Skuter listrik dinilai sebagai solusi kendaraan masa depan

Grab Indonesia membeberkan alasan mengoperasikan layanan skuter listrik di Ibu Kota Jakarta, yakni karena kendaraan nonpolusi itu sebagai solusi kendaraan masa delan yang ramah lingkungan, meski infrastrukturnya belum ...
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Bank Sentral China pangkas suku bunga acuannya jadi 2,5%

PBOC memangkas suku bunga 7-Days Reverse Repurchase Rate menjadi 2,5% dari 2,55%

3 jam54 menit Kontan

KONTAN

Simak rekomendasi teknikal saham BBCA, AALI, dan UNTR

Simak rekomendasi teknikal tiga saham pilihan dari sejumlah analis

3 jam54 menit Kontan

KONTAN

Melirik saham yang baru listing, ini yang harus diperhatikan investor

Per hari ini, tercatat sudah 46 perusahaan yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang 2019

3 jam54 menit Kontan

KONTAN

AAUI proyeksi pendapatan premi tumbuh 17% ditopang tiga lini bisnis utama

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) optimistis bisnis asuransi umum melaju kencang tahun depan.

3 jam54 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Realisasi belanja modal pemerintah baru mencapai 53% hingga Oktober

Realisasi belanja modal pemerintah baru mencapai 53% hingga Oktober 

3 jam54 menit Kontan

KONTAN

Hingga Oktober, realisasi pembiayaan anggaran capai Rp 373,4 triliun

Hingga Oktober, realisasi pembiayaan anggaran capai Rp 373,4 triliun

3 jam55 menit Kontan

KONTAN

Menteri Kelautan: Saya merasa 5 tahun belakangan ada sesuatu yang janggal

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo merasa ada sesuatu yang janggal dalam lima tahun terakhir

3 jam55 menit Kontan

KONTAN

DPR belum jadwalkan pemindahan ibu kota baru dengan pemerintah, ini alasannya

DPR belum jadwalkan pemindahan ibu kota baru dengan pemerintah, ini alasannya

3 jam55 menit Kontan

KONTAN

Menteri KKP: Penenggelaman kapal bukan solusi utama dalam memberi efek jera

Menteri KKP: Penenggelaman kapal bukan solusi utama dalam memberi efek jera

3 jam55 menit Kontan

KONTAN

Banyak helm yang hilang, Grab minta pengguna GrabWheels mengembalikan

Grab Indonesia mengimbau para pengguna GrabWheels agar mengembalikan helm skuter listrik tersebut

3 jam55 menit Kontan

KONTAN

Penerbitan SBN tembus pagu, Kemenkeu tetap laksanakan lelang SUN sesuai jadwal

Penerbitan SBN tembus pagu, Kemenkeu tetap laksanakan lelang SUN sesuai jadwal

3 jam55 menit Kontan

KONTAN

Kemendag proyeksi ekspor non migas ke Australia tumbuh 0,04% per tahun dengan IA-CEPA

Kemendag proyeksi ekspor non migas ke Australia tumbuh 0,04% per tahun dengan IA-CEPA

3 jam55 menit Kontan

BISNIS

Kota Malang Rebut 4 Emas di Kejurnas Finswimming 2019

Kota Malang berhasil merebut medali 4 emas, 1 perak, dan dua perunggu dalam Kejuaraan Nasional Finswimming antar kabupaten/kota se-Indonesia 2019 di Surabaya, 16-17 November 2019.

3 jam55 menit Bisnis

BISNIS

Penyaluran Dana Desa : Kemendagri Minta Pemkab Konawe Setop Penyaluran di 4 Desa

Berdasarkan informasi yang didapatkan oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), dana desa telah disalurkan kepada empat desa tersebut.

3 jam55 menit Bisnis

BISNIS

Penghayat Kepercayaan Engan Cantumkan Status di KTP

Kendati telah mendapatkan legalisasi dari pemerintah soal pencantuman status di kartu identitas, namun belum banyak penghayat kepercayaan di Kota Jogja yang memanfaatkannya.

3 jam55 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Warganet Memuji Puan Maharani Cantik Berhijab Saat Umrah

Aktivitas Puan di Tanah suci dibagikan melalui akun Instagram. Warganet menilai wanita 46 tahun itu berparas cantik.

3 jam56 menit Bisnis

BISNIS

CIMB Niaga & Citibank Kompak Pasang Target Konservatif

Revisi proyeksi pertumbuhan kredit perbankan hingga akhir 2019 yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejalan dengan redupnya pertumbuhan pembiayaan industri hingga kini. Bahkan, sejumlah bank telah menurunkan target pertumbuhan kredit mereka hingga akhir 2019.

3 jam56 menit Bisnis

BISNIS

Sony Resmi Luncurkan Mirrorless A6600 dan A6100, Ini Kelebihan dan Harganya

A6600 dan A6100 menawarkan kecepatan autofocus yang sangat cepat, hanya membutuhkan waktu 0,02 detik. Dilengkapi dengan sistem AF yang memiliki 425 phase-detection.

3 jam56 menit Bisnis

BISNIS

Wintermar Offshore Marine (WINS) Kantongi Kontrak Baru US40 Juta

Hingga akhir Oktober 2019, perseroan telah mengantongi raihan nilai kontrak baru senilai US$75 juta.

3 jam56 menit Bisnis

BISNIS

Nilai Ekspor Produk Olahan Kayu ke Uni Eropa Capai US3,6 Miliar

Nilai ekspor produk kayu olahan dari Indonesia ke Uni Eropa terus berada dalam jalur positif pascaadanya kesepakatan Forest Law Enforcement, Governance, and Trade and Voluntary Partnership Agreement (FLEGT-VPA) pada 2016.

3 jam56 menit Bisnis

BISNIS

Klaten Luncurkan Aplikasi Medis Siaga 24 Jam

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa mendapatkan tindakan medis dengan cepat selama 24 jam.

3 jam56 menit Bisnis

BISNIS

Soal BUMN Terpapar Radikalisme, Ini Kata BNPT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius memberikan tanggapannya tentang adanya pegawai di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terpapar radikalisme.

3 jam56 menit Bisnis

BISNIS

Pemkot Jogja Perangi Penyakit tak Menular, Jadi Pemicu Kematian Tertinggi

Sebagai tindak lanjut dari penyakit tidak menular yang trennya masih cukup tinggi dan menjadi penyebab kematian tertinggi, Pemkot Jogja meluncurkan Rencana Aksi Daerah Penyakit Tidak Menular (RAD PTM), di kompleks Balai Kota, Senin (18/11/2019).

3 jam56 menit Bisnis

BISNIS

Pemkot Bandung Jatuhi Sanksi Denda Pengembang Hotel Pullman Rp41 Miliar

Pemerintah Kota Bandung telah menentukan sanksi yang akan dijatuhkan kepada pengembang Hotel Pullman berupa sanksi denda Rp41 miliar akibat dinilai menyalahi perizinan pembangunan.

3 jam56 menit Bisnis

BISNIS

Kementan Siapkan Program Pengembangan Produksi Induk Ayam

Kementerian Pertanian tengah mempersiapkan program produksi bibit ayam galur murni (grand parent stock/GPS) ras broiler guna menekan importasi induk ayam potong.

3 jam56 menit Bisnis