Satu wakil ganda putra mulus ke perempat final WJC 2019

Pasangan ganda putra junior Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil mengamankan satu tiket babak delapan besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior (WJC) 2019 setelah mengalahkan Rasmus Espersen/Marcus Rindhso asal Denmark ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Timnas Indonesia dibenamkan UAE lima gol tanpa balas

Tim nasional Indonesia dibenamkan tuan rumah Uni Emirat Arab (UAE) dengan lima gol tanpa balas dalam laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, yag dimulai Kamis malam WIB. Dipantau dari siaran langsung TVRI di ...

8 jam22 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Tribun stadion Iran kini diramaikan penonton perempuan lagi

Perempuan Iran untuk pertama kalinya setelah hampir empat dasawarsa diizinkan ke stadion untuk menonton pertandingan-pertandingan olahraga secara langsung menyusul ancaman sanksi dari FIFA kepada negara Asia itu terkait aturan ...

8 jam22 menit Antaranews

BISNIS

PROYEK BALI BARU : Perlu Integrasi Pembangunan

Pengembangan destinasi wisata unggulan nasional membutuhkan sinergi lintas sektoral guna memastikan pembangunan sarana dan prasarananya dapat direalisasikan secara efektif oleh kementerian/lembaga bersama dengan pemerintah daerah.

8 jam23 menit Bisnis

BISNIS

STRATEGI BISNIS : Perang Promo Demi Milenial

Bisnis, JAKARTA - Sejumlah bank mulai serius menggarap pasar milenial sebagai target potensial demi menambah jumlah nasabah.

8 jam23 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

RENCANA PEMINDAHAN IBU KOTA : Transportasi Dijamin Tuntas 5 Tahun

Bisnis, JAKARTA ? Kementerian Perhubungan optimistis sistem moda transportasi di ibu kota baru dapat selesai dalam 5 tahun.

8 jam24 menit Bisnis

BISNIS

PERLINDUNGAN INDUSTRI : Implementasi SNI Perlu Dibenahi

Praktik kebijakan standar nasional Indonesia (SNI) perlu dibenahi, mengingat implementasinya masih keliru dan tidak mendukung pengembangan pelaku usaha lokal.

8 jam24 menit Bisnis

BISNIS

TUMPAHAN MINYAK LAPANGAN YY : Sumur YYA-1 Segera Ditutup Permanen

Bisnis, JAKARTA?PT Pertamina (Persero) akan memastikan penyumbatan sumur secara permanen sumur YYA-1, Blok Offshore North West Java (ONWJ), di Laut Karawang, dalam dua pekan mendatang setelah injeksi semen dari atas sumur berhasil dilakukan.

8 jam24 menit Bisnis

BISNIS

IKM GOES DIGITAL : Material Center Ditarget Maksimal 2020

Pemerintah menargetkan program Material Center untuk memudahkan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk mendapatkan bahan baku dengan harga kompetitif dapat diterapkans secara menyeluruh pada 2020.

8 jam24 menit Bisnis

BISNIS

KAWASAN EKONOMI KHUSUS : Mandalika Sambut MotoGP 2021

Wilayah Mandalika ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan menjadi salah satu dari daerah wisata yang dicanangkan sebagai Bali Baru.

8 jam24 menit Bisnis

BISNIS

DESTINASI UNGGULAN : Percepatan Ekonomi Baru

Pengembangan sektor pariwisata di 10 Bali Baru, yang pelaksanaannya dipertajam dengan penetapan lima destinasi superprioritas, menjadi fokus utama pemerintah. Destinasi superprioritas diproyeksi memberi tambahan 6 juta kunjungan wisatawan mancanegara dengan devisa sekitar US$7,3 miliar.\n

8 jam24 menit Bisnis

BISNIS

PENJUALAN SEDAN : Toyota Ngebut, Honda Mulai Ngegas

Di tengah menciutnya pasar mobil tipe sedan sepanjang Januari?Agustus 2019, penjualan model Toyota berakselerasi. Adapun Honda mengklaim mampu memacu kinerjanya pada kuartal pertama.

8 jam24 menit Bisnis

BISNIS

STATUS LAHAN DI KAWASAN HUTAN : 3,1 Juta Ha Lahan Sawit Akan Dievaluasi

Bisnis, JAKARTA? Pemerintah akan mengevaluasi 3,1 juta hektare (ha) lahan perkebunan kelapa sawit di kawasan hutan belum yang mengantongi izin yang jelas.

