Bondi Beach Sydney, Australia.
« Kembali Baca berita lengkap »

BISNIS

Mahasiswa UB Hasilkan Kosmetik Sehat & Halal dari Kulit Kelinci

Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Ema Yorentina, Mifrotul Komariyah, Febrina Eka Rahayu, Chresna Putra Oktaviannanda, dan Rizal Wahyu A. berhasil memproduksi kosmetik sehat dan halal berbahan kulit kelinci.

14 jam30 menit Bisnis

BISNIS

Hasil Tenis Wimbledon: Del Potro Lolos ke 8 Besar, Jumpa Nadal

Juan Martin del Potro menjadi petenis terakhir yang lolos ke babak 8 besar single putra Wimbledon yang digelar di London, Inggris.

14 jam30 menit Bisnis

BISNIS

Pemkot Banda Aceh Manfaatkan Sungai Bangun Wisata Kuliner

Pemerintah Kota Banda Aceh melakukan revitalisasi bantaran sungai Krueng Aceh untuk menghidupkan wisata kuliner sekaligus membuat penataan kota lebih indah.

14 jam30 menit Bisnis

BISNIS

Marriot Debut Resor di Kamboja

Marriott International telah mengumumkan pembukaan Courtyard by Marriott pertama di Kamboja dengan debut Courtyard by Marriott Siem Reap Resort.

14 jam30 menit Bisnis

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

BISNIS

Polisi Bakal Selidiki Kasus Pencuri Motor Tewas Dibakar Massa di Probolinggo

Kepolisian Resor Probolinggo menyelidiki kasus pelaku pencurian sepeda motor yang tewas dibakar massa di Desa Tlogosari, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

14 jam30 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

PIALA DUNIA 2018: Jelang Final, Calo Tiket Merebak di Moskow

Di seberang jalan dari kantor tiket Piala Dunia FIFA di Moskow, seorang pria mengatakan dia akan memberi Anda "harga murah" untuk tiket semifinal Inggris-Kroasia Rabu - hanya US$1.500, dua kali lebih mahal harga tiket.

14 jam30 menit Bisnis

BISNIS

Bank Indonesia Perwakilan Kalbar Gelar Kelas Inkubi Fintech 2018

Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Barat menggelar program kelas Inkubi Fintech 2018 dengan peserta adalah para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan topik strategi berbisnis dalam era milenial.

14 jam30 menit Bisnis

BISNIS

Pengamat : Rapat Majelis Tinggi Demokrat Formalitas untuk Usung AHY

Rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat diprediksi hanya menjadi ajang pengukuhan putera sulung Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, sebagai jagoan partai itu di Pemilihan Umum Presiden 2019.

14 jam30 menit Bisnis

BISNIS

PEMBIAYAAN PERUMAHAN: Apersi Pastikan Dana untuk Pengembang

Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia atau Apersi memastikan ketersediaan dana untuk anggota dalam mengembangkan bisnis properti.

14 jam30 menit Bisnis

BISNIS

CALON EMITEN: GarudaFood Menanti Izin OJK

Perusahaan barang-barang konsumsi, PT GarudaFood Putra Putri Jaya (GarudaFood) tengah mengajukan izin kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk memuluskan rencana melantai di pasar modal.

14 jam30 menit Bisnis

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

JPNN.

Piala Dunia 2018: Asisten Pelatih Kroasia Dipecat

JPNN.com, MOSKOW - Timnas Kroasia membuat keputusan mengejutkan menjelang laga kontra Inggris pada semifinal Piala Dunia 2018.

14 jam30 menit Jpnn

JPNN.

Tengok Lagi Perjalanan Belgia ke Semifinal Piala Dunia 2018

JPNN.com, MOSKOW - Belgia melaju ke semifinal Piala Dunia 2018 dengan mulus. Lima kali bertanding, lima kali pula Belgia meraih kemenangan.

14 jam30 menit Jpnn

JPNN.

Piala Dunia 2018: Prediksi Prancis vs Belgia

JPNN.com, MOSKOW - Laga Prancis versus Belgia disebut-sebut sebagai yang paling seru pada semifinal Piala Dunia 2018.

14 jam30 menit Jpnn

JPNN.

Indonesia-Korea Tingkatkan Kerja Sama Bilateral Kehutanan

JPNN.com, JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menerima kunjungan Menteri Forest Service Korea Dr. Kim Jaehyun di kantor Kementerian LHK Jakarta.

14 jam30 menit Jpnn

JPNN.

Amran Pecat 1.300 Pegawai dan Polisikan 700 Mafia Pangan

JPNN.com, SULAWESI SELATAN - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengaku tidak main-main dengan kejahatan di sektor pangan.

14 jam30 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Intip Aksi Seru Ha Jung Woo Cs di Trailer Karakter 'Along with the Gods 2'

Trailer kali ini lebih berfokus pada masing-masing karakter utama yang diperankan Ha Jung Woo dan kawan-kawan.

14 jam30 menit Wowkeren

WOWKEREN

Ingin Kurus? 5 Makanan Ini Percepat Metabolisme dan Bakar Lemak

Metabolisme menjadi salah satu faktor yang berpengaruh pada berat badan, lho. Mau tahu caranya percepat metabolisme?

14 jam30 menit Wowkeren

WOWKEREN

Al Ghazali Pamer Jam Tangan Mahal, Netter Tanggapi Sinis

Netter menghubungkan kepemilikan jam tangan Al Ghazali tersebut dengan jalinan asmara sang ibunda.

14 jam30 menit Wowkeren

WOWKEREN

Awas Baper, Siti Badriah Akhirnya Berani Pamer Foto Bareng Sang Kekasih

Para netter pun memberikan berbagai respon tentang Siti Badriah yang semakin go public dengan kekasihnya.

14 jam30 menit Wowkeren

WOWKEREN

Ajak Seleb Tik Tok Bowo Main dan Bikin Vlog, Ria Ricis Banjir Pujian Netter

Ria Ricis dan Bowo asik main ice skating bersama di sebuah vlog terbaru.

14 jam30 menit Wowkeren

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

WOWKEREN

Siap Jalani Wamil sebagai Tentara Aktif, Orientasi Seksual Jo Kwon Jadi Bahan Ejekan Netter

Seperti ini komentar para netter menanggapi berita wamil Jo Kwon.

14 jam30 menit Wowkeren

WOWKEREN

Biasa Tampil Imut, Nayeon Twice Seksi Pamer Belahan Dada di Foto Ini

Nayeon tampil seksi dengan mengenakan busana merah dengan lipstik yang berwarna senada.

14 jam30 menit Wowkeren

WOWKEREN

Beda Jauh dari Baekhyun, Chanyeol dan Xiumin Pamer Kemampuan Main Basket

Lihat sendiri aksi keren Chanyeol dan Xiumin saat main basket, kali ini bukan tipuan seperti Baekhyun.

14 jam30 menit Wowkeren

WOWKEREN

Fachri Albar Terima Vonis Rehabilitasi Tujuh Bulan, Renata Kusmanto Bersyukur

Renata Kusmanto juga menyebutkan bahwa Fachri Albar sudah kapok dan berjanji tidak akan memakai narkoba lagi.

14 jam30 menit Wowkeren

Viva.co

Medsos Riuh Pesan Perpecahan, Agamawan Nilai Ada Pendegradasian Harkat

Keriuhan yang tidak bermanfaat hanya akan menjadi bibit kehancuran.

14 jam30 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko.