IESPL sambangi Kemenpora jelang babak final Piala Presiden 2020

Indonesia ESports Premiere League (IESPL) menyambangi Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga RI guna memberikan laporan dan berkoordinasi jelang pelaksanaan Grand Final ESports bertajuk Piala Presiden 2020 yang akan digelar pada ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Gerindra: Pengusulan hak interpelasi tidak berkaitan dengan Pilgub

Ketua fraksi Gerindra DPRD Sumatera Barat Hidayat menyatakan pengusulan hak interpelasi yang diajukan tiga fraksi tidak ada kaitan dengan Pilgub Sumbar 2020 akan tetapi fokus mempertanyakan pemanfaatan APBD Sumbar yang digunakan ...

12 jam3 menit Antaranews

ANTARA NEWS

USAID APK bantu masyarakat Jatim kelola risiko bencana dan iklim

United States Agency for International Development (USAID) atau Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat melalui program Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhan (APIK) memberikan bantuan kepada masyarakat di tujuh ...

12 jam3 menit Antaranews

KONTAN

Di World Economic Forum, Trump kritik kebijakan The Fed

Donald Trump menjadi pusat perhatian di Davos untuk menggembar-gemborkan keberhasilan ekonomi negaranya, sambil mengkritik The Fed

12 jam4 menit Kontan

KONTAN

Pengadilan pemakzulan Trump di Senat AS siap bergulir

Pengadilan pemakzulan Donald Trump yang disiarkan langsung televisi diperkirakan akan mendengarkan pandangan pembuka

12 jam4 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

AS: Tawaran hadiah uang dari Iran untuk membunuh Trump, itu konyol

AS menyebut tawaran dari Iran soal hadiah uang sebesar US$ 3 juta bagi yang membunuh Presiden Donald Trump sebagai sesuatu yang konyol

12 jam4 menit Kontan

KONTAN

Penawaran masuk dalam lelang SUN hari ini capai Rp 94,97 triliun, begini kata analis

Melonjaknya pemintaan investor terhadap lelang SUN kali ini didorong oleh perilaku em>front loading /em>investor.

12 jam4 menit Kontan

KONTAN

Tahun 2020, Perusahaan Gas Negara (PGAS) gelontorkan capex hingga US$ 700 juta

Tahun ini, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menggelontorkan belanja modal sebesar US$ 500 juta hingga US$ 700 juta.

12 jam4 menit Kontan

KONTAN

Harga batubara terkoreksi, tren 2020 cenderung konsolidasi

Pergerakan harga batubara tahun ini diharapkan bisa lebih baik dibandingkan tahun lalu.

12 jam5 menit Kontan

KONTAN

Kembangkan kompleks petrokimia 2, begini prospek saham Chandra Asri (TPIA)

Analis melihat prospek saham Chandra Asri sebagai emiten industri kimia ini cukup bagus.

12 jam5 menit Kontan

KONTAN

Simak rekomendasi analis untuk saham sektor properti

Analis menilai saham sektor properti memiliki prospek yang cerah pada tahun ini.

12 jam5 menit Kontan

KONTAN

PGN (PGAS) siap dukung wacana pemerintah turunkan harga gas industri

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menyatakan siap untuk menurunkan harga gas industri.

12 jam5 menit Kontan

KONTAN

Melemah pada hari ini, begini prediksi rupiah untuk besok

Pelemahan rupiah diperkirakan masih akan terjadi lagi pada esok hari. 

12 jam5 menit Kontan

KONTAN

Tiga saham ini disebut jadi penghuni baru LQ45, begini prospeknya menurut analis

Kabar beredar, sejumlah saham yang akan menjadi anggota LQ45 adalah PT TINS, TOWR dan TBIG.

12 jam5 menit Kontan

KONTAN

Kerek premi, AJB Bumiputera akan rekrut 6.000 agen asuransi

Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 menyiapkan berbagai strategi untuk membayarkan klaim ke pemegang polis.

12 jam6 menit Kontan

KONTAN

Waspadai serangan ciber di tabungan fintech emas dan ecommerce

Secara prinsip Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hanya mengawasi tabungan emas, bukan perdagangan emas digital

12 jam6 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Berikan kemudahan transaksi, DANA pilih bebaskan biaya administrasi

DANA bebaskan biaya administrasi

12 jam6 menit Kontan

KONTAN

Pembangunan pelabuhan dan bandara Labuan Bajo ditargetkan rampung akhir tahun ini

Pemerintah menargetkan pembangunan pelabuhan dan bandara Labuan Bajo rampung akhir tahun ini.

12 jam6 menit Kontan

KONTAN

Jelang RDG BI, simak prediksi para ekonom terkait suku bunga acuan di awal 2020

Bank Indonesia (BI) akan melangsungkan Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 22 Januari - 23 Januari 2020

12 jam6 menit Kontan

KONTAN

Kementan mendorong daerah mandiri pasok kebutuhan pangan

Kementan mendorong daerah mandiri pasok kebutuhan pangan

12 jam7 menit Kontan

BISNIS

Komisi III DPR Ingin Hakim MA Punya Sensitivitas Rasa Keadilan

Komisi III DPR menggelar uji kalayakan dan kepatutan terhadap 10 calon hakim MA hasil seleksi Komisi Yudisial. Perinciannya, enam calon hakim agung, dua calon hakim ad hoc tindak pidana korupsi, dan dua calon hakim ad hoc hubungan industrial.

12 jam7 menit Bisnis

BISNIS

MI Prediksi Reksa Dana Saham USD Berikan Return Tertinggi

Reksa dana saham berdenominasi dolar AS diperkirakan memberikan imbal hasil tertinggi dibandingkan produk sejenis lainnya yang berbasis greenback.

12 jam7 menit Bisnis

BISNIS

China Buat Aturan Baru Perdagangan Derivatif BUMN

China membentuk aturan baru untuk perdagangan derivatif yang dilakukan oleh perusahaan milik negara agar bijak mengelola risiko perdagagan derivatif di luar negeri.

12 jam7 menit Bisnis

BISNIS

Ringkasan Perdagangan 21 Januari: IHSG & Rupiah Kompak Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah kompak melemah akibat terseret tekanan yang dialami pasar finansial global.

12 jam7 menit Bisnis

BISNIS

Penipu Catut Nama Keluarga Presiden Jokowi Saat Beraksi

Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap pria asal Probolinggo berinisial MM yang melakukan tindak kejahatan penipuan dengan mencatut nama keluarga Presiden Joko Widodo.

12 jam7 menit Bisnis