Singapura bantu 2 alat PCR untuk Kepri

Pemerintah Singapura memberi bantuan berupa dua alat Polymerase Chain Reaction (PCR)  dan 20.000 unit "test kit" COVID-19 untuk Provinsi Kepulauan Riau. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan ...
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Apakah kita perlu memakai masker N95 untuk mencegah virus corona?

Untuk mencegah terinfeksi virus corona, apakah kita perlu menggunakan masker N95?

18 jam8 menit Kontan

BISNIS

Angkasa Pura II Siagakan 19 Bandara untuk Evakuasi hingga Kargo

Selain penerbangan sipil, bandara harus siaga penuh mengantisipasi adanya medical evacuation dan penerbangan yang mengangkut sampel infection substance COVID-19.

18 jam8 menit Bisnis

BISNIS

Cegah Corona, Babinsa Dikerahkan untuk Mendata Pemudik di Desa

Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) akan diterjunkan ke desa-desa untuk mendata masyarakat yang baru kembali ke desanya. 

18 jam8 menit Bisnis

BISNIS

Dampak Corona, Warga New York Tak Bisa Menikah atau Bercerai

Setelah terisolasi selama beberapa minggu di rumah karena wabah virus corona (COVID-19), beberapa pasangan di New York mau tidak mau harus bersiap untuk mengambil risiko apakah akan menikah atau berpisah.

18 jam8 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Wakil Jaksa Agung Arminsyah Meninggal, Kecelakaan di Jagorawi

Kendaraan yang digunakan oleh Wakil Jaksa Agung tersebut tengah melaju di jalur 4 dan diduga kuat menabrak pembatas jalan, hingga kendaraan yang digunakan hangus terbakar.

18 jam8 menit Bisnis

BISNIS

Rute Klasik Infeksi Covid-19: Setop Sentuh Wajah, Hidung, Mulut, dan Mata

Masyarakat diminta menghentikan kebiasaan menyentuh wajah, hidung, mulut, dan mata. Empat organ tubuh itu diyakini sebagai rute klasik penyebaran Covid-19.

18 jam8 menit Bisnis

BISNIS

Pasien Sembuh dari Corona Bertambah Jadi 150 Orang

Jumlah pasien yang sembuh dari virus Corona atau COVID-19 di Indonesia terus bertambah. Hari ini dilaporkan ada 16 pasien terbebas dari penyakit yang menyerang saluran pernapasan itu.

18 jam8 menit Bisnis

BISNIS

Konser Musik Para Musisi Saat DiRumahAja di Tengah Pandemi Corona

Sejumlah musisi di Tanah Air bermain musik dari rumah memainkan lagu beriringan.

18 jam8 menit Bisnis

BISNIS

Kebun Kelapa Sawit Ditutup, Malaysia Bakal Alami Disrupsi Pasokan Minyak

Penutupan yang kebun kelapa sawit berkepanjangan di tengah pandemi virus corona berisiko bagi pasokan minyak nabati di dunia.

18 jam8 menit Bisnis

BISNIS

Pemerintah Distribusikan 7.000 APD dan 150.000 Masker bagi Tenaga Kesehatan

Hari ini pemerintah telah mengirimkan sejumlah logistik untuk penanganan penyebaran virus Corona di Indonesia. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Sabtu (4/4/2020) menyebutkan logistik dimaksud berupa masker dan APD.

18 jam8 menit Bisnis

BISNIS

Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus 1.071, Ini Sebaran Lokasinya

Hingga Sabtu (4/4/2020) tercatat ada 1.071 kasus positif virus Corona atay Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta.

18 jam8 menit Bisnis

BISNIS

Polri dan TNI Cegah Masyarakat untuk Mudik

TNI/Polri mengimbau masyarakat untuk tidak pulang kampung atau mudik saat mendekati Lebaran 2020.

18 jam8 menit Bisnis

BISNIS

Dampak Corona, Beli Wuling, Servis, dan Test Drive Bisa dari Rumah

Wuling Motors (Wuling) menggelar program Home Service, Home Test Drive dan Online Booking. Home Service untuk memberikan kemudahan konsumen melakukan perawatan kendaraannya di rumah.

18 jam8 menit Bisnis

BISNIS

Orang Tanpa Gejala Berpotensi Tinggi Tularkan Corona, Jangan Mudik!

