Mantan Ketum HMI tanggapi mantan Ketum PMII jadi Stafsus Presiden

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Arief Rosyid Hasan memuji pilihan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) memilih tujuh anak muda dengan spesifikasi yang beragam, yang akan menopang ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Bursa saham Prancis melemah, Indeks CAC-40 berakhir turun 0,22 persen

Bursa saham Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis (21/11/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris turun 0,22 persen atau 12,82 poin, menjadi 5.881,21 poin. Penyedia layanan industri minyak dan gas ...

13 jam48 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Polda Jatim gerebek dua tempat perjudian di Surabaya

Kepolisian Daerah Jawa Timur menggerebek dua tempat perjudian di kawasan Wiyung dan Bratang, Kota Surabaya, Kamis malam dan mengamankan sekitar 80 orang. "Malam ini, sesuai perintah Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, ...

13 jam48 menit Antaranews

KONTAN

Kulitnya buat obat, lebih dari setengah populasi keledai terancam

Hampir lima juta kulit keledai digunakan setiap tahun untuk membuat ejiao

13 jam48 menit Kontan

BISNIS

BCA Dapat Tambahan Likuiditas Rp3 Triliun Berkat Penurunan Basis Poin GWM

PT Bank Central Asia Tbk. menyambut baik penurunan 50 basis poin giro wajib minimum (GWM) dari Bank Indonesia. Perseroan mengungkapkan dapat tambahan likuiditas sekitar Rp3 triliun dari insentif regulator tersebut.

13 jam48 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Profesional TI di Indonesia Paling Gemar Pindah-Pindah Pekerjaan

Sebuah survei menyebutkan profesional bidang teknologi informasi (TI) di Indonesia paling gemar berpindah-pindah pekerjaan demi mengejar kompensasi dan tunjangan yang lebih baik.

13 jam48 menit Bisnis

BISNIS

Asa Holding BUMN Karya Semakin Pupus

Asa pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara Karya semakin tipis. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tersirat enggan menyetujui rencana tersebut lewat bubuhan tanda tangan.

13 jam48 menit Bisnis

JPNN.

Madura United vs Bhayangkara FC: Tamu Ingin Jaga Tren Positif

JPNN.com, JAKARTA - Bhayangkara FC berambisi menjaga tren positif saat melawan Madura United pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (22/11).

13 jam49 menit Jpnn

JPNN.

Menpora Ingin Atlet Baseball dan Softball Fokus Latihan untuk Raih Medali

JPNN.com, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengunjungi pelatnas baseball dan softball di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (21/11).

13 jam49 menit Jpnn

JPNN.

Persib Bandung vs Barito Putera: Lupakan Mantan, Harus Menang!

JPNN.com, BANDUNG - Laga Persib Bandung versus Barito Putera pada lanjutan Liga 1 2019 akan menjadi ajang reuni bagi Djadjang Nurdjaman.

13 jam49 menit Jpnn

JPNN.

Waketum Gerindra Desak Menhan Prabowo Galak pada Kapal Kabel Tiongkok

JPNN.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono meminta Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menolak tegas keberadaan kapal kabel asal Tiongkok di wilayah perairan Indonesia. Menurut dia, langkah tegas itu merupakan salah satu wujud menjaga kedaulatan NKRI.

13 jam49 menit Jpnn

JPNN.

Profil Andi Taufan Garuda Putra, Lulusan ITB jadi Staf Khusus Presiden Jokowi

JPNN.com, JAKARTA - Berikut ini adalah profil Andi Taufan Garuda Putra, salah satu staf khusus Presiden Jokowi. Siapa dia?

13 jam49 menit Jpnn

Viva.co

Konsumsi 3 Pil Penenang Tiap Malam, Marshanda: Kan Gue Gak Normal

Sebelumnya bahkan dirinya konsumsi lebih dari 8 pil semalam.

13 jam49 menit Viva

Detik

Kalteng Putra Masih Yakin Bisa Lolos Degradasi

Kekalahan dari Semen Padang membuat Kalteng Putra masih terbenam di dasar klasemen Liga 1 2019. Laskar Isen Mulang masih yakin bisa lolos dari degradasi.

13 jam50 menit Detik

Detik

Pernah Anti-Tottenham, Mourinho: Itu Sebelum Dipecat Chelsea

Jose Mourinho sempat berikrar tidak akan mengkhianati suporter Chelsea dengan melatih Tottenham Hotspur. Kenyataannya berbalik, dan ia menjelaskan alasannya.

13 jam50 menit Detik

Detik

Aktivis Perdamaian Perempuan Somalia Tewas Tertembak di Bandara

Ali tertembak saat sedang berada di dalam mobil di sekitar bandara pada Rabu (20/11). Dia tewas di tempat dalam beberapa menit.

13 jam50 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Taliban Bebaskan Profesor AS dan Australia yang Ditawan 3 Tahun

Keduanya merupakan profesor di Universitas Amerika di Kabul. Mereka diculik oleh kelompok bersenjata pada Agustus 2016.

13 jam50 menit Detik

TRIBUNNEWS

Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019: Dua Bocah Asal Manado Melenggang ke Tahap Tiga Babak Final

Suasana pengumuman tahap kedua memang tidak sedramatisir di tahap sebelumnya, dimana banyak peserta berurai airmata begitu tak lolos

15 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Reuni 212, Polri: Belum Terima Rencana Aksi

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwonomenegaskan jika polisi siap mengamankan jalannya aksi Reuni 212. Namun, belum ada surat pemberitahuan

15 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Masa Jabatan Presiden akan Ditambah? Begini Kata MPR

Wakil Ketua MPRmenyebut saat ini ada wacana amendemen UUD1945 terkait penambahan masa jabatan presiden, menjadi maksimal 15 tahun. Wakil Ketua

15 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Komisi II: Rencana Kebijakan ASN Bekerja di Rumah Belum Bisa Diterapkan

Mardani Ali Sera mengatakan rencana kebijakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat bekerja di rumah belum bisa diterapkan saat ini.

15 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Prediksi Susunan Pemain Tira Persikabo vs PSIS Liga 1: Mahesa Jenar Stabil di 5 Laga Terakhir

Prediksi Susunan Pemain TIRA Persikabo vs PSIS Liga 1:Mahesa Jenar Stabil di 5 Pertandingan Terakhir

15 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Live Streaming TV Online Persik vs Persiraja Semifinal Liga 2, via Vidio.com, Dapat Akses di HP

Live Streaming TV Online Persik vs Persiraja Semifinal Liga 2, via Vidio.com, Dapat Akses di HP

15 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hasil Rapimnas Hanura, Minta Agenda Munas Tetapkan OSO Sebagai Ketua Umum

Partai Hanura menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Hotel Sultan 20-22 November 2019.

15 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jokowi Tunjuk 14 Orang Untuk Jadi Staf Khusus, Mayoritas Milenial

staf khusus presiden tidak perlu setiap hari bekerja di istana karena masing-masing sudah memiliki kegiatan.

15 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jokowi Tunjuk Angkie Yudistia Jadi Staf Khusus, Penyandang Tunarungu yang Berprestasi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Angkie Yudistia sebagai salah satu staf khusus presiden.

15 jam1 menit Tribunnews