Pengendara motor dilarang berboncengan selama PSBB di Jakarta

Polda Metro Jaya mengumumkan larangan berboncengan pagi pengguna sepeda motor selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta dalam rangka menghentikan penyebaran virus corona atau ...
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Uji Coba Angkutan Batubara Oleh BUMD Sumatra Selatan dan Mega Rizky Indonesia

Gubernur Sumsel Herman Deru meninjau kesiapan uji coba angkutan batubara antara PT SMS dan PT MRI

14 jam12 menit Kontan

KONTAN

BUMN Datangkan Alat Tes Covid-19 PCR Produksi Roche Swiss

Kementerian BUMN mendatangkan alat tes virus corona (Covid-19) polymerase chain reaction (PCR) produksi Roche

14 jam12 menit Kontan

KONTAN

Seberapa efektif masker kain menangkal penyebaran virus corona? Ini kata peneliti

Masker kain banyak digunakan di tengah wabah corona.  

14 jam12 menit Kontan

KONTAN

Ngeri, kasus virus corona tanpa gejala di China melonjak empat kali lipat

Kasus baru virus corona tanpa gejala di China melonjak lebih dari empat kali lipat

14 jam12 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Hong Kong beri stimulus untuk membantu pebisnis bayar gaji karyawan

Hong Kong akan mengeluarkan paket stimulus senilai HK$ 130 miliar

14 jam12 menit Kontan

KONTAN

IHSG turun 3,18%, ini 10 saham net sell terbesar asing pada Rabu (8/4)

IHSG turun 3,18% ke level 4.626,69 berikut ini 10 saham net sell terbesar investor asing pada penutupan perdagangan, Rabu (8/4)

14 jam12 menit Kontan

KONTAN

IHSG susut 3,18%, saham BBRI kembali dibuang investor asing

IHSG turun 151,94 poin atau 3,18% ke 4.626,69 pada penutupan perdagangan Rabu (8/4).

14 jam13 menit Kontan

KONTAN

Ini 10 saham net buy terbesar asing pada perdagangan Rabu (8/4)

Ini 10 saham net buy terbesar asing pada perdagangan Rabu (8/4) yakni Media Nusantara Citra dan Astra International

14 jam13 menit Kontan

KONTAN

Ada kebijakan WFH, bank lebih untung atau malah buntung?

Mayoritas perusahaan termasuk perbankan telah menetapkan kebijakan kerja dari rumah (Work From Home/WFH).  

14 jam13 menit Kontan

KONTAN

Beban restrukturisasi kredit bisa menekan likuiditas perbankan

Perbankan sudah mulai melakukan restrukturisasi kredit nasabah yang terkena dampak pandemi virus corona.  

14 jam13 menit Kontan

KONTAN

BI catat total penjualan marketplace masih meningkat di bulan Februari 2020

BI catat total penjualan marketplace masih meningkat di bulan Februari 2020 tapi lebih rendah dari rata-rata bulan sebelumnya.

14 jam13 menit Kontan

KONTAN

Pemerintah minta warga DKI Jakarta petuhi aturan pembatasan berskala besar

Pemerintah minta warga DKI Jakarta petuhi aturan pembatasan berskala besar (PSBB) yang berlaku Jumat.

14 jam13 menit Kontan

KONTAN

Warga binaan rutan dan lapas dikerahkan untuk produksi APD

Warga binaan rutan dan lapas dikerahkan untuk produksi APD

14 jam13 menit Kontan

KONTAN

Total yang positif terinfeksi corona 2.956 kasus, DKI terbanyak 1.470 kasus

Pemerintah mengumumkan kasus positif virus corona (Covid-19) bertambah 218 kasus.

14 jam13 menit Kontan

KONTAN

Kemenhub finalisasi aturan pengendalian mudik 2020

Kemenhub tengah menyiapkan pedoman dan petunjuk teknis pengendalian mudik di tahun 2020.

14 jam13 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Kebijakan mudik, pengendara motor tak boleh bawa penumpang

Kementerian Perhubungan sedang memfinalisasi buku panduan untuk mudik 2020 di tengah wabah corona

14 jam13 menit Kontan

KONTAN

Rencana relaksasi iuran BPJAMSOSTEK masih tunggu perubahan PP

Pemerintah menyebutkan rencana relaksasi iuran BPJAMSOSTEK masih tunggu perubahan PP.

14 jam13 menit Kontan

KONTAN

Tiga daerah Papua dan kota satelit Jakarta ajukan PSBB

Sejumlah daerah mengajukan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk atasi wabah virus corona.

14 jam13 menit Kontan

BISNIS

Darurat Pandemi Corona, KPK Izinkan Pengadaan Barang dan Jasa Lewat Swakelola

Pengadaan barang dan jasa boleh dengan cara swakelola, selama terdapat kemampuan pelaksana swakelola. Firli mengatakan hal tersebut untuk memberikaan arahan kepada seluruh Sekretaris Daerah dan Bupati/Wali Kota di Indonesia.

14 jam13 menit Bisnis

BISNIS

Presiden Iran: Amerika Serikat Melakukan Terorisme Medis

Tudingan tersebut disebabkan pinjaman Iran kepada IMF tak kunjung turun. AS membantah bahwa sanksinya tak termasuk bantuan kesehatan. Iran mengajukan pinjaman US$5 miliar.

14 jam13 menit Bisnis

BISNIS

DPR Kritik BPOM Belum Maksimal Sosialisasi Obat Tradisional untuk Covid-19

Andi Ruskati mengatakan pentingnya sosialisasi soal obat-obatan adalah karena sekitar dua pekan lagi umat Islam akan memasuki bulan suci Ramadan.

14 jam13 menit Bisnis

BISNIS

Selangkah Lagi, Permenhub Soal PSBB Bakal Dirilis

Beleid tersebut akan mengatur pengendalian transportasi dalam rangka pencegahan penyebaran corona (Covid-19).

14 jam13 menit Bisnis

BISNIS

BUMI Bayar Cicilan Kesembilan Tranche A senilai US7,51 juta

Direktur dan Corporate Secretary Bumi Resources Dileep Srivastava mengatakan bahwa dengan pembayaran cicilan kesembilan itu tersebut maka perseroan telah membayar keseluruhan pinjaman sebesar US$321,31 juta secara tunai.

14 jam13 menit Bisnis

BISNIS

Lebih 15.000 Pemeriksaan Covid-19 Telah Dilakukan

Kementerian Kesehatan telah melakukan lebih dari 15.000 pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction atau PCR hingga hari ini, Rabu (8/4/2020).

14 jam13 menit Bisnis

BISNIS

Nekat Mudik, Tjahjo Kumolo: ASN Akan Dikenai Sanksi

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menpan-RB Nomor 41 tahun 2020 yang berisi tentang larangan bepergian ke luar daerah dan mudik.

14 jam13 menit Bisnis