Rektor UIN Bandung berduka meninggalnya Reni Marlinawati

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung Mahmud berduka cita dengan meninggalnya Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Reni Marlinawati. Almarhumah, yang juga menjabat sebagai Ketua ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Ketersediaan angkutan umum jadi perhatian khusus saat ganjil genap

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan ketersediaan angkutan umum menjadi perhatian khusus saat penerapan ganjil genap, khususnya terkait dengan penerapan sanksi mulai 10 Agustus 2020. "Tentu jadi perhatian kami saat ...

1 jam28 menit Antaranews

KONTAN

Tidak ingin asam urat naik? Hindari makanan dan minuman berikut ini

Anda tidak ingin asam urat naik? Anda sebaiknya menghindari makanan dan minuman ini. 

1 jam29 menit Kontan

KONTAN

Hartadinata (HRTA) meluncurkan produk emas 0,1 gram, harganya cuma sekitar Rp 100.000

Hartadinata Abadi (HRTA) meluncurkan produk Logam Mulia Hartadinata berkadar 999,9% di seluruh jaringan Hartadinata.

1 jam29 menit Kontan

KONTAN

Kekhawatiran resesi bikin rupiah melemah 0,17% dalam sepekan terakhir

Pada Jumat (7/7), kurs rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,27% ke level Rp 14.625 per dolar Amerika Serikat (AS).

1 jam29 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Hartadinata berharap kontribusi penjualan logam mulia lebih besar dari perhiasan

Hartadinata berharap kontribusi logam mulia akan lebih tinggi dibandingkan dengan perhiasan.

1 jam30 menit Kontan

KONTAN

Ada 158 fintech yang mengantongi izin dari OJK, simak daftarnya

OJK mencatat sampai 5 Agustus 2020 jumlah penyelenggara fintech P2P Lending yang terdaftar dan berizin 158 perusahaan.

1 jam30 menit Kontan

KONTAN

Berikut 11 kelompok pelatihan favorit yang dipilih peserta kartu prakerja

Para peserta pemegang kartu prakerja memilih 11 kategori pelatihan yang menjadi favorit mereka di masa pandemi.

1 jam30 menit Kontan

KONTAN

Bersiaplah, BLT karyawan akan langsung ditransfer ke rekening pribadi

Pemerintah memastikan setiap karyawan yang dapat BLT akan mendapat subsidi langsung ke rekening mereka.

1 jam30 menit Kontan

KONTAN

Perry Warjiyo: Ada tiga pelajaran yang bisa dipetik dari Covid-19

Pelajaran penting dari Covid-19 versi Perry Warjiyo mendekatkan kita kepada Tuhan dan memasuki peradaban baru.

1 jam30 menit Kontan

KONTAN

Realisasi penyaluran PEN untuk perlindungan sosial capai 41,93%

Realisasi penyaluran program PEN bidang perlindungan sosial mencapai 41,93% dari total pagu Rp 203,9 triliun.

1 jam30 menit Kontan

JPNN.

Diego Michels Diminta Sudah Harus di Samarinda 17 Agustus, Wajib!

JPNN.com, JAKARTA - Borneo FC akan segera menggelar latihan perdana pada 24 Agustus mendatang.

1 jam31 menit Jpnn

JPNN.

Catat, Ini Jadwal Kick Off Liga 2 2020

JPNN.com, JAKARTA - PT Liga Indonesia Baru (LIB) akhirnya mengumumkan jadwal kick off Liga 2 2020.

1 jam31 menit Jpnn

JPNN.

Timnas Indonesia Senior Gelar Latihan Bersama, Lima Pemain Absen, Termasuk Spaso

JPNN.com, JAKARTA - Timnas Indonesia senior sudah memulai latihan bersama perdana di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (7/8).

1 jam31 menit Jpnn

JPNN.

Stadion GBT Disebut Bau Sampah, Menpora Bilang Tidak Lagi, FIFA Akan Mengecek September Nanti

JPNN.com, JAKARTA - Stadion gelora Bung Tomo (GBT) yang menjadi salah satu calon venue Piala Dunia U-20 2021 sempat disebut bau sampah karena dekat dengan tempat pembuangan akhir (TPA) Benowo, Surabaya.

1 jam32 menit Jpnn

JPNN.

