Gempa magnitudo 5,2 guncang Bali

Gempa berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang Bali pada Rabu dini hari dengan pusat gempa berada sejauh 523 kilometer dari sisi barat barat daya Kuta Selatan. Dikutip dari keterangan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan ...
« Kembali Baca berita lengkap »

BISNIS

Metode Kerangka Sampel Area Mampu Atasi Isu Overestimasi

Penggunaan metode Kerangka Sampel Area (KSA) diharapkan mampu mengatasi isu overestimasi dalam produksi pangan nasional. Adanya isu overestimasi produksi pangan ini tidak lepas metode yang digunakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pertanian (Kementan).

15 jam41 menit Bisnis

BISNIS

Anggota Densus 88 Masih Dirawat Usai Operasi

Seorang anggota Densus 88 Anti Teror Mabes Polri yang mengalami luka tusuk ketika menangkap sekelompok orang bersenjata di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

15 jam41 menit Bisnis

JPNN.

Ketahui Tentang Pemasangan Ring Jantung Yang Sempat Dijalani Cecep Reza Sebelum Meninggal

JPNN.com - Kepergian Cecep Reza membuat kaget keluarga dan juga kerabat, terlebih dia masih menjalankan aktivitas seperti biasa sebelumnya. Hal itu bisa dilihat lewat Instagram Story miliknya.

15 jam41 menit Jpnn

JPNN.

Berhubungan Suami Istri Bisa Menurunkan Kolesterol?

JPNN.com - Berhubungan suami istri disebut-sebut bisa menurunkan kolesterol. Jika memang terbukti bisa begitu, tak bisa dimungkiri bahwa akan banyak orang yang melakukannya demi menurunkan lemak darah. 

15 jam41 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

ASFC U-18: Korea Selatan Berharap Bertemu Indonesia di Final

JPNN.com, BALIKPAPAN - Pelatih Tim pelajar Korea Selatan An Sun Jin berharap bertemu tim Indonesia dalam pertandingan final Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Asia/Asian Schools Football Championship 2019.

15 jam42 menit Jpnn

JPNN.

Botol PET Bisa Didaur Ulang Hingga 50 Kali

JPNN.com, JAKARTA - Pakar Polimer Institut Teknologi Bandung Ahmad Zainal Abidin mengatakan, botol PET mampu didaur ulang hingga 50 kali sehingga menghemat bahan baku produksi.

15 jam42 menit Jpnn

Viva.co

Duka Ade Firman Hakim Atas Kepergian Cecep Reza Bombom

Pertemanan mereka dimulai sejak satu setengah tahun lalu.

15 jam43 menit Viva

Viva.co

Marshanda Siapkan Karya Khusus untuk Kenang Cecep Reza Bombom

Keduanya bersahabat sejak kecil, di sinetron Bidadari.

15 jam43 menit Viva

Detik

PBB Sebut 2,4 Juta Orang Butuh Bantuan Pangan di Mali-Niger

"Jika kita tidak mengambil tindakan sekarang untuk mengatasi kelaparan di Sahel, satu generasi ada dalam bahaya," ujar Harve Verhoosel.

15 jam43 menit Detik

Detik

Gempa M 5,2 Guncang Kuta Selatan Bali, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa berkekuatan 5,2 magnitudo (M) mengguncang Kuta Selatan, Bali. Gempa tidak berpotensi tsunami.

15 jam44 menit Detik

Detik

Kios di Pasar Guntur Ciawitali Garut Terbakar

Kios pedagang di Pasar Guntur Ciawitali, Garut, Jabar, terbakar. 5 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

15 jam44 menit Detik

TRIBUNNEWS

Frank Lampard Bakal Jadi Pelatih Timnas Inggris Berikutnya kata Fabio Capello

Mantan pelatih Timnas Inggris, Fabio Capello, meyakini Frank Lampard bakal menjadi pelatih timnas berikutnya di masa depan seiring penampilan apik

16 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ansu Fati Melewati Peluang Merumput di Liga Inggris

Gara-gara paspornya bermasalah, wonderkid Barcelona, Ansu Fati melewatkan peluang bermain di Liga Inggris.

16 jam40 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pelaku Pelemparan Sperma di Tasikmalaya ternyata Pernah Kepergok Intip Wanita Mandi

Dialah SN, pemuda 25 tahun yang kini sudah ditangkap polisi, akibat perbuatan tak pantas terhadap sejumlah perempuan yang menjadi korban

16 jam40 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Manchester City Masih Berhak Memiliki Pep Guardiola Hingga 2021

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola dikatakan oleh agennya tidak memiliki niatan kembali melatih Bayern Muenchen.

16 jam40 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Jadwal MDL Chengdu Major Babak Playoff Hari Ketiga, Vici Gaming Bertemu Evil Geniuses

Berikut ini Jadwal MDL Chengdu Major Babak Playoff Hari Ketiga, Vici Gaming Bertemu Evil Geniuses

16 jam40 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Bercerita soal Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan bintang porno asal AS, Mia Khalifa, mengisahkan bagaimana dirinya dijebak di industri film dewasa lima tahun silam.

16 jam40 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Prediksi Susunan Pemain PSS Sleman vs Borneo FC Liga 1: Pesut Etam Andalkan Pemain Muda

Borneo FC akan turunkan pemain muda saat bertandang ke markas PSS Sleman, Rabu (20/11/2019).

16 jam40 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

AC Milan Disebut-sebut Bakal Jadi Pelabuhan Zlatan Ibrahimovic

Eks rekan Zlatan Ibrahimovic di AC Milan, Thiago Silva, memberikan kesaksian mengenai kepindahan penyerang gaek asal Swedia itu pada 2012.

16 jam40 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria asal Indonesia Dipenjara di Singapura

Fredy Kosman Kwee, seorang pria asal Indonesia, dipenjara di Singapura setelah dia berbohong bahwa dirinya diperkosa oleh pacar prianya

16 jam40 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Matthijs de Ligt di Bujuk Patrick Kluivert Agar Gabung ke Barcelona

Patrick Kluivert menilai Matthijs de Ligt telah salah langkah dengan memilih Juventus sebagai klub barunya.

16 jam40 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pasutri di Gresik Jual 3 Janda via Whatsapp, Tarif Sekali Kencan Rp 400 Ribu

Dari hasil prostitusi online ini, mereka mendapat penghasilan Rp 1 juta per bulan dari bisnis haram itu

16 jam40 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Mengenang Cecep Reza 'Bombom' dari Aktor Cilik ke Fotografer Andal

Sebelum akhirnya menghilang dari gemerlap dunia hiburan, Cecep Reza sempat membintangi sejumlah judul sinetron dan film.

16 jam41 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Persija Jakarta Bakal Ditinggal Marko Simic Soalnya Tawaran Nilai Perpanjang Kontrak tak Sesuai

Chief Executive Officer (CEO) Persija Jakarta, Ferry Paulus, optimistis Marko Simic tetap akan bertahan dengan Persija Jakarta.

16 jam41 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Rekam Adegan Cabul dengan Anak di Bawah Umur, Pria Ini Diciduk polisi

dalam video itu, ada sepasang pria dan wanita sedang berhubungan layaknya suami istri di hutan mangrove, Tanjung Batu.

16 jam41 menit Tribunnews