Dwiki Arya incar lebih sering masuk tim reguler Persija

Gelandang muda Persija Dwiki Arya Purnomo mengincar kesempatan untuk lebih sering masuk tim reguler pada musim kompetisi 2020. "Yang pasti inginnya masuk skuat inti, 18 (pemain) atau 11 (pemain), tapi ya harus kerja keras ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Kerja sama USAID dan Pemprov Jatim berdayakan ribuan masyarakat

Program kerja sama Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) dengan Pemprov Jatim yang sudah berakhir, telah memberdayakan kemandirian dan ketangguhan ekonomi sedikitnya 18 ribu masyarakat di wilayah setempat, klaim ...

12 jam45 menit Antaranews

KONTAN

Cegah virus misterius, Korea Utara larang turis asing masuk

Korea Utara untuk sementara waktu melarang turis asing berlibur ke negara mereka

12 jam46 menit Kontan

KONTAN

BPK akan audit kinerja Asabri hingga tahun anggaran 2019

Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) akan melakukan audit investigasi terhadap kinerja Asabri hingga tahun anggaran 2019.

12 jam46 menit Kontan

KONTAN

Menghadapi era digital Dewan Pers membentuk taskforce media sustainability

Menghadapi gelombang disrupsi digital, Dewan Pers membentuk Kelompok Kerja Keberlanjutan Media

12 jam46 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Soal ongkos haji, pemerintah diminta tak main aman

br /> Soal ongkos haji, pemerintah diminta tak main aman.

12 jam46 menit Kontan

KONTAN

Ini lo alasan pemecatan Helmy Yahya versi Dewan Pengawas

Buntut pemecatan Dirut TVRI Helmy Yahya memasuki babak baru. Giliran Dewan Pengawas TVRI membeberkan alasannya. 

12 jam46 menit Kontan

KONTAN

Bea Cukai Entikong amankan jalur barang ilegal di perbatasan

Petugas Bea Cukai Entikong pada Senin (13/1) melakukan penindakan terhadap barang ilegal di PLBN Entikong

12 jam47 menit Kontan

BISNIS

Dewas TVRI Tak Mau Disetir Angkat Kembali Helmy Yahya

Dewas Televisi Republik Indonesia (TVRI) merasa tidak terima apabila dipengaruhi secara politik untuk menganulir keputusan mereka sebelumnya, dengan mengangkat kembali Helmy Yahya menjadi Direktur Utama TVRI.

12 jam47 menit Bisnis

BISNIS

Terpidana Teroris di Inggris Bakal Diganjar Hukuman Lebih Berat

Inggris berencana untuk memberlakukan hukuman lebih berat bagi terpidana kasus terorisme. Inggris juga akan menghentikan pembebasan awal sebagai bagian dari serangkaian langkah untuk mengatasi terorisme, demikian diumumkan pemerintah, Selasa (21/1/2020).

12 jam47 menit Bisnis

BISNIS

Benny Tjokro Catut Nama Karyawan untuk Terima Investasi Saham Jiwasraya

Kejaksaan Agung menyebut tersangka kasus korupsi Jiwasraya Benny Tjokrosaputro alias Benny Tjokro sempat mencatut nama karyawannya untuk proses investasi saham dari PT Asuransi Jiwasraya dan mengelola apartemen pribadi.

12 jam47 menit Bisnis

BISNIS

PGN (PGAS) Bakal Pasok LNG ke PLTU Milik PLN

Direktur Utama Perusahaan Gas Negara Gigih Prakoso Soewarto mengatakan bahwa perseroan sebagai afiliasi atas PT Pertamina (Persero) mendapatkan mandat untuk mempercepat program konversi penggunaan bahan bakar minyak yang digunakan PLTU menjadi gas.

