Kak Seto ajak orang tua jadi guru bagi anak hadapi COVID-19

Psikolog Dr Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto mengajak orang tua menjadi guru bagi anak-anak menggantikan peran tenaga pendidik di sekolah saat mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah menghadapi ...
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Lebih dulu atasi corona, hari ini China berkabung mengenang para martir

China mengibarkan bendera nasional setengah tiang di seluruh negeri dan menangguhkan segala bentuk hiburan.  

7 jam33 menit Kontan

KONTAN

Sepanjang 2019 rugi Martina Berto (MBTO) mengecil 41,33%, ini faktornya

PT Martina Berto Tbk (MBTO) mencatatkan penjualan tumbuh 6,97% year on year (yoy) menjadi Rp 537,57 miliar

7 jam33 menit Kontan

KONTAN

Virus corona menurunkan minat dan harga investasi eksotis

Investasi lukisan, berlian dan sneaker turun karena pandemi corona. 

7 jam33 menit Kontan

BISNIS

Arab Saudi Bantah Pernyataan Putin Soal OPEC

Menteri Luar Negeri Arab Saudi menyatakan jika Rusia yang keluar dari kesepakatan OPEC+.

7 jam33 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

IHSG Berpotensi Menguat Pekan Depan, Cermati Saham-Saham Berikut

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali bergerak berfluktuatif pada pekan depan dengan potensi penguatan bertahan ditutup di atas level 4.650.

7 jam33 menit Bisnis

BISNIS

Siap-siap, Ini Jadwal Baru KRL Commuterline Per 7 April 2020!

Sejalan dengan makin berkurangnya mobilitas masyarakat, PT KAI Commuterline Jabodetabek melakukan penyesuaian jadwal perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL). Rute mana saja yang berubah?

7 jam33 menit Bisnis

BISNIS

Mau Jadi Eksportir Tanpa Produksi Sendiri, Ini yang Harus Disiapkan

Bagi Anda yang ingin menjadi eksportir, tidak perlu harus menjadi produsen dulu. Cukup dengan memiliki jejaring yang luas dan kemampuan marketing yang baik, seseorang bisa menembus pasar ekspor.

7 jam33 menit Bisnis

BISNIS

Jatim Anggarkan Rp2,38 Triliun Tangani Dampak Corona, Untuk Apa Saja?

Dana tersebut berasal dari realokasi dan refocusing anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

7 jam34 menit Bisnis

BISNIS

Faisal Basri Sebut Luhut Lebih Bahaya dari Covid-19, Jubir: Kesabaran Ada Batasnya

Faisal Basri mencuit Luhut Pandjaitan lebih berbahaya dari Coronavirus COVID-19.

7 jam34 menit Bisnis

BISNIS

WeCare.id Gandeng Perusahaan dan Selebritas Galang Dana untuk Tenaga Medis

WeCare.id menggagas situs web yang dibangun khusus untuk menggalang dana bantuan kesehatan dan penggalangan dana dalam penyediaan APD bagi tenaga medis. Inisiatif tersebut merupakan upaya mendukung pemerintah dan tenaga kesehatan melawan Covid-19.

7 jam34 menit Bisnis

BISNIS

Proyeksi IHSG Pekan Depan, Corona Masih Membayangi

Pada Jumat (4/4/2020), IHSG ditutup menguat di level 4.623.43. IHSG ditutup menguat didorong oleh sentimen naiknya harga komoditas terutama harga minyak dunia

7 jam34 menit Bisnis

BISNIS

Hotel-hotel Bali Diskon Besar demi Bertahan di Tengah Corona

Sejumlah hotel mewah menawarkan promo besar-besaran untuk bisa menarik tamu.

7 jam34 menit Bisnis

BISNIS

Berita Korban dan Kematian Bikin Masyarakat Pesimis Lawan Corona

Entrepreneur dan Motivator, Merry Riana meminta semua orang tidak lagi membicarakan tentang banyaknya korban dan jumlah kematian akibat virus corona (COVID-19), yang bisa menjadi sumber ketakutan masyarakat di Indonesia.

7 jam34 menit Bisnis

JPNN.

Benarkah Virus Corona Sudah Ada di Tubuh Manusia Sejak Lama?

JPNN.com, JAKARTA - Para ilmuwan dan pakar kesehatan masih berlomba menentukan dari mana sebenarnya virus corona atau COVID-19.

