IHSG akhir pekan berpeluang terus menanjak, ikuti Wall Street

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan masih terus "menanjak" meneruskan penguatan signifikan hari sebelumnya. Pada pukul 09.20, IHSG menguat 180,43 poin atau 4,15 persen ke ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Toyota, GM perpanjang masa henti operasional pabrik

Toyota Motor Corp dan General Motors Co (GM) memutuskan untuk kembali memperpanjang masa penutupan sementara pabriknya di Amerika Utara karena pandemik COVID-19, sebagaimana dilaporkan Reuters, Jumat. Toyota mengatakan akan ...

17 jam0 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Bawaslu Surabaya tunda aktifitas pengawasan Pilkada 2020

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya menunda sejumlah aktifitas pengawasan Pilkada Surabaya 2020 khususnya di badan adhoc seperti panitia pengawas kecamatan (Panwascam) dan Panwas Kelurahan sebagai dampak dari upaya ...

17 jam0 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kondisi di Chili sebelum total karantina

A woman crosses an almost empty main street before the start of a total quarantine at a commune following the outbreak of the coronavirus disease (COVID-19), in Santiago, Chile March 26, 2020. REUTERS/Ivan Alvarado

17 jam0 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ralph Lauren donasikan 10 juta dolar AS untuk penanganan COVID-19

Desainer Ralph Lauran mengumumkan bahwa Ralph Lauren Corporate Foundation akan menyumbangkan 10 juta dolar AS sebagai upaya bantuan virus corona baru (COVID-19), dilaporkan E!News, Jumat. "Sekarang, lebih dari sebelumnya, ...

17 jam1 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Drama "Hospital Playlist" capai peringkat tertinggi sepanjang masa

"Hospital Playlist" yang tayang di tvN dan Netflix mencapai peringkat tertinggi baru sepanjang masa. Menurut Nielsen Korea, episode yang tayang pada Kamis (26/3) mencetak peringkat nasional rata-rata 8,6 persen dan ...

17 jam1 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Saham China berbalik naik dari penurunan sehari sebelumnya

Saham-saham China menguat pada pembukaan perdagangan Jumat pagi, rebound dari kerugian sehari sebelumnya setelah negara-negara G20 berjanji menyuntikkan lima triliun dolar AS guna meminimalkan kerusakan sosial dan ekonomi akibat ...

17 jam1 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Objek wisata di Bantul ditutup hingga 31 Maret, cegah penularan Corona

Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengeluarkan surat edaran terkait penutupan sementara objek wisata maupun tempat rekreasi di wilayah ini sebagai upaya mencegah meluasnya penularan infeksi Virus ...

17 jam1 menit Antaranews

ANTARA NEWS

PKS Surabaya bantu pengadaan APD tenaga medis di rumah sakit rujukan

DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Surabaya membantu pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis di rumah sakit rujukan di Kota Pahlawan, Jawa Timur, yang menangani pasien COVID-19. "Diharapkan dengan ...

17 jam1 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Venezuela: Tuduhan AS terhadap Maduro tunjukkan 'keputusasaan'

Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza mengatakan bahwa tuduhan perdagangan narkoba oleh Amerika Serikat terhadap Presiden Nicolas Maduro menunjukkan "keputusasaan" dari "kalangan elit ...

17 jam1 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Rupiah menguat, terkerek efek stimulus besar-besaran pemerintah AS

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi menguat terbawa efek stimulus jumbo yang akan digelontorkan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS). Pada pukul 09.46 WIB, rupiah bergerak menguat ...

17 jam1 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Harga emas Antam stagnan Rp924.000 per gram

Harga emas dari PT Antam, yang dipantau dari laman Logam Mulia di Jakarta, Jumat, tercatat stagnan dari harga sebelumnya yaitu di angka Rp924.000 per gram. Pada hari Kamis (26/3), sempat mengalami kenaikan harga beli emas ...