8 jam24 menit Bisnis

BISNIS

CAPAIAN KINERJA : Ketahanan Pangan Sudah Aman?

Kementerian Pertanian boleh saja menyajikan data pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) pertanian yang cukup mengesankan selama lima tahun terakhir. Namun, torehan tersebut tak lantas menjamin ketahanan pangan Indonesia dalam kondisi aman.

8 jam25 menit Bisnis

BISNIS

PEMBANGKITAN LISTRIK : Gas JTB Bisa Dialirkan ke Tambak Lorok

Bisnis, BOJONEGORO?Anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina EP Cepu (PEPC), mengkaji peluang mengalihkan aliran gas dari pengembangan lapangan Jambaran?Tiung Biru (JTB) ke pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) Tambak Lorok di Semarang.

8 jam25 menit Bisnis

BISNIS

RENCANA 2020 : Medco Kaji Akuisisi Blok Migas

Bisnis, JAKARTA? PT Medco Energi International Tbk (MEDC) sedang mempertimbangkan untuk memasukkan akusisi blok minyak dan gas bumi ke dalam rencana ekspansi bisnis pada 2020.

8 jam25 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

TRADISI BROMO : Yadnya Kasada

Tiap-tiap destinasi wisata prioritas memiliki corak budaya dan kearifan lokalnya sendiri. Warisan budaya ini menjadi kekayaan daerah sekaligus daya tarik bagi kunjungan wisatawan. \n

8 jam25 menit Bisnis

BISNIS

BANK VS P2P LENDING : Bank Kecil Makin Terpojok

Persaingan pelaku industri perbankan dengan perusahaan teknologi finansial semakin ketat, khususnya dengan bank-bank kecil yang selama ini cukup menguasai sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM).

8 jam25 menit Bisnis

BISNIS

RENCANA IPO LION GROUP : Sektor Penerbangan Tetap Cerah

Bisnis, JAKARTA ? Langkah Lion Air Group melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) bisa menjadi keputusan yang tepat karena industri penerbangan di Indonesia dinilai masih cukup prospektif.

8 jam25 menit Bisnis

BISNIS

PERTUMBUHAN PENUMPANG KAPAL : Pelni Raih 28,44%

Bisnis, JAKARTA ? PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mencatat jumlah penumpang kapal meningkat sebanyak 28,44% sejak pemberlakuan kebijakan aturan penjualan tiket sesuai kapasitas seat atau bed (one man one seat) pada Agustus lalu.

8 jam25 menit Bisnis

BISNIS

APARTEMEN CIKARANG : Vasanta Innopark Siapkan Menara Ketiga

PT Sirius Surya Sentosa selaku pengembang Vasanta Innopark, Cikarang menargetkan untuk mulai membangun menara ketiga, Chihana, pada kuartal I/2020.

8 jam25 menit Bisnis

BISNIS

PROPERTI PARIWISATA : Pengembang Lirik Labuan Bajo

Bisnis, JAKARTA ? Terus bersoleknya Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, sebagai salah satu destinasi wisata 10 Bali baru, membuat bisnis properti di kawasan itu juga menanjak.

8 jam26 menit Bisnis

BISNIS

PASAR ASIA : Aksi Massa Runtuhkan Harga Properti Hong Kong

Hong Kong yang merupakan salah satu kota dengan harga properti tertinggi di dunia terpaksa menurunkan harga pasarannya lantaran terjadinya demonstrasi dan efek perang dagang dari China dan Amerika Serikat.

8 jam26 menit Bisnis

JPNN.

Persebaya vs Borneo FC: Irfan Jaya Masih Trauma

JPNN.com, SURABAYA - Peluang gelandang Persebaya Surabaya Irfan Jaya membela timnya melawan Borneo FC masih fifty-fifty.

8 jam26 menit Jpnn

JPNN.

Tekad Besar Kiper Bali United Wawan Hendrawan untuk Timnas Indonesia

JPNN.com, JAKARTA - Kiper Bali United Wawan Hendrawan sangat bersyukur dirinya bisa menjadi bagian Timnas Indonesia yang akan menjalani laga kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

8 jam26 menit Jpnn

JPNN.

Pelatih PS Tira Persikabo Sebut Motivasi Pemainnya Menurun

JPNN.com, BOGOR - Pelatih PS Tira Persikabo Rahmad Darmawan mengakui mental para pemainnya sedang menukik.

8 jam26 menit Jpnn