GKST desak TNI-Polri tuntaskan operasi pemulihan keamanan di Poso

Majelis Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) meminta aparat Polri dan TNI menuntaskan Operasi Pemulihan Keamanan (Operasi Tinombala) di Poso guna memberi rasa aman kepada masyarakat yang terus menjadi korban kebiadaban ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Kuznetsova jadi petenis terkini yang mundur dari US Open

Mantan juara US Open Svetlana Kuznetsova mengumumkan ia mengundurkan diri dari turnamen tahun ini, karena mencemaskan pandemi COVID-19. Petenis Rusia 35 tahun itu, yang memenangi satu dari dua gelar Grand Slamnya di Flushing ...

4 jam19 menit Antaranews

KONTAN

WHO: Virus corona brutal dalam kekejamannya, tapi tidak punya otak

Kepala Program Darurat WHO Dr Mike Ryan menyebut virus corona baru sederhana tapi brutal dan kejam.

4 jam20 menit Kontan

KONTAN

China terus unjuk gigi, kembali gelar latihan militer tembak langsung maritim

China kembali menggelar latihan militer tembak langsung maritim. 

4 jam20 menit Kontan

KONTAN

Besok ajukan pendaftaran, vaksin corona buatan Rusia yang pertama terdaftar di dunia

Gamaleya National Research Center, Rusia, bakal mendaftarkan vaksin virus corona mereka pada Rabu besok, 12 Agustus.

4 jam20 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Melanjutkan penurunan, harga emas semakin menjauh dari rekor tertinggi

Harga emas turun tipis pada Senin, semakin menjauh dari rekor tertinggi. 

4 jam21 menit Kontan

JPNN.

Di Tengah Pandemi, Thailand Buka Pintu Lebar-Lebar untuk Pedagang Tiongkok

JPNN.com, BANGKOK - Pusat Administrasi Situasi COVID-19 (CCSA) Thailand pada Senin (10/8) mengumumkan bahwa panelnya telah memutuskan untuk mengizinkan para penggemar menyaksikan langsung pertandingan olahraga, serta memperbolehkan pedagang Tiongkok memasuki Thailand untuk mengekspor buah-buahan.

4 jam22 menit Jpnn

JPNN.

Memprihatinkan, 20 Persen Dokter Australia Terpaksa Bikin APD Sendiri

JPNN.com, CANBERRA - Sebuah survei di Australia menemukan bahwa 20 persen dokter di rumah sakit umum terpaksa menyediakan alat pelindung diri (APD) mereka sendiri, mendorong seruan transparansi yang lebih besar soal persediaan APD pemerintah.

4 jam22 menit Jpnn

JPNN.

Bakamla RI Komitmen Ikut Salurkan Bansos Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

JPNN.com, JAKARTA - Pada masa pandemi Covid-19 ini merupakan masa-masa perjuangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah melalui Kementerian Sosial dan kementerian/lembaga (K/L) terkait lainnya, berupaya untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) secara merata kepada masyarakat yang membutuhkan.

4 jam23 menit Jpnn

WOWKEREN

Usai Izinkan Anak Diadopsi, Nikita Mirzani Berikan Sebagian Hartanya ke Sang Sahabat

Nikita Mirzani mempercayakan sang sahabat yang bernama Fitri Salhuteru untuk merawat anak-anaknya. Rupanya Nikita memiliki alasan mengharukan di balik hal tersebut.

4 jam24 menit Wowkeren

Viva.co

Eks Sekjen Cantik PSSI Ratu Tisha Banting Setir ke Bisnis Elektronik

Tisha ambil karier yang jauh dari sepakbola.

4 jam24 menit Viva

Viva.co

Wow, Gisel Blak-Blakan Soal Urusan Ranjang

"Siapa yang suka kelar duluan?" tanya Nikita memancing.

4 jam25 menit Viva

Viva.co

Ketika Buah Naga Jadi Primadona Dunia, Ekspornya Meroket 234 Persen

Ekspor buah naga bisa mengalahkan negara tetangga Vietnam.

4 jam25 menit Viva

Viva.co

Ledakan Gas Hancurkan 3 Rumah di Baltimore AS, 1 Warga Tewas

Korban lainnya masih dicari petugas setempat.

4 jam26 menit Viva

Viva.co

Rumah Warga Rusak Akibat Pabrik Bioethanol Terbakar hingga Meledak

Satu orang warga tewas.

4 jam26 menit Viva

Viva.co

Pesawat Tempur TNI AU Tergelincir, 2 Pilot Selamat

Investigasi penyebab kecelakaan itu sedang dilakukan.

4 jam26 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Fahri Hamzah dan Fadli Zon Dapat Bintang Jasa, Said Didu: Selamat Bung

Said Didu juga pengkritik Jokowi.

4 jam26 menit Viva

Detik

Sancho Tetap di Dortmund, Tidak Jadi ke Man United

Borussia Dortmund memastikan Jadon Sancho bertahan musim depan. Ini sekaligus mengakhiri rumor Sancho bakal ke Manchester United.

4 jam46 menit Detik

Detik

Hari Kemerdekaan, Y.A.I Campus Akan Beri Beasiswa Diploma & Sarjana

Setiap memasuki bulan Agustus, masyarakat Indonesia bersiap untuk menyambut hari yang sangat istimewa yaitu Hari Kemerdekaan yang diperingati setiap 17 Agustus.

4 jam46 menit Detik

Detik

Kerusuhan Terjadi di Chicago AS, Toko-toko Dijarah

Bentrok antara perusuh dan polisi terjadi di Chicago, Amerika Serikat (AS). Para perusuh merusak hingga menjarah toko-toko di pusat kota.

4 jam47 menit Detik

Detik

PM Lebanon Mengundurkan Diri Usai Ledakan di Beirut

"Inilah mengapa hari ini saya mengumumkan pengunduran diri pemerintah," kata Diab.

4 jam47 menit Detik

Detik

Silaturahmi dengan KPU, Kapolda NTB Jamin Keamanan Pilkada Serentak

Pengamanan Pilkada Serentak 2020 di NTB akan dilakukan dalam setiap tahapan, khususnya di Kabupaten/Kota yang menjadi pelaksana Pilkada Serentak.

4 jam47 menit Detik

Detik

Minta Maaf Usai Bikin Gaduh soal 'Obat Corona', Anji Terima Banyak Masukan

Anji menepis adanya anggapan 'pesanan'. Anji mengaku video klarifikasinya itu dibuat karena mendapat banyak masukan dan untuk menebus kesalahan.

4 jam47 menit Detik

Detik

Penyedia Konten ABG di Medsos Punya 600 Member, Omset Jutaan Per Bulan

Akun yang dikelola para tersangka ini memiliki member ratusan orang dengan omset jutaan per bulan.

4 jam47 menit Detik

Detik

Video Klarifikasi Disebut Upaya 'Buang Badan', Begini Respons Anji

Belakangan, video klarifikasi tersebut dinilai sebagai upaya Anji untuk 'buang badan' dari jeratan hukum. Apa kata Anji?

4 jam48 menit Detik

TRIBUNNEWS

Terpengaruh Narkoba, Pria Ini Berupaya Rudapaksa Ibu Kandung dan Todongkan Senpi Rakitan

Merasa terkejut dengan tindakan nekat pelaku, korban ketakutan dan berhasil kabur untuk menyelamatkan diri

5 jam33 menit Tribunnews