Presiden panggil mantan Gubernur Sulsel Yasin Limpo

Presiden Joko Widodo memanggil mantan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo sebagai calon menteri yang akan membantunya pada periode kedua 2019-2024. Yasin Limpo tiba di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa sekitar ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Syahrul Limpo sudah izin Surya Paloh untuk temui Presiden Jokowi

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengaku sudah meminta izin Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta. "Saya juga sudah izin Ketua ...

22 jam27 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Presiden Jokowi diharapkan reformasi manajemen pencegahan karhutla

Presiden Joko Widodo diharapkan dapat mereformasi manajemen pengelolaan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada periode kedua agar bencana asap tak terulang. Pengamat Komunikasi Lingkungan Sumsel Dr. Yenrizal ...

22 jam27 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Serangan ISIS di ladang minyak Irak tewaskan anggota keamanan

Dua anggota pasukan keamanan Irak tewas dan tiga lainnya terluka saat kelompok ISIS menyerang pos pemeriksaan di area ladang minyak Allas, Provinsi Salahuddin utara pada Senin, menurut pernyataan militer. Ladang minyak Allas, ...

22 jam27 menit Antaranews

KONTAN

Kredit Bisa Melambat, Prospek Perbankan Tetap Stabil

Moody's menyematkan outlook stabil bagi perbankan dalam negeri

22 jam27 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Imbas Kenaikan Harga, Volume Penjualan HMSP Turun 3,2%

Volume penjualan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun selama sembilan bulan pertama tahun ini.   

22 jam27 menit Kontan

KONTAN

Pasar Saham Menanti Kepastian Jajaran Menteri Ekonomi Kabinet Baru

Kenaikan IHSG, kemarin merupakan sinyal pasar merespons positif figur yang dipanggil presiden di hari pertama

22 jam27 menit Kontan

KONTAN

Di Atas Angin, Benny Tjokro Memenangkan Sengketa Tanah di Maja

Benny Tjokro kukuhkan kepemilikan aset penting di Maja berbekal dua keputusan pengadilan dalam rentang setahun terakhir.

22 jam27 menit Kontan

KONTAN

Perlambatan Ekonomi Global Bikin Dana Kelolaan Reksadana Dollar AS Terkikis

Perlambatan ekonomi global membuat dana kelolaan serta unit penyertaan di reksadana saham dollar AS turun

22 jam27 menit Kontan

KONTAN

Ujian Berat Langsung Menanti Para Menteri Jokowi

Hari pertama pasca pelantikan sebagai Presiden, Joko Widodo (Jokowi) langsung memanggil calon-calon menteri

22 jam27 menit Kontan

KONTAN

Mi instan bahayakan pertumbuhan anak-anak?

Menurut World Instant Noodles Association, Indonesia adalah konsumen mi instan terbesar kedua di dunia.

22 jam28 menit Kontan

KONTAN

IHSG melanjutkan penguatan di awal perdagangan Selasa (22/10)

Pukul 09.05 WIB, IHSG naik 17,06 poin atau 0,29% ke 6.217,14.

22 jam28 menit Kontan

KONTAN

Soal penggelapan dana Rp 58,95 miliar, BNI: Kami tidak tutup-tutupi

BNI mengungkap modus penggelapan dana sebesar Rp 58,95 miliar yang dilakukan oleh oknum pegawainya.

22 jam28 menit Kontan

KONTAN

Hari kedua Jokowi memanggil calon menteri, Sri Mulyani sambangi Istana Kepresidenan

Menteri Keuangan Kabinet Kerja periode I Sri Mulyani Indrawati tiba di Istana Kepresidenan Selasa (22/10) pagi.

22 jam28 menit Kontan

KONTAN

Prabowo putuskan merapat ke kabinet Jokowi, begini respon PAN

Keputusan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bergabung ke koalisi partai politik pendukung pemerintah

22 jam28 menit Kontan

KONTAN

Mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo jadi kandidat menteri Jokowi-Ma'ruf

Syahrul Yasin Limpo datang ke Istana pada Selasa (22/10) pagi.

22 jam28 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Investasi di Industri Otomotif Terganjal Kemampuan Pasar Domestik

Realisasi investasi ini masih jauh dari capaian pada 2018 yang tercatat sebesar US$722,19 juta untuk PMA dan Rp322,67 miliar. Jika investasi tidak dapat digenjot hingga akhir tahun, dipastikan realisasi pada tahun ini akan melanjutkan tren penurunan dalam 3 tahun terakhir.

22 jam42 menit Bisnis

BISNIS

Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin : Datang ke Istana, Syahrul Yasin Limpo Sudah Lapor Surya Paloh

Syahrul yang juga politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengaku menerima undangan dari Istana untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

22 jam42 menit Bisnis

JPNN.

Daddies dan Minions Punya Kans Ketemu di Final French Open 2019

JPNN.com, PARIS - Ganda putra peringkat dua dunia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan alias Daddies mengincar hasil terbaik di French Open 2019, ajang BWF World Tour yang digelar di Stade Pierre de Coubertin, Paris mulai Selasa (22/10) malam WIB.

22 jam42 menit Jpnn

JPNN.

Nadiem Makarim Bakal jadi Menteri, Ketua Asosiasi Driver Online Bilang Begini

JPNN.com, JAKARTA - Nadiem Makarim merupakan salah satu calon menteri di Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin. Bos GoJek itu sudah dipanggil Presiden Jokowi ke Istana Kepresidenan, Senin (21/10)

22 jam43 menit Jpnn

JPNN.

Pendaftaran CPNS 2019: IPK Pas-pasan Jangan Lamar Instansi Ini

JPNN.com, JAKARTA - Pendaftaran CPNS 2019 diperkirakan dimulai November. Persaingan bakal makin ketat karena jumlah pelamar diprediksi mencapai 5 juta lebih.

22 jam43 menit Jpnn

JPNN.

Jumlah Eselon Dipangkas, 430 Ribu Orang Bakal Kehilangan Jabatan

JPNN.com, JAKARTA - Keinginan Presiden Jokowi untuk melakukan pengurangan atau pemangkasan jabatan eselon akan berdampak luas di kalangan PNS. Diperkirakan ada 430 ribu PNS yang akan kehilangan jabatannya.

22 jam43 menit Jpnn

JPNN.

KNPI: Pak Jokowi Butuh Sosok Erick Thohir untuk Kemajuan Bangsa

JPNN.com, JAKARTA - Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bambang Pria Kusuma mengaku gembir atas kabar masuknya Erick Thohir dalam bursa menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf Amin.

22 jam43 menit Jpnn

WOWKEREN

Hal Ini Buktikan Chaeryeong Member ITZY Paling Tak Populer dengan Fans Paling Sedikit?

Dari kelima member, nampaknya ada ketidakmerataan popularitas. Perbedaan popularitas di antara para member ITZY ini menjadi pembicaraan para netizen di situs komunitas online Pann.

22 jam43 menit Wowkeren

WOWKEREN

Singgung Kasus HAM, KontraS Minta Jokowi Tak Pilih Prabowo Jadi Menteri

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan meminta Presiden Joko Widodo untuk tidak memilih Prabowo Subianto masuk ke kabinet. Lembaga tersebut pun menyinggung kasus HAM yang pernah menyang

22 jam43 menit Wowkeren

WOWKEREN

Begini Respon Elit Parpol Saat Prabowo Diminta Jadi Menteri Jokowi

Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto tengah merapat ke kabinet Jokowi-Ma'ruf. Terkait bergabungnya Prabowo ini menimbulkan respon yang beragam dari elit partai politik lain.

22 jam43 menit Wowkeren