Bursa saham Hong Kong ditutup turun 1,32 persen

Bursa saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) merosot 1,32 persen atau 309,17 poin, menjadi 23.175,11 poin. Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

DPD RI apresiasi OJK buka hotline pusat pengaduan kredit

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang membuka hotline atau pusat pengaduan untuk melayani publik terkait pelaksanaan restrukturisasi kredit ...

13 jam25 menit Antaranews

BISNIS

Ini yang Diperlukan Maskapai Selain Pengurangan Beban Fiskal dan Biaya

Perusahaan maskapai Indonesia dinilai perlu dilibatkan dalam proses pengiriman barang bantuan kesehatan dari negara lain, untuk memerangi wabah corona.

13 jam25 menit Bisnis

BISNIS

Pemerintah Pastikan Pengusaha Kawasan Industri Hasil Tembakau Dapat Akses Luas

Lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 21/2020, pengusaha kawasan dalam kawasan industri hasil tembakau menadapat kepastian ruang gerak yang luas

13 jam25 menit Bisnis

BISNIS

Permintaan Kargo Naik, Harga Sewa Pesawat Melambung

Permintaan mendesak terhadap peralatan medis untuk mmerangi penyebaran Covid-19 telah melecut biaya penyewaan pesawat dan membuat industri ini menjadi sangat kompetitif.

13 jam25 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Karena Corona, Pakar Hukum: Pembahasan RUU Minerba Baiknya Ditunda

Secara formil, kondisi darurat bencana pendemi corona membuat law making process tak akan efektif

13 jam25 menit Bisnis

BISNIS

RUU Minerba Ditargetkan Rampung Agustus Tahun ini

Ketua Komisi VII DPR RI sekaligus Wakil Ketua Tim Panitia Kerja (Panja) RUU Minerba dari sisi DPR Sugeng Suparwoto mengatakan hingga saat ini pembahasan RUU minerba ini tetap dilakukan dan diyakini dapat selesai pada pertengahan tahun ini

13 jam25 menit Bisnis

BISNIS

AKI: Sudah Ada Anggota Ajukan Penghentian Proyek ke PUPR

Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) menyebut sudah ada anggotanya yang mengajukan penghentian sementara pengerjaan proyek seusai diterbitkannya Instruksi Menteri PUPR pada Jumat lalu (27/3/2020).

13 jam25 menit Bisnis

BISNIS

Mengintip Lebih Dekat Karantina Wilayah di Malaysia

Sejak 18 Maret 2020, Pemerintah Malaysia memutuskan untuk menjalankan karantina wilayah atau yang disebut dengan Perintah Kawalan Gerakan hingga 31 Maret 2020. Pemerintah kemudian memperpanjang kebijakan ini hingga 14 April 2020.

13 jam26 menit Bisnis

BISNIS

Sentimen Ekonomi Zona Euro Merosot Bersamaan dengan Kebijakan Lockdown

Zona euro mengharapkan 2020 sebagai waktu bagi ekonominya untuk menjadi sedikit lebih tenang usai ketegangan perdagangan sepanjang tahun lalu dan bahkan memproyeksikan stabilisasi pertumbuhan.

13 jam26 menit Bisnis

BISNIS

Mengenal Darurat Sipil dan Pembatasan Skala Besar Lawan Corona

Sudah lama Indonesia tidak menggunakan instrumen Darurat Sipil di Indonesia. Terakhir, kala Aceh bergejolak pada 2004. Lantas, seperti apa Darurat Sipil.

13 jam26 menit Bisnis

BISNIS

Ada Corona, Apa Kabar Proyek Strategis Hulu Migas?

Setidaknya ada tiga proyek hulu migas yang sedang dikerjakan, proyek Jambaran Tiung Biru, Kilang Tangguh Train-3 dan Proyek LNG Abadi.

13 jam26 menit Bisnis

BISNIS

Fenomena Mudik, Lalu Lintas di Tol Trans Sumatra Masih Lengang

Sekitar ribuan warga di sekitar Jabodetabek dilaporkan telah mudik ke kampung halaman, tetapi Hutama Karya menyatakan bahwa lalu lintas harian rata-rata (LHR) di Jalan Tol Trans Sumatera masih menurun.

