Biaya penanganan COVID-19 capai Rp677,2 triliun, kata Menkeu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan total biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk mengatasi pandemi COVID-19 di Indonesia mencapai Rp677,2 triliun. "Biaya penanganan COVID-19 yang akan tertuang dalam revisi ...
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Hari Sepeda Dunia, tetaplah bersepeda dengan sehat di tengah Covid-19

Bersepeda menjadi salah satu olahrga yang dipilih banyak orang untuk gaya hidup sehat.

20 jam55 menit Kontan

KONTAN

Film Mission Impossible 7 siap lanjutkan produksi mulai September

Film Mission Impossible 7 akan melanjutkan produksi yang tertunda pada bulan September 2020. 

20 jam55 menit Kontan

KONTAN

Vaksin corona Pfizer siap akhir Oktober, AstraZeneca meluncur Desember

Pfizer mengatakan, vaksin virus corona baru buatan mereka bisa siap akhir Oktober tahun ini. 

20 jam55 menit Kontan

KONTAN

Keyence, perusahaan dengan valuasi terbesar kedua di Jepang yang menyisihkan Softbank

Valuasi Keyence mencapai US$ 100 miliar

20 jam55 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Rugi kurs mengecil, Saraswati Griya Lestari pangkas rugi 27,26% pada tahun 2019

PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL) berhasil memangkas rugi 27,26% menjadi Rp 8,11 miliar dari sebelumnya Rp 11,15 miliar.

20 jam55 menit Kontan

KONTAN

SIDANG KASUS JIWASRAYA: Enam terdakwa dihadirkan di muka sidang

Berkas tuntutan salah satu terdakwa Heru setebal 202 halaman.

20 jam56 menit Kontan

KONTAN

Kartu prakerja dapat mendorong lahirnya wirausaha mandiri

Kartu prakerja dapat mendorong lahirnya wirausaha mandiri hal itu terlihat dengan membeludaknya peminat kartu prakerja.

20 jam56 menit Kontan

KONTAN

Hadapi sidang perdana kasus Jiwasraya, ini persiapan Benny Tjokro

Sidang perdana kasus Jiwasraya segera digelar pada Rabu (3/6) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. 

20 jam56 menit Kontan

KONTAN

SIDANG KASUS JIWASRAYA: Jiwasraya investasi Rp 91 triliun sejak 2008-2018

Majelis Hakim kasus dugaan korupsi Jiwasraya membacakan dakwaan Heru Hidayat.

20 jam56 menit Kontan

KONTAN

Mendikbud Nadiem terbitkan maklumat: Tidak boleh ada kenaikan uang kuliah!

Selama pandemi sudah disepakati tidak ada kenaikan UKT di PTN.

20 jam56 menit Kontan

KONTAN

Defisit APBN 2020 melebar hingga 6,34% dari PDB, pemerintah revisi Perpres 54/2020

Pemerintah memastikan defisit APBN tahun 2020 melebar hingga 6,34% dari PDB.

20 jam56 menit Kontan

KONTAN

Sri Mulyani sebut anggaran penanganan Covid-19 naik menjadi Rp 677,2 triliun

Menkeu Sri Mulyani sebut anggaran penanganan Covid-19 naik menjadi Rp 677,2 triliun dari sebelumnya Rp 405,1 triliun.

20 jam56 menit Kontan

BISNIS

7 Tips Menata Ruang Kerja Di Rumah

Menciptakan rasa nyaman selama masa bekerja dari rumah akan meningkatkan produktivitas selama bekerja.

20 jam56 menit Bisnis

BISNIS

Bos BI dan Menkeu Racik Kesepakatan 'Burden Sharing' Pendanaan APBN

Kesepakatan burden sharing ini dalam rangka memperkuat kebutuhan pendanaan APBN ke depannya.

20 jam56 menit Bisnis

BISNIS

IHSG Selip dari Level 4.900, Saham BBRI dan MAYA Penekan Utama

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memangkas sebagian penguatannya dan kembali ke kisaran level 4.800 pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (3/6/2020).

20 jam56 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Dituding Tak Tahu soal Penangkapan Nurhadi, Begini Penjelasan Ketua KPK Firli Bahuri

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri akhirnya angkat bicara soal kabar bahwa dirinya tidak mengetahui penangkapan terhadap mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiono.

20 jam56 menit Bisnis

BISNIS

Untuk Pertama Kali, Tak Ada Kunjungan Wisman ke Sumsel

Kunjungan wisman ke Sumsel terus merosot sejak Februari 2020 dan mencapai titik terendah pada April 2020 akibat penutupan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

20 jam56 menit Bisnis

BISNIS

New Normal Kota Bekasi: 308 Kasus Covid-19, 33 Orang Meninggal

Menjelang pemberlakuan new normal di Kota Bekasi, ada 308 kasus Covid-19 secara kumulatif, dan dari jumlah itu 33 orang meninggal.

20 jam56 menit Bisnis

BISNIS

Likuiditas Perekonomian Tumbuh Melambat pada April 2020, Ini Faktornya

Uang beredar dalam arti luas pada April 2020 melambat dari 12,1 persen menjadi 8,6 persen secara tahunan.

20 jam56 menit Bisnis

BISNIS

Siapkah Kita Menghadapi Gelombang Kedua Covid-19?

Relaksasi pembatasan sosial di sejumlah negara telah memicu kenaikan kasus Covid-19 di negara-negara tersebut. Apakah akan ada pandemi gelombang kedua?

20 jam56 menit Bisnis

BISNIS

Charoen Pokphand (CPIN) Diprediksi Cetak Pertumbuhan Laba Dobel, Bagaimana Rekomendasi Sahamnya?

Reliance Sekuritas memproyeksi pertumbuhan laba bersih CPIN menjadi 19 persen pada 2020. Estimasi itu didukung perbaikan rerata harga jual, pemulihan permintaan, serta upaya perseroan untuk menahan kenaikan beban.

20 jam57 menit Bisnis

BISNIS

Ahli Peringatkan Pandemi Corona Tidak Melambat, Ancaman Gelombang Kedua Menghantui

Pawel Grzesiowski dari Foundation of the Institute of Infection Prevention mengatakan pandemi global ini bahkan tidak melemah. Tingkat keparahannya di berbagai negara masih bervariasi tergantung kondisi setempat.

20 jam57 menit Bisnis

BISNIS

Anak Lutung Lahir di Kebun Binatang Bandung di Masa Pandemi

‎Di tengah masa Pandemi Covid-19, seekor anak lutung yang bernama latin javan silvered leaf monkey lahir dan diberi nama Remon, lahir pada 3 Mei 2020.

20 jam57 menit Bisnis

BISNIS

KPK Panggil Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor Terkait Kasus Korupsi Rachmat Yasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor Dedi A. Bachtiar terkait dengan kasus tindak pidana korupsi pemotongan uang dan gratifikasi oleh mantan Bupati Bogor 2008-2014 Rachmat Yasin.

20 jam57 menit Bisnis

BISNIS

Defisit Bengkak, Pemerintah Bakal Ubah Perpres 54/2020

Perubahan Perpres ini diperlukan karena adanya sejumlah pergerseran dari tiga komponen utama APBN mulai dari penerimaan, belanja, dan pembiyaan.

20 jam57 menit Bisnis