Proyek jembatan penghubung Pelabuhan Patimban ditandatangani

Proyek pengembangan Pelabuhan Patimban tahap pertama (paket ke-3) jembatan penghubung atau port development project (I) package 3: connecting bridge ditandatangani pada Kamis (13/2/2020). Penandatanganan dilakukan ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Timnas Indonesia resmi gunakan seragam bermerek lokal

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan tim nasional Indonesia resmi menggunakan seragam bermerek lokal 'Mills' yang diproduksi oleh PT Mitra Kreasi Garmen, baik dalam latihan maupun ...

1 jam29 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Badan Keamanan Laut akan tingkatkan kehadiran di Natuna

Jabatan dan tanggung jawab serta kewenangan kepala Badan Keamanan Laut diserahterimakan dari Laksamana Madya TNI (Purnawirawan) Taufiqoerrahman kepada Laksamana Madya TNI Aan Kurnia, di Jakarta, Jumat. Upacara serah-terima itu ...

1 jam29 menit Antaranews

KONTAN

Nikmatnya Sajian Khas Minang di Mandaga Canteen

Ingin menikmati kuliner khas Minang? Mandaga Canteen bisa jadi pilihan. Di kedai ini, ada berbagai sajian khas Minang.

1 jam29 menit Kontan

KONTAN

Cara Cerdik Memasarkan Sayur Organik

Menjual sayur mayur organik secara langsung atau memasoknya ke gerai ritel modern memiliki kelebihan dan kekurangan. Apa saja strateginya?

1 jam29 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Segarnya Laba Es Kopi Susu

Usaha kedai es kopi susu masih memiliki prospek cerah. Dalam sebulan, omzet bisnis ini bisa ratusan juta rupiah. 

1 jam30 menit Kontan

KONTAN

Tidak lagi menggunakan Nike, PSSI gandeng apparel lokal Mills

PSSI akhirnya mengumumkan kerjasama dengan salah satu apparel lokal asal Indonesia, Mills

1 jam30 menit Kontan

KONTAN

Akibat wabah virus corona, Airbnb menangguhkan pemesanan di Beijing hingga Mei 2020

Airbnb menangguhkan pemesanan di Beijing hingga Mei 2020 karena penyebaran cepat virus corona

1 jam30 menit Kontan

KONTAN

IHSG turun 2,21% dalam sepekan, virus corona dan kasus Jiwasraya jadi penyebabnya

IHSG berpeluang menguat akibat bargain hunting saham-saham murah di pekan depan.

1 jam30 menit Kontan

KONTAN

Ini saran Indocement (INTP) untuk aturan zero ODOL

Beban pengangkutan dan transportasi Indocement (INTP) 84% dari total beban penjualan.

1 jam30 menit Kontan

KONTAN

Pangsa investasi bitcoin di Indonesia terus meningkat

Investasi bitcoin masih belum terlalu populer jika dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya.

1 jam31 menit Kontan

KONTAN

Analis: Aturan zero ODOL berpotensi menggerus kinerja emiten semen

Pemerintah memberi dispensasi untuk industri semen, baja, kaca lembaran, beton ringan, serta AMDK.

1 jam31 menit Kontan

KONTAN

Mantan direktur Tiga Pilar Sejahtera (AISA) resmi jadi tahanan

Mantan direktur Tiga Pilar Sejahtera (AISA) yakni Joko Mogoginta dan Budhi Istanto Suwito resmi ditahan pada Jumat (14/2).

1 jam31 menit Kontan

KONTAN

Aturan zero ODOL, memberatkan emiten semen, menguntungkan emiten logistik

Pemerintah melarang truk bermuatan lebih (ODOL) mulai tahun 2022.

1 jam31 menit Kontan

KONTAN

Inovasi layanan digital, Bhinneka Life diganjar penghargaan

Bhinneka Life raih penghargaan Indonesia Digital Innovative Award 2020. 

1 jam31 menit Kontan

KONTAN

Apkasi berharap penyusunan RUU cipta kerja melibatkan semua pihak terkait

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) berharap penyusunan RUU cipta kerja melibatkan semua pihak terkait  

1 jam31 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

LMAN gelontorkan Rp 47,9 triliun untuk pengadaan lahan 72 proyek strategis nasional

LMAN telah menggelontorkan dana sekitar Rp 47,9 triliun untuk pengadaan lahan 72 proyek Strategis Pembangunan Nasional (SPN).

1 jam31 menit Kontan

BISNIS

BEI Siapkan Empat Produk Investasi Baru, Apa Saja?

Produk di luar bursa saham dibutuhkan agar alternatif instrumen semakin beragam.

1 jam32 menit Bisnis

BISNIS

Pekan Depan, Analis Sarankan Saham Sektor Energi

Salah satu bidang yang patut dicermati adalah energi. Sejumlah kebijakan pemerintah terkait sektor ini dinilai cukup positif untuk perkembangan bisnis emiten.

1 jam32 menit Bisnis

BISNIS

1.716 Petugas Medis China Terpapar Corona, Enam Meninggal

1.716 petugas medis di China ikut merasakan dampak virus corona. Enam di antara mereka meninggal dunia. Jumlah petugas medis yang terpapar masih mungkin bertambah.

1 jam32 menit Bisnis

BISNIS

Gara-gara Corona Inflasi Februari 2020 Bisa Terkerek, Kok Bisa?

Pemerintah harus menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi kenaikan inflasi akibat lonjakan harga pada komponen volatile food.

1 jam32 menit Bisnis

BISNIS

Kisruh Nara Hotel Bisa Berdampak pada Minat IPO

Keputusan regulator menunda pencatatan saham perdana Nara Hotel disebut memiliki sisi positif dan negatif sekaligus.

1 jam32 menit Bisnis

BISNIS

Ini 10 Saham Top Gainers 14 Februari 2020

Saham PT Diamond Citra Propertindo Lestari Tbk. membukukan penguatan harga tertinggi pada perdagangan hari ini, Jumat (14/2/2020), pada pencatatan perdananya di bursa.

1 jam32 menit Bisnis

BISNIS

10 Saham Top Losers 14 Februari 2020, MINA Paling Anjlok

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi MINA tersebut memimpin daftar saham terlemah (top losers) dengan ditutup anjlok 24,77 persen ke level Rp164 per lembar saham.

1 jam33 menit Bisnis

BISNIS

IHSG Berpeluang Rebound, Rilis Data Neraca Perdagangan Jadi Kunci

Secara teknikal, saat ini nilai IHSG sudah berada di wilayah support downtrend, sehingga potensi naik menguji level resisten pun cukup besar.

1 jam33 menit Bisnis

BISNIS

Ini 10 Saham Paling Diminati Investor Asing pada 14 Februari 2020

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. tercatat menjadi yang paling aktif diperdagangkan oleh investor asing pada perdagangan hari ini, Jumat (14/2/2020).

1 jam33 menit Bisnis