54 siswa sebuah SD di Bandung terserang hepatitis A

ANTARA - Sebanyak 54 orang siswa Sekolah Dasar Percobaan Negeri 252 Setiabudi, Kota Bandung, terserang penyakit secara bersamaan. Beberapa telah dinyatakan positif tertular virus Hepatitis A, namun, penyebab pastinya hingga kini ...
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Ada ketidakberesan, Israel minta operator tidak terbangkan pesawat kargo

Israel Aerospace Industries (IAI) menyarankan untuk tidak menerbangkan pesawat Boeing 737 yang mereka ubah menjadi angkutan kargo

8 jam42 menit Kontan

KONTAN

Target dana kelolaan naik 10% di 2020, ini strategi Mandiri Manajemen Investasi (MMI)

Mandiri Manajemen Investasi (MMI) menargetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) reksadana tumbuh 10% di 2020.

8 jam42 menit Kontan

KONTAN

PLTA Air Putih beroperasi, Kencana Energi (KEEN) bidik US$ 20 juta dari PLN

PLTA Air Putih milik Kencana Energi Lestari (KEEN) akan resmi menjual listrik ke PLN mulai 12 Desember 2019.

8 jam42 menit Kontan

KONTAN

Konsistensi penerapan program B30 jadi kunci jaga harga CPO tetap naik

Ke depan, program campuran minyak nabati 30% untuk biodiesel (B30) akan menjadi kunci kenaikan harga CPO.

8 jam42 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

ICDX pantau prospek CPO masih positif

ICDX optimistis harga CPO masih akan positif ke depan

8 jam42 menit Kontan

KONTAN

Melemah tipis 0,06% pada Rabu (11/12), begini prediksi IHSG untuk Kamis (12/12)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (11/12) ditutup melemah tipis 0,06% ke level 6.180,10.

8 jam42 menit Kontan

KONTAN

Ada saham yang anjlok lebih dari 90% sejak awal tahun, ini penyebabnya

Ada beberapa saham yang harganya anjlok hingga 90% sejak awal tahun hingga sekarang (secara year-to-date/ytd)

8 jam43 menit Kontan

KONTAN

Dua anak usaha Golden Plantation (GOLL) dikabarkan pailit

Dua anak usaha Golden Plantation (GOLL) kabarnya telah diputus pailit.

8 jam43 menit Kontan

KONTAN

MNC Sekuritas gelar kompetisi trading saham

MNC Sekuritas gelar kompetisi trading saham.

8 jam43 menit Kontan

KONTAN

Harga saham turun 22,14% dari awal tahun, cermati rekomendasi saham Mayora (MYOR)

Harga saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun 22,14% sejak awal tahun.

8 jam43 menit Kontan

KONTAN

Masih merugi, OVO siapkan langkah supaya cuan

Visionet Internasional atau yang lebih dikenal sebagai OVO telah menyiapkan langkah guna meraup menjalankan bisnis uang digital. 

8 jam43 menit Kontan

KONTAN

Sekitar 10% investasi dari modal ventura mengalir ke fintech

Sekitar 10% investasi dari modal ventura mengalir ke fintech.

8 jam43 menit Kontan

KONTAN

Bangkok Bank dikabarkan berniat memborong saham Bank Permata

Mengutip Bloomberg, Rabu (11/12), Bangkok Bank telah mulai merapat untuk mencaplok saham Bank Permata (BNLI).

8 jam43 menit Kontan

KONTAN

Industri asuransi jiwa catatkan kinerja positif di kuartal III 2019

Pada Kuartal III 2019, total pendapatan industri asuransi jiwa mengalami pertumbuhan sebesar 14,7% secara tahunan.

8 jam43 menit Kontan

KONTAN

Sebanyak 40% dari investasi Kejora Ventures mengalir ke fintech

Kejora Ventures mengaku tertarik membidik fintech equity crowdfunding.

8 jam44 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Mengintip rencana bisnis bank kecil di tahun depan

Sejumlah bank kecil berencana mulai mempersiapkan rencana bisnis untuk tahun depan.

8 jam44 menit Kontan

KONTAN

Jumlah pengguna DANA bertambah menjadi 30 juta user

Jumlah pengguna DANA bertambah menjadi 30 juta user.

8 jam44 menit Kontan

KONTAN

Telkom gandeng KB Financial Group luncurkan modal ventura Centauri Fund

Telkom gandeng KB Financial Group luncurkan modal ventura Centauri Fund.

8 jam44 menit Kontan

KONTAN

Perbankan masih berupaya mengejar batas minimum kredit UMKM sebesar 20%

Perbankan masih berupaya mengejar batas minimum kredit UMKM sebesar 20%.

8 jam44 menit Kontan

KONTAN

BCA akuisisi Rabobank, Dirut: Akan digabung dengan salah satu anak usaha

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengamini rencana pembelian saham PT Bank Rabobank Indonesia.

8 jam44 menit Kontan

KONTAN

Truk dan bus dilarang lewat jalan tol Jakarta-Cikampek elevated

Kendaraan besar seperti truk dan bus dilarang menggunakan jalan tol layang Jakarta Cikampek (Japek elevated)

8 jam44 menit Kontan

KONTAN

Keberatan soal pengenaan BMAS biodiesel, Mendag akan berunding dengan EU

EU menuduh produk tersebut mendapat subsidi oleh pemerintah

8 jam45 menit Kontan

KONTAN

Erick Thohir siap pecat pegawai Garuda yang terlibat pelecehan perempuan

Erick Thohir, Menteri BUMN mengkaji opsi untuk memecat pegawai Garuda yang terlibat pelecehan seksual ke pramugari.

8 jam45 menit Kontan

BISNIS

MUI Apresiasi Wacana RUU Perlindungan Tokoh Agama

Wakil Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zaitun Rasmin mengapresiasi masuknya Rancangan Undang Undang (RUU) Perlindungan Tokoh agama, dan Simbol Agama.

8 jam45 menit Bisnis

BISNIS

Pidato Refleksi Pergantian Tahun, SBY Singgung Penyelenggaraan Pemilu

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato refleksi pergantian tahun. Baginya, tahun 2019 penuh dinamika dan ujian.

8 jam45 menit Bisnis