7 jam34 menit Jpnn

JPNN.

Ansy Lema DPR: Pemerintah Harus Berpihak Kepada Peternak Kecil Perunggasan

JPNN.com, JAKARTA - Anggota Komisi ID DPR RI Fransiskus Lema atau Ansy Lema mendesak Kementerian Pertanian melalui Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan menunjukkan komitmen dan keberpihakan kepada nasib peternak kecil perunggasan dalam bentuk kebijakan yang tepat dan terukur untuk lima tahun ke depan.

7 jam34 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Permintaan Gubernur Edy Rahmayadi Kepada Warga yang Dia Cintai

JPNN.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta warganya tidak mudik, keluar maupun masuk ke Sumut untuk mencegah penyebaran virus corona.

7 jam34 menit Jpnn

JPNN.

Ini Daftar Nama Koruptor yang Berpotensi Dibebaskan Jika Jokowi Setuju PP Direvisi

JPNN.com, JAKARTA - Rencana Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly membebaskan sejumlah narapidana dengan alasan mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) di lembaga pemasyarakatan, menuai kontroversi.

7 jam34 menit Jpnn

WOWKEREN

Bagikan Masker, Hito Caesar Ingin Masyarakat Tak Anggap Sombong

Melalui unggahan di laman akun Instagram pribadi, Immanuel Caesar Hito bagikan info donasi masker bagi masyarakat. Hito menegaskan jika donasi tersebut bukan untuk sombong.

7 jam34 menit Wowkeren

WOWKEREN

Berdiam Diri di Rumah Karena Wabah Corona Bisa Bikin Stres? Simak 8 Tips Berikut Untuk Mengatasinya

Berdiam diri di rumah selama wabah Corona bisa membuat seseorang merasa jenuh yang berujung pada stres. Tak ingin hal itu sampai terjadi? Simak beberapa tips berikut untuk mengatasinya.

7 jam34 menit Wowkeren

WOWKEREN

Bukan 1 Meter, Berapa Jarak Aman Social Distancing Virus COVID-19 Sebenarnya?

Imbauan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) selama ini menyebutkan bahwa jarak aman untuk social distancing mencegah corona adalah 1 meter. Namun, pada penelitian terbaru jarak tersebut rupanya tidak tep

7 jam34 menit Wowkeren

WOWKEREN

Kemenkes Tak Anjurkan Penggunaan 'Bilik Sakti' Disinfektan Untuk Atasi Corona

Bilik disinfektan sudah menjadi barang yang jamak ditemui demi menekan laju penyebaran virus Corona. Namun belakangan penggunaan alat ini dilarang oleh Kemenkes.

7 jam34 menit Wowkeren

WOWKEREN

Marshanda Perdana Bikin Video TikTok, Spesial Dedikasikan Untuk Kegilaannya

Marshanda membagikan video TikTok pertamanya dalam akun Instagram. Ia menganggap dirinya adalah tren berjoget ria dalam video, seperti 11 tahun lalu saat publik menganggapnya tak waras.

7 jam34 menit Wowkeren

WOWKEREN

Hotman Paris Bagikan Tips 'Ekstrim' Cegah Covid-19 Sambil Curhat Nasib Mobil Mewahnya

Hotman Paris membagikan sebuah video berisi tips terhindar dari virus Corona dengan cara yang sedikit ekstrim. Hotman juga menceritakan mengenai nasib mobil mewahnya selama wabah Corona.

7 jam34 menit Wowkeren

WOWKEREN

Tawa Agnes Monica Usai Dibully Tak Pakai Celana, Bukti Calon Istri Idaman Raphael Terkuak

Agnes Monica tak membiarkan hujatan haters mengganggu kemesraannya dengan Raphael Maitimo. Ia justru kembali memamerkan momen kebersamaan dengan Raphael hingga ramai didoakan segera nikah.

7 jam35 menit Wowkeren

WOWKEREN

Isolasi Diri di Bali, Salmafina Sunan Habiskan Belasan Juta Untuk Sewa Apartemen

Salmafina rela merogoh kocek sampai belasan juta untuk membayar harga sewa penginapannya selama sebulan di Bali. Momen ini terekam dalam Instagram Story miliknya.

7 jam35 menit Wowkeren