13 jam26 menit Bisnis

BISNIS

PUPR Masih Hitung Nilai Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan nilai untuk realokasi anggaran masih dinamis karena menunggu juga arahan Kementerian Keuangan.

13 jam26 menit Bisnis

BISNIS

Bantu Produksi Alkes, Gaikindo: Kami Siap Ikut Arahan Pemerintah

Industri otomotif memerlukan arahan dari perusahaan alat kesehatan sebab produk yang dibutuhkan sangatlah sensitif bagi kesehatan pasien.

13 jam26 menit Bisnis

BISNIS

Misi Selesai! Kisah Sang Dokter di China Berjuang Melawan Virus Corona

Wuhan mencatatkan peningkatan besar dalam kasus virus corona (Covid-19), banyak orang panik, dan berbondong-bondong ke rumah sakit, yang menyebabkan infeksi silang.

13 jam27 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Proyeksi Kuartal II/2020, Penjualan Mobil Diyakini Masih Lesu

Penjualan mobil pada kuartal I/2020 begitu terdampak oleh sejumlah faktor, antara lain karena banjir dan virus corona (Covid-19).

13 jam27 menit Bisnis

BISNIS

Resmi, Olimpiade Tokyo Dibuka 23 Juli 2021!

Penundaan ini berjangka satu tahun dari rencana awal. Ini adalah kali pertama Olimpiade ditunda sepanjang sejarah. Namun, penundaan ini dirasa wajib jika melihat perkembanagn viruc Corona.

13 jam27 menit Bisnis

BISNIS

Jangan Semprot Disinfektan Pakai Cara Fogging

Penggunaan cairan disinfektan di area publik secara berlebihan dapat menimbulkan iritasi pada kulit.

13 jam27 menit Bisnis

BISNIS

Karantina Wilayah: Meski Menghambat, Pengembang Tetap Ikut Aturan

Pengembang kawasan industri memastikan akan mematuhi kebijakan pemerintah terkait rencana penerapan karantina wilayah meski diperkirakan akan berdampak pada kinerja perusahaan.

13 jam27 menit Bisnis

BISNIS

Keringanan Kredit Mandiri Utama Finance, Salah Satunya Perpanjang Masa Cicilan

Kebijakan tersebut sesuai dengan arahan dari pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

13 jam27 menit Bisnis

BISNIS

Apa Itu Pembatasan Sosial Skala Besar Sesuai UU Kekarantinaan Kesehatan?

Kebijakan pemerintah mengenai pembatasan sosial berskala besar, telah tertuang dalam

13 jam27 menit Bisnis

JPNN.

Warga Miskin Sengsara, India Kapok Terapkan Lockdown Corona

JPNN.com, NEW DELHI - India tidak memiliki rencana untuk memperpanjang lockdown atau karantina wilayah selama 21 hari yang diberlakukan untuk memperlambat penyebaran virus corona. Keputusan itu diambil demi menjaga pasokan penting terus mengalir dan mencegah puluhan ribu orang yang kehilangan pekerjaan melarikan diri ke pedesaan.

13 jam28 menit Jpnn

JPNN.

AFC Minta Malaysia Meniru Indonesia

JPNN.com, KUALA LUMPUR - Klub Liga Super Malaysia dikabarkan banyak yang mengalami krisis keuangan akibat penundaan kompetisi karena penyebaran virus corona yang masif.

13 jam28 menit Jpnn

JPNN.

Lawan Corona, DPR Dukung Karantina Wilayah Jika Diperlukan

JPNN.com, JAKARTA - Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2019-2020, dihadiri 45 anggota dewan secara fisik, dan 279 yang mengikuti secara virtual lewat teleconference, Selasa (30/3).   Di meja pimpinan rapat yang digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, itu duduk Ketua DPR Puan Maharani yang memimpin rapat didampingi Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, Muhaimin Iskandar, dan Rahmat Gobel.

13 jam29 menit Jpnn

JPNN.

Pemakaman Jenazah Corona di Depok jadi Kontroversi, Sarung Tangan Dibuang Sembarangan

JPNN.com, DEPOK - Masyarakat Bedahan menolak Tempat Pemakaman Umum Islam (TPUI) Perigi menjadi lokasi peristirahatan terakhir penderita corona.

13 jam29 menit Jpnn