Budi Waseso raih CEO Terbaik Revolusi Mental Award 2019

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso meraih penghargaan "The Best CEO Revolusi Mental Etos Kerja" oleh BUMN Track dan Gugus Tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM). "Saya prinsipnya apa yang menjadi ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Huawei dorong pemanfaatan komputasi awan secara inklusif

Perusahaan perangkat teknologi asal China Huawei Technologies mendorong pemanfaatan komputasi awan secara inklusif lewat produk super-komputer berbasis kecerdasan buatan yaitu Atlas 900, Atlas 300 training card, Atlas 500, dan ...

12 jam56 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Hadapi Badak Lampung, RD minta Tira Persikabo fokus

Pelatih PS Tira Persikabo Rahmat Darmawan alias RD meminta para pemainnya segera melupakan hasil buruk yang diraih di kandang PSM dan fokus menghadapi tuan rumah Perseru Badak Lampung di Stadion Sumpak Pemuda pada 23 September ...

12 jam56 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Pemetaan lokasi ibu kota baru akan selