Nunung Srimulat dan suami bacakan Pledoi Rabu ini

Komedian Srimulat Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya July Jan Sambiran, Rabu ini akan membacakan nota pembelaannya di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Seperti yang tertera dalam Sistem ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Yamaha masih terbuka untuk Zarco

Manajer tim Yamaha Motor Racing Lin Jarvis mengungkapkan jika mereka masih membuka kesempatan bagi Johann Zarco untuk bergabung dengan pabrikan asal Iwata, Jepang itu sebagai pebalap uji di musim 2020. Juara dunia Moto2 dua ...

23 jam25 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Harga emas naik 2 hari beruntun, dipicu penurunan saham di AS

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik moderat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), memperpanjang keuntungan untuk hari kedua berturut-turut karena Indeks Dow Jones Industrial Average ...

23 jam25 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Cari lima lokasi perpanjangan SIM terdekat di Jakarta Rabu ini

Butuh layanan terdekat mengurus perpanjangan SIM di Jakarta? Anda dapat memanfaatkan layanan SIM Keliling Rabu ini yang tersedia di lima lokasi di wilayah DKI Jakarta. Bagi Anda yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin ...

23 jam25 menit Antaranews

ANTARA NEWS

DPR RI gelar Forum Legislasi bahas Pilkada Langsung, apa masalahnya?

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar forum legislasi membahas persoalan pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung. Forum tersebut mendatangkan pembicara dari politikus hingga akademikus guna ...

23 jam25 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Panorama : Penjualan Paket Wisata ke Luar Negeri Melejit

Emiten pariwisata, PT Panorama Sentrawisata Tbk. (PDES) mencatatkan pertumbuhan penjualan paket wisata tour ke luar negeri hingga tiga digit.

23 jam26 menit Bisnis

BISNIS

PKS Tidak Khawatirkan Masa Lalu Tommy Soeharto

Ketua Badan Perencanaan Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bukhori Yusuf mengatakan PKS tidak risau dengan masa lalu Ketua Umum Partai Berkarya, Tommy Soeharto.

23 jam26 menit Bisnis

Detik

Hajar Siprus 6-1, Belgia Sempurna di Kualifikasi Piala Eropa 2020

Belgia mengakhiri Kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan kemenangan telak atas Siprus. Dengan demikian, Belgia menyapu bersih kemenangan selama fase kualifikasi.

23 jam27 menit Detik

Detik

Gnabry Hat-trick, Jerman Gebuk Irlandia Utara 6-1

Timnas Jerman mengakhiri kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan mengalahkan Timnas Irlandia Utara 6-1. Serge Gnabry hat-trick di laga tersebut.

23 jam27 menit Detik

Detik

Hat-trick Wijnaldum Antar Belanda Hancurkan Estonia 5-0

Belanda menutup Kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan catatan manis. Menjamu Estonia di laga terakhir Grup C, Frenkie De Jong dkk menang besar 5-0.

23 jam27 menit Detik

Detik

Dua Gol Ramsey Loloskan Wales ke Piala Eropa 2020

Wales memastikan satu tempat di putaran final Piala Eropa 2020. Aaron Ramsey jadi pahlawan usai dua golnya ke gawang Hongaria meloloskan Wales.

23 jam28 menit Detik

Detik

Pemecatan Pochettino yang Mengejutkan Semua Pihak

Tottenham Hotspur resmi memecat Mauricio Pochettino. Kabar itu mengejutkan banyak pihak.

23 jam28 menit Detik

Detik

Barbie Kumalasari Terus Halu, Tessa Mariska Malu Jadi Sahabatnya

Indra Tarigan dan Tessa Mariska mengaku malu menjadi sahabat Barbie Kumalasari. Pasalnya, kehaluan istri Galih Ginanjar itu semakin liar dan tak kunjung usai.

23 jam28 menit Detik

Detik

BMKG Prediksi Jaksel dan Jaktim Diguyur Hujan Sore Ini

BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Jakarta akan diguyur hujan lokal hari ini. Wilayah yang diprediksi akan diguyur hujan adalah Jaksel dan Jaktim.

23 jam28 menit Detik

Detik

Kader PBB Resah Tak Dapat Jatah

PBB merasa tidak mendapat jatah dalam kabinet Presiden Jokowi-Wapres Ma'ruf Amin. Kenyataan politik ini bikin resah partainya Yusril Ihza Mahendra.

23 jam28 menit Detik

JPNN.

Presiden PKS Tunggu Waktu Luang Pak SBY

JPNN.com, JAKARTA - Silaturahmi politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal terus berlanjut. Setelah menggelar pertemuan dengan pengurus NasDem dan Berkarya, PKS bakal menjalin silaturahmi politik dengan fungsionaris Demokrat dan PAN.

23 jam41 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Dukungan Haru Atlet-atlet Dunia hingga BWF untuk Anthony Ginting

Final kontroversial, Ginting banjir doa jelang World Tour Final 2019.

23 jam42 menit Viva

Viva.co

Duka Mendalam Gracia Indri untuk Cecep Reza

Tak hanya melayat, Gracia juga mengungkapkan dukanya via media sosial.

23 jam42 menit Viva

Viva.co

Lama Menghilang, Badai Eks Kerispatih Eksis Lagi

Badai memperkenalkan karya barunya lewat kolaborasi dengan dokter

23 jam42 menit Viva

Viva.co

Cecep Reza Bombom Meninggal, Tora Sudiro Ungkap Kenangan Terakhir

Tora dan Cecep pertama kali bertemu di awal tahun lalu.

23 jam42 menit Viva

Viva.co

Ridwan Kamil Punya Program Istimewa English for Ulama

Tujuannya apa program ini dibuat Ridwan Kamil?

23 jam42 menit Viva

Viva.co

4 Cara Ridwan Kamil Bangun Ekonomi Umat di Jawa Barat

Salah satunya satu pesantren satu produk.

23 jam42 menit Viva

TRIBUNNEWS

Liga Inggris: Mauricio Pochettino Resmi Dipecat, Berikut Hasil Pertandingan Tottenham Musim ini

Liga Inggris: Mauricio Pochettino Dipecat Tottenham Hospur, Berikut Hasil Pertandingan Spurs Musim ini

39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Live Streaming TV Online PSS Sleman vs Borneo FC Liga 1 di Indosiar, Akses Link di Sini

Live Streaming TV Online PSS Sleman vs Borneo FC Liga 1 di Indosiar, Akses Link di Sini

39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sejarah Sepak Bola: Minimnya Dominasi Inter Milan Era 90-an, Salah Satunya Karena Hegemoni AC Milan

Sejarah Sepak Bola: Minimnya Dominasi Inter Milan Era 90-an, Salah Satunya Karena Hegemoni AC Milan

39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Dota 2 - Live Streaming MDL Chengdu Major Babak Playoff Hari Ketiga, Mulai Pukul 09.00 WIB

Berikut ini link live streaming MDL Chengdu Major Babak playoff hari ketiga, Mulai Pukul 09.00 WIB

39 menit Tribunnews