TRIBUNNEWS

Pria Ini Tembak Laki-laki yang Diduga Selingkuhan Istrinya, Begini Kronologinya

Tersangka dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman lima tahun penjara

7 jam28 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

5 Zodiak Ini Pintar Membuat Mantan Pasangannya Susah Move On, Apakah Zodiakmu Termasuk?

Saat menjadi kekasih, Sagitarius hobi memberikan kejutan. Sagitarius juga tipe yang senang memanjakan seseorang yang dicintainya.

7 jam28 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Inilah 6 Zodiak Paling Mudah Emosi, Cek Adakah Milik Pasanganmu

Inilah 6 zodiak yang paling mudah emosi dan marah, cek apakah pasanganmu termasuk dalam zodiak ini!

7 jam28 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Retno Marsudi harap duta muda cerminkan SDM unggul Indonesia di ASEAN

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, berharap agar duta muda dapat menjadi wajah dan suara bagi Indonesia di ASEAN yang mencerminkan sumber daya manusia Tanah Air yang unggul, terutama mewakili generasi muda. “Duta ...

7 jam28 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Duta muda ingin dekatkan ASEAN ke masyarakat melaui pendidikan

Pemenang pertama perhelatan kompetisi Duta Muda ASEAN Indonesia, M Iqbal Darmawan, berencana mendekatkan konsep ASEAN ke masyarakat melalui bidang pendidikan yang selama ini telah dia tekuni. “Saya ini khan guru, jadi ...

7 jam28 menit Antaranews

GOinggris - Bahasa Inggris Online

ANTARA NEWS

Ronaldo cetak gol ke-700 tapi Portugal kalah lawan Ukraina

Cristiano Ronaldo berhasil mencetak gol ke-700 tapi tak mampu menghindarkan tim nasional Portugal dari kekalahan 1-2 melawan Ukraina dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup B di Stadion Olimpiade, Kiev, Ukraina, ...

7 jam28 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Geledah rumah terduga teroris LT, Polisi temukan cairan kimia

Tim Densus 88 Anti Teror pada Senin (14/10) malam kembali menangkap terduga teroris di Desa Panembahan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dari hasil penggeledahan rumah yang bersangkutan ditemukan cairan kimia dan beberapa barang ...

7 jam28 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ditahan imbang Turki 1-1, Prancis gagal amankan tiket Piala Eropa

Prancis gagal mengamankan tiket putaran final Piala Eropa 2020 setelah mereka ditahan imbang 1-1 oleh tamunya Turki, dalam pertandingan kualifikasi Grup H yang dimainkan di Stade de France, Selasa (15/10) dini hari WIB. Les ...

7 jam29 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Inggris bungkam Bulgaria dan suporternya yang rasis 6-0

Tim nasional Inggris membungkam Bulgaria 6-0 dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup A yang sempat diganggu ulah oknum suporter tuan rumah yang rasis di Stadion Nasional Vasil Levski, Sofia, Senin setempat (Selasa ...

7 jam29 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Hasil Grup H: Turki dan Prancis kokoh di puncak

Tim nasional Turki dan Prancis kokoh di puncak klasemen Grup H kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan koleksi 19 poin, sementara itu peringkat ketiga masih tetap dihuni Islandia. Turki dan Prancis sama-sama memenangi pertandingan ...

7 jam29 menit Antaranews

GOinggris - Bahasa Inggris Online

KONTAN

Sri Mulyani blokir 325 importir nakal, lima di antaranya dicabut izinnya

Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah memblokir 325 importir nakal lantaran berbagai alasan.

7 jam30 menit Kontan

JPNN.

7 Cara Mudah Hilangkan Rasa Cemas

JPNN.com - Merasa gugup atau cemas sesekali itu normal. Namun jika kecemasan tersebut mulai berlebihan hingga sulit konsentrasi, adakah cara cepat dan mudah untuk menghilangkannya?

7 jam31 menit Jpnn

JPNN.

Asam Urat pada Lansia, Ketahui Ciri-cirinya

JPNN.com - Memasuki usia lansia, ada saja penyakit yang mengintai Anda. Salah satunya adalah asam urat. Asam urat atau yang disebut dengan istilah gout dapat menyebabkan jempol kaki terasa sakit, kaku, dan bengkak. Kondisi ini dapat berlangsung selama beberapa hari bahkan berminggu-minggu.

7 jam31 menit Jpnn

JPNN.

Komunitas Abhinaya Aryaguna Bersama Anak Kolong NKRI Ajak Anak-Anak Minum Susu

JPNN.com, JAKARTA - Sebagai aksi nyata dan wujud keprihatinan atas permasalahan gizi dan kesehatan yang banyak dialami anak-anak Indonesia, putra putri purnawirawan TNI dan Polri inisiatif membentuk Komunitas Abhinaya Aryaguna, yang berarti semangat mulia.

7 jam31 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko.