Rekomendasi makanan terbaik untuk usia 40 tahun-an

Setelah mencapai usia 40 tahun Anda perlu sering memantau metabolisme, massa otot, keseimbangan hormon, suasana hati, dan berat badan karena mungkin rentan terhadap masalah kesehatan yang mungkin belum Anda atasi ketika masih ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

4,8 juta UMKM ditargetkan dapat dana PEN

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menargetkan sebanyak 4,8 juta UMKM bisa mendapatkan dana stimulus Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dialokasikan Rp1 triliun. "Dana ...

6 jam57 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Gubernur: Level kewaspadaan delapan daerah Jabar turun ke zona kuning

Gubernur yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil menyatakan ada delapan daerah di provinsi itu yang turun level, dari zona biru ke zona kuning. Kedelapan daerah tersebut, ...

6 jam57 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Saham Hong Kong berakhir melambung, Indeks Hang Seng naik 248,93 poin

Saham-saham Hong Kong berakhir menguat pada perdagangan Jumat, melanjutkan kenaikan hari sebelumnya dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) meningkat 0,99 persen atau 248,93 poin, menjadi menetap di 25.373,12 ...

6 jam57 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Dokter Reisa ingatkan risiko pasien COVID-19 terjangkit DBD

Dokter Reisa Broto Asmoro meminta agar masyarakat tetap mewaspadai demam berdarah dengue (DBD) karena pasien COVID-19 juga memiliki risiko terinfeksi penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti itu. "Puncak ...

6 jam57 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

3 cara mudah obati gejala tipes pada orang dewasa

Obat gejala tipes pada orang dewasa bisa ditemukan di dalam rumah

6 jam58 menit Kontan

KONTAN

Kunyit ampuh mengobati asam lambung, begini cara konsumsinya

Wow! Kunyit ampuh mengobati penyakit asam lambung, begini cara konsumsinya.  

6 jam58 menit Kontan

KONTAN

Hendak beli sepeda lipat? Simak dulu tips memilih sepeda lipat dari bos Element bike

Anda hendak membeli sepeda lipat? Berikut tips memilih sepeda lipat dari bos Element bike. 

6 jam59 menit Kontan

KONTAN

Sukses besar! Ini film Sammo Hung yang tidak boleh Anda lewatkan

Berikut film Sammo Hung yang sayang untuk Anda lewatkan. 

6 jam59 menit Kontan

KONTAN

Pecahkan Rekor, Tiga Hari Berturut-turut Kasus Harian COVID-19 AS Tembus 50 Ribu

Angka ini melonjak dua kali lipat, di mana pada awal Juni rata-rata kasus baru harian Covid-19 di AS capai 22 ribu per hari.

6 jam59 menit Kontan

KONTAN

Rugi bersih SMR Utama (SMRU) naik menjadi Rp 92,60 miliar di kuartal I-2020

span class= nanospell-typo-disabled >SMR Utama (SMRU) /span> membukukan pendapatan senilai Rp 113,03 miliar, turun 34,17% secara tahunan.

6 jam59 menit Kontan

KONTAN

Sektor otomotif dinilai mulai mengalami perbaikan, ini rekomendasi Sucor Sekuritas

Dealer otomotif di Jakarta kembali memulai operasinya sejak pemerintah merelaksasi kebijakan PSBB

6 jam59 menit Kontan

KONTAN

IHSG menguat, 10 saham ini paling banyak dikoleksi asing, Jumat (3/7)

IHSG ditutup menguat 7.014 poin atau 0,14% ke level 4.973.794 pada penutupan perdagangan Jumat (3/7).

6 jam59 menit Kontan

KONTAN

10 saham ini dilego asing saat IHSG menguat tipis pada perdagangan Jumat (3/7)

IHSG ditutup menguat 7.014 poin atau 0,14% ke level 4.973.794 pada penutupan perdagangan Jumat (3/7).

6 jam59 menit Kontan

KONTAN

Jika investor reksadana belum redemption, itu baru sebatas potensi rugi

Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret lalu membuat banyak investor reksadana mengalami potensi kerugian investasi

7 jam0 menit Kontan

KONTAN

Dato sri Tahir tambah lagi modal Bank Mayapada sebesar Rp 750 miliar

Tahir tambah lagi modal Bank Mayapada sebesar Rp 750 miliar.

7 jam0 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Survei Konsumen DRI: Konsumen semakin pesimistis pada Juni 2020

Survei Konsumen DRI mencatat bahwa konsumen semakin pesimistis pada Juni 2020  

7 jam0 menit Kontan

KONTAN

Dana insentif tenaga medis baru tersalurkan 1,6% dari pagu anggaran

Dana insentif bagi tenaga medis baru tersalurkan sebanyak 1,6% dari pagu anggaran.

7 jam0 menit Kontan

KONTAN

Rupiah terus melemah, BI ungkap faktor penyebabnya

Dari isu second wave Covid-19 hingga burden sharing, ini faktor yang memengaruhi pelemahan rupiah versi BI

7 jam0 menit Kontan

KONTAN

Jokowi diisukan kembalikan fungsi pengawasan bank ke BI, ini kata ekonom

Ekonom Indef : OJK memang butuh evaluasi tapi tidak dengan cara pembubaran di masa Pandemi br />  

7 jam1 menit Kontan

JPNN.

Empat Tanker Iran Jadi Buronan Amerika Serikat, Muatannya Terancam Dirampas

JPNN.com, WASHINGTON - Kejaksaan di Amerika Serikat pada Rabu (1/7) mengajukan permintaan ke majelis hakim untuk menyita minyak yang dikirimkan dengan empat tanker Iran ke Venezuela.

7 jam1 menit Jpnn

JPNN.

Twitter Hapus Unggahan Foto Donald Trump

JPNN.com, JAKARTA - Twitter telah menghapus foto yang diunggah oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dari platformnya karena terbentur hak cipta.

7 jam2 menit Jpnn

JPNN.

Hindari Penyalahgunaan Rokok Elektrik, Regulasi Khusus Diperlukan

JPNN.com, JAKARTA - Generasi Anti Narkoba Indonesia (GANI) mengapresiasi upaya Kepolisian Polda Metro Jaya yang berhasil mengungkap sindikat produsen dan penjual, yang menyalahgunakan rokok elektrik dengan menambahkan narkoba pada liquid vape.

7 jam2 menit Jpnn

JPNN.

Kabar Buruk, Rupiah terhadap Dolar AS Terjun Bebas

JPNN.com, JAKARTA - Menjelang akhir pekan, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta terjun bebas menyusul naiknya jumlah kasus positif Virus Corona baru (COVID-19) di tanah air.

7 jam2 menit Jpnn

JPNN.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kalangan Pemulung, Bamsoet Salurkan Sembako dan Sepeda

JPNN.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS) dan Relawan 4 Pilar MPR RI melakukan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI sekaligus menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 250 pemulung.

7 jam3 menit Jpnn

JPNN.

Sempat Dirawat Karena Reaktif Corona, Terdakwa Jiwasraya Kembali Diperiksa

JPNN.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan kembali persidangan terhadap terdakwa perkara kasus dugaan rasuah PT Jiwasraya Hendrisman Rahim. Keputusan ini diambil setelah hasil Polymerse Chain Reaction (PCR) terhadap Hendrisman keluar dan dinyatakan negatif Covid-19.

7 jam3 menit Jpnn