12 jam47 menit Bisnis

BISNIS

Ini Dia Underpass Terpanjang di Indonesia, Lokasinya di Kulonprogo, Uji Coba 24 Januari

Pengoperasian underpass di kawasan Yogyakarta International Airport (YIA), Kapanewon Temon, Kabupaten Kulonpogo, akan diawali dengan uji coba yang rencananya dilangsungkan pada Jumat (24/1/2020) mendatang.

12 jam47 menit Bisnis

BISNIS

Prediksi MU Vs Burnley : Solskjaer Yakin Pemainnya Sudah Buat Kemajuan

Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer yakin timnya masih membuat \"kemajuan\" musim ini, meski baru saja menelan kekalahan 0-2 dari rival mereka Liverpool di Liga Inggris pada akhir pekan.

12 jam48 menit Bisnis

BISNIS

Ganjar Ingin Bekas Keraton Agung Sejagat Jadi Destinasi Wisata

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Selasa (21/1/2019) mengunjungi eks Keraton Agung Sejagat di Pogung Juru Tengah, Bayan, Purworejo.

12 jam48 menit Bisnis

BISNIS

Polisi Kembali Sita Rp4,1 Miliar Aset MeMiles

Uang aset investasi \"MeMiles\" sebesar Rp4,1 miliar yang didapat dari tiga rekening berbeda.

12 jam48 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Ciputra Group Pastikan Proyek Citra Maja Raya 1 & 2 Tak Terkait Utang Hanson

Setelah kasus adanya penangkapan Direktur Utama Hanson International Benny Tjokrosaputro yang telah ditetapkan sebagai salah satu tersangka atas kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero), proyek Citra Maja Raya memang selalu dikait-kaitkan dengan kasus tersebut.

12 jam48 menit Bisnis

BISNIS

Antisipasi Virus Pneumonia China, Surabaya Lakukan Penapisan

Dinas Kesehatan Kota Surabaya bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya melakukan antisipasi terhadap virus Pneumonia asal Wuhan China dengan melakukan penapisan.

12 jam48 menit Bisnis

BISNIS

Hasil Tenis Australia Terbuka, Dominic Thiem Melaju ke Babak Kedua

Petenis Austria Dominic Thiem berhasil melaju ke babak kedua tenis Australia Open.

12 jam48 menit Bisnis

BISNIS

IHSG Masuk Fase Konsolidasi, Cermati Saham-Saham Berikut

Pada perdagangan Selasa (21/1/2020), IHSG ditutup turun 0,11% ke level 6.238. Bagaimana prospek pada perdagangan besok?

12 jam49 menit Bisnis

BISNIS

Sapwaturrahman Sejengkal Lagi Lolos ke Olimpiade 2020

Atlet lompat jauh putra Indonesia Sapwaturrahman hanya butuh \"sejengkal\" atau 20 cm lagi untuk bisa memastikan tiket tampil di Olimpiade 2020.

12 jam49 menit Bisnis

BISNIS

Warga Tergusur Proyek Tol Jogja Difasilitasi untuk Relokasi, Ini Syaratnya

Pemda DIY siap memfasilitasi relokasi warga terdampak pembangunan tol Jogja-Solo dengan berbagai persyaratan yang tentu harus dimusyawarahkan lebih dahulu setelah semua proses ganti rugi terselesaikan.

12 jam49 menit Bisnis

BISNIS

14 Penumpang Terselamatkan Saat KM Risvin Pratama Tenggelam

Seluruh penumpang KM Risvin Pratama Sakti yang tenggelam di perairan Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah, berhasil diselamatkan Tim SAR gabungan, Selasa (21/1/2020).

12 jam49 menit Bisnis

BISNIS

Liverpool Tolak Lepas Xherdan Shaqiri Meski Jarang Bermain

Liverpool menolak permintaan AS Roma dan Sevilla untuk meminjam pemain sayap asal Swiss Xherdan Shaqiri.

12 jam49 menit Bisnis

BISNIS

Tito Berarap Kemendagri Raih Opini WTP dari BPK

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berharap Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dapat meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

12 jam49 menit Bisnis