Serbia jaga asa lolos usai pecundangi Lithuania

Tim nasional Serbia menjaga asa untuk lolos ke putaran final Piala Eropa 2020 seusai mempecundangi tuan rumah Lithuania 2-1 di Stadion LFF, Vilnius, Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kemenangan itu membuat Serbia bertahan di ...
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Proyeksi IHSG: Ditopang Meredanya Perang Dagang

IHSG hari ini diperkirakan berpotensi menguat. 

7 jam35 menit Kontan

KONTAN

Prediksi Kurs Rupiah: Bergantung Neraca Dagang

Kurs rupiah hari ini diperkirakan bergerak di rentang terbatas. 

7 jam35 menit Kontan

KONTAN

Buyung Poetra (HOKI) Mengerek Kapasitas Produksi

Saat ini, progres pembangunan pabrik baru PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) di Palembang mencapai 30%.

7 jam36 menit Kontan

KONTAN

Harga CPO Belum Pulih, Mahkota Group (MGRO) Masih Setia dengan Target Kinerja

Hingga paruh pertama 2019, Mahkota Group (MGRO) masih menanggung rugi.

7 jam36 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Kontraktor Migas Mulai Ajukan Perpanjangan Kontrak

Proposal perpanjangan kontrak blok migas bisa diperpanjang 10 tahun sebelum kontrak berakhir.

7 jam36 menit Kontan

KONTAN

Terkait Suriah, Donald Trump pukul Turki dengan kenaikan tarif dan ancam sanksi lain

Presiden AS Donald Trump pada hari Senin (14/10) memutuskan untuk menaikkan tarif baja kepada Turki.

7 jam36 menit Kontan

KONTAN

Trending Topics: Kesempatan beli emas Antam, Dana repatriasi bisa menguap

Berikut ini beberapa artikel yang menjadi trending topics sehari terakhir, saya kalau Anda lewatkan.

7 jam36 menit Kontan

KONTAN

Susunan kabinet Jokowi-Ma'ruf beredar, Istana pastikan itu hoaks

Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi memastikan surat berisi susunan kabinet Joko-Ma'ruf yang beredar adalah hoaks.

7 jam37 menit Kontan

KONTAN

Jelang purna tugas, Jusuf Kalla terima gaji pensiun Taspen

Taspen menyerahkan manfaat THT dan pensiun kepada Wapres Jusuf Kalla

7 jam37 menit Kontan

KONTAN

BMKG mencatat gempa magnitudo 5,9 guncang Bengkulu

BMKG mencatat gempa magnitudo 5,9 mengguncang Bengkulu

7 jam37 menit Kontan

KONTAN

BMKG mencatat gempa magnitudo 5,9 mengguncang Bengkulu, pagi ini (15/10)

BMKG telah mendeteksi gempa dengan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Bengkulu,Seluma, dan Kepahiang, pukul 05:23 WIB.

7 jam37 menit Kontan

JPNN.

Spanyol Penjarakan 9 Tokoh Gerakan Separatis Catalunya

JPNN.com, MADRID - Mahkamah Agung Spanyol menjatuhkan hukuman penjara bagi sembilan pemimpin gerakan separatis Catalunya, Senin (14/10). Mereka dihukum 9 hingga 13 tahun karena dinilai terbukti menghasut masyarakat untuk berdemonstrasi menuntut kemerdekaan.

7 jam37 menit Jpnn

JPNN.

Keselamatan Pelayaran di Sungai Musi Palembang Terganggu

JPNN.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Palembang telah menerbitkan surat edaran tentang antisipasi datangnya cuaca buruk kabut asap.

7 jam38 menit Jpnn

JPNN.

Menlu Retno: Tantangan Diplomat Perempuan Lebih Banyak ketimbang Laki-Laki

JPNN.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berpendapat tantangan bagi perempuan dalam menjalankan tugas sebagai diplomat lebih banyak dibandingkan laki-laki.

7 jam38 menit Jpnn

JPNN.

Napi Terorisme dan Narkoba Lapas Nusakambangan Meninggal

JPNN.com, CILACAP - Dua narapidana (napi) penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, meninggal dunia.

7 jam38 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Kriss Hatta Sebut Kasus Anthony Hilenaar Cuma Settingan

Kriss akan membalas ke mantan istrinya.

7 jam38 menit Viva

Viva.co

Pengungsi Sulut: Kami Ingin Pulang karena Trauma di Wamena

Sebanyak 176 pengungsi telah kembali ke daerah asalnya.

7 jam39 menit Viva

Viva.co

Pendeta Putri Eksekutor Orang PKI Rangkul Jemaah yang jadi Korban

Pendeta di NTT rangkul jemaah.

7 jam39 menit Viva

Detik

Gambar yang Kamu Kenali Lebih Dulu Bisa Ungkap Sifatmu Saat Berteman

Kamu termasuk social butterfly atau penyendiri? Jawabannya bisa terungkap lewat bentuk yang lebih dulu kamu kenali dari gambar ini.

7 jam39 menit Detik

Detik

Fakta Mengejutkan Bella Thorne, Dari Bintang Disney Terjun ke Pornografi

Bella Thorne mengejutkan banyak pihak. Artis yang dikenal sebagai bintang Disney itu kini terjun ke industri pornografi.

7 jam40 menit Detik

Detik

7 Cara Memutihkan Kulit dengan Bahan Alami, Murah dan Aman!

Putih dan mulus merupakan dambaan setiap orang, wanita dan pria. Berikut ini cara memutihkan kulit dengan bahan alami.

7 jam40 menit Detik

Detik

Top! Ronaldo Sudah 700 Gol

Cristiano Ronaldo kini telah mengemas 700 gol sepanjang karier profesionalnya. Hal tersebut dipastikan usai ia mencetak satu gol ke gawang Ukraina.

7 jam40 menit Detik

Detik

Infografis Fakta Penting LRT Jabodebek

Moda Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek akan segera diuji coba. Ini fakta-fakta pentingnya.

7 jam40 menit Detik

Detik

Doa Pembuka Rezeki yang Bisa Diamalkan Setiap Hari

Semua rezeki sudah diatur oleh Allah SWT. Manusia hanya bisa berusaha dan membaca doa pembuka rezeki yang bisa diamalkan setiap hari.

7 jam41 menit Detik

Detik

Perjalanan Kasus Perekam 'Penggal Jokowi' yang Akhirnya Bebas

Perekam video viral 'penggal Jokowi' Ina Yuniarti akhirnya bebas dari dakwaan. Begini perjalanan kasusnya:

7 jam41 menit Detik