Elkan Baggott sudah Tak Sabar Jalani TC Perdana Bersama Timnas Indonesia U-19

JPNN.com, JAKARTA - Pemain keturunan yang kini jadi debutan di TC Timnas Indonesia U-19, Elkan Baggott, mengaku tak sabar berlatih bersama rekannya.

1 jam32 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Oalah, Jadi Karena Ini Gareth Bale Ngambek? Wajar Sih...

JPNN.com, SPANYOL - Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane membenarkan Gareth Bale tidak akan dibawa serta ke Manchester, saat Madrid menghadapi Manchester City pada laga lanjutan pertandingan 16 besar Liga Champions.

1 jam32 menit Jpnn

JPNN.

Tetap Ampuh di Masa Pandemi, Pertanian Harus Makin Diprioritaskan

JPNN.com, JAKARTA - Legislator Partai Gerindra di DPR RI Heri Gunawan mendorong pemerintah memberikan perhatian lebih pada sektor pertanian sebagai penggerak ekonomi nasional.

1 jam32 menit Jpnn

JPNN.

Sandiaga Uno Menunggu Jurus Jitu Pemerintah Hindari Resesi

JPNN.com, JAKARTA - Pengusaha nasional Sandiaga Salahuddin Uno menilai, penurunan kondisi ekonomi masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19, dapat saja terjadi dalam waktu panjang.

1 jam32 menit Jpnn

JPNN.

Bea Cukai Soekarno Hatta Fasilitasi Hibah Ventilator dari Pemerintah Amerika Serikat  

JPNN.com, TANGERANG - Pemerintah Amerika Serikat menjanjikan hibah 1.000 unit ventilator kepada pemerintah Indonesia untuk memerangi pandemi Covid-19.

1 jam33 menit Jpnn

JPNN.

Bamsoet Apresiasi Pengungkapan Ratusan Kilogram Sabu-sabu di Kalimantan Selatan

JPNN.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi kinerja kepolisian yang berhasil mengamankan 10 karung berisi 200 Kg sabu-sabu di Kalimantan Selatan, pada Kamis (6/8/20). Langkah tersebut sebagai bagian dari jaringan 208 Kg Sabu-sabu yang telah berhasil diungkap pada Maret 2020.

1 jam33 menit Jpnn

JPNN.

Upaya Jiwasraya Sesuaikan Portofolio Saham Dipertanyakan

JPNN.com, JAKARTA - Penasihat hukum terdakwa Syahmirwan, Dion Ponkor menanyakan langkah direksi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang mengarahkan penyesuaian portofolio saham dalam reksa dana yang dikelola manajer investasi pada 2018. Apalagi langkah itu diambil saat pergantian Direktur Utama PT Jiwasraya oleh Hexana Tri Sasongko pada November 2018.

1 jam33 menit Jpnn

JPNN.

Taruni Merasa Digagalkan Karena Covid-19, Wakil Gubernur Akpol Bilang Begini

JPNN.com, JAKARTA - Para pengguna media sosial, khususnya Twitter dihebohkan dengan pengakuan seorang calon taruni Akademi Kepolisian (Akpol) yang merasa digagalkan seleksi dengan alasan positif COVID-19.

1 jam33 menit Jpnn

JPNN.

Selly: Bansos Sangat Vital untuk Bounce Back Ekonomi

JPNN.com, JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR Selly Andriany Gantina mengatakan kebijakan bantuan sosial atau bansos saat pandemi Covid-19 sangat vital untuk bounce back ekonomi yang mengalami kontraksi atau -5,32 persen di Kuartal II 2020. Menurut Selly, bansos merupakan kebijakan unggulan yang akan menjadi penentu pertumbuhan ekonomi.

1 jam33 menit Jpnn

WOWKEREN

Raditya Dika Curhat Sang Putri Sudah Jadi ABG, Tunjukkan Gejala-gejala Kocak

Raditya Dika membagikan video kocak sang putri, Alea, saat sedang berhadapan dengan cermin. Raditya pun menyebut bahwa sang putri sedang mengalami gejala-gejala sebagai anak baru gede.

1 jam33 menit Wowkeren

WOWKEREN

Salip Jatim, DKI Jakarta Kembali Jadi 'Ranking 1' Kasus Corona Tertinggi di Indonesia

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang dibagikan oleh BNPB Indonesia, DKI Jakarta mencatatkan total 24.601 kasus COVID-19 per Jumat (7/8) hari ini.

1 jam34 menit Wowkeren