Orang tanpa gejala (OTG) berpotensi menularkan virus corona (Covid-19) kepada orang yang ada di sekitarnya.

18 jam8 menit Bisnis

BISNIS

Stok Masker Tenaga Medis Menipis, Anies Imbau Warga Pakai Masker Kain

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menelurkan surat edaran menimbau warga Ibu Kota tak memakai masker medis, demi memprioritaskan ketersediaan stok untuk tenaga medis atau kesehatan.

18 jam9 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Prototipe Test Kit qPCR Covid-19 Buatan Indonesia Telah Rampung

Nusantics mendesain NUSANTARA TFRIC-19 sebagai prototipe test kit qPCR Covid-19 buatan Indonesia dengan menggunakan data genomic virus SARS-CoV-2 yang menyebar di Asia.

18 jam9 menit Bisnis

JPNN.

Jerman Tuding Amerika Serikat Bajak 200.000 Masker di Thailand

JPNN.com, BERLIN - Pejabat Jerman menyebut Amerika Serikat melakukan pembajakan, setelah hampir 200.000 masker yang dipesan Jerman direbut AS.

18 jam9 menit Jpnn

JPNN.

Berita Duka: Wakil Jaksa Agung Arminsyah Meninggal Dunia

JPNN.com, JAKARTA - Wakil Jaksa Agung Arminsyah meninggal dunia akibat kecelakaan di Tol Jagorawi pada Sabtu (4/4) siang sekitar pukul 14.25. Arminsyah meninggal dunia di lokasi kejadian.

18 jam9 menit Jpnn

JPNN.

Waspada Kategori Orang Tanpa Gangguan yang Bisa Menularkan Covid-19

JPNN.com, JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebut pemerintah mewaspadai kategori Orang Tanpa Gangguan (OTG), dalam upaya mencegah penularan virus corona di tengah masyarakat.

18 jam9 menit Jpnn

JPNN.

Kata Dokter Jenazah Corona yang Sudah Dikubur Tak Menularkan Virus

JPNN.com, JAKARTA - Dirut RSI Jakarta Sukapura dr. Umi Sjarqiah menyebut jenazah pasien positif corona (Covid-19) yang sudah dimakamkan, tidak akan menularkan virus kepada orang hidup.

18 jam9 menit Jpnn

WOWKEREN

Tegar dan Istri Cantik Tes Kekompakan, Aksi Debat Jadi Sorotan

Tegar dan sang istri, Sarah Sheika terlibat bermain game untuk mengetes kekompakan mereka berdua. Namun keduanya malah terlibat aksi debat lantaran berbeda jawaban.

18 jam9 menit Wowkeren

WOWKEREN

BREAKING: Kasus Corona Bertambah Jadi 2.092, Angka Kematian RI Salip Korea Selatan

Angka kematian Covid-19 di Indonesia yang telah mencapai 191 orang kini telah menyalip Korea Selatan. Padahal, jumlah kasus corona di Korsel jauh lebih tinggi dibanding Indonesia, yakni 10.156 kasus.

18 jam9 menit Wowkeren

WOWKEREN

Nikita Mirzani Ngamuk Foto Anak Masuk Akun Jual Beli Bayi, Siap Lapor Polisi

Belum lama ini, Nikita Mirzani meluapkan amarah karena foto sang anak dicatut oleh akun jual beli bayi. Nikita pun mengancam akan melaporkan pelaku ke polisi.

18 jam9 menit Wowkeren

WOWKEREN

Sang Ayah Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung, Jimin AOA Banjir Ucapan Belasungkawa

Kabar meninggalnya ayah Jimin ini rupanya turut membuat publik terkejut. Banyak netizen mengucapkan belasungkawa serta memberikan semangat untuk idol yang memulai karirnya pada 2012 itu.

18 jam9 menit Wowkeren

WOWKEREN

Hwasa Ungkap Kadang Merasa Lelah Tampil Di Atas Panggung, Ternyata Gara-gara Ini

Sebagai bagian dari promosinya untuk 'Golden Peak Coca Cola', Hwasa melakukan wawancara bergaya carpool. Dalam wawancar tersebut, terungkap bahwa Hwasa kadang-kadang merasa itu terlalu melelahkan untu

18 jam9 menit Wowkeren