17 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Belajar film bareng sutradara David Fincher lewat kelas daring

Lebih dari 450 siswa United Kingdom's National Film and Television School mendapatkan kelas daring bersama sutradara kawakan David Fincher, sebagaimana dilaporkan IGN, Jumat. Fincher, yang terkenal melalui perannya sebagai ...

17 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

"Hold" WINNER puncaki iTunes 16 negara

Grup idola K-pop WINNER melalui single pra-rilis "Hold" menduduki posisi pertama tangga lagu iTunes di Korea Selatan dan 16 negara pada 27 Maret 2020 pukul 09.10 waktu Korea Selatan atau sehari setelah dikenalkan pada ...

17 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Wapres: Tes cepat bisa dilakukan dari pintu ke pintu

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pelaksanaan tes cepat untuk mendeteksi kondisi antibodi terkait wabah COVID-19 bisa dilakukan dengan mendatangi masyarakat dari rumah ke rumah oleh petugas medis, sehingga menghindari ...

17 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Advan perkenalkan tablet 8 inci untuk anak

Perusahaan teknologi asal Indonesia, Advan, memperkenalkan tablet ukuran 8 inci, Advan Tab 8, untuk anak belajar di rumah. “Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kami menghadirkan seri Tablet PC 4G terbaru dengan inovasi ...

17 jam2 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Pertamina suntik Rp33,7 miliar dana ke UMKM di 13 provinsi

Dalam upaya penguatan UMKM di Indonesia di tengah dampak wabah Virus Corona baru atau COVID-19, PT Pertamina (Persero) melalui program kemitraan telah menyalurkan bantuan permodalan sebesar 33,7 miliar hingga Maret 2020,  ...

17 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Perlambat penyebaran corona, Afghanistan akan bebaskan 10.000 tahanan

Afghanistan akan membebaskan setidaknya 10.000 tahanan berusia di atas 55 tahun dalam upaya mencegah penyebaran virus corona, kata para pejabat, Kamis. "Presiden telah mengeluarkan dekrit bahwa beberapa ribu tahanan akan ...

17 jam3 menit Antaranews

KONTAN

Tak Terganggu Corona, Penyaluran Kredit Rumah Bersubsidi Masih Tumbuh Subur

Sejak awal tahun 2020 hingga 24 Maret 2020 penyaluran FLPP mencapai Rp 1,05 triliun.

17 jam3 menit Kontan

KONTAN

Taiwan-China tengah panas, Trump teken UU dukungan AS kepada Taipei

Trump meneken UU dukungan AS kepada Taipei di tengah hubungan Taiwan-China yang tengah panas.

17 jam3 menit Kontan

KONTAN

Harga emas spot tergelincir 0,50% pagi ini, investor pilih ambil untung

Investor memilih aksi ambil untung setelah harga emas mencapai titik tertinggi dua pekan pada sesi terakhir.

17 jam4 menit Kontan

KONTAN

Ini dampak corona terhadap rencana bisnis emiten tambang batubara

Penyebaran virus corona tidak menyurutkan rencana bisnis beberapa emiten pertambangan batubara.

17 jam4 menit Kontan

KONTAN

IHSG melaju kencang 6% di awal perdagangan Jumat (27/3)

Menguatnya sebagian indeks Bursa Asia Jumat pagi berpotensi menjadi tambahan katalis bagi penguatan IHSG hari ini.

17 jam4 menit Kontan

KONTAN

Harga emas Antam stabil di level Rp 924.000 per gram, Jumat (27/3)

Sementara, harga pembelian kembali atau  em>buyback /em> emas Antam turun Rp 2.000 jadi Rp 835.000.

17 jam4 menit Kontan

KONTAN

IHSG berpeluang menguat, berikut rekomendasi saham untuk perdagangan Jumat (27/3)

IHSG berpeluang menguat, berikut rekomendasi saham untuk perdagangan Jumat (27/3)

17 jam4 menit Kontan

KONTAN

Bursa Asia berseri di tengah harapan sejumlah stimulus membendung corona

Melansir  em>Reuters /em>, indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 1,2%.

17 jam4 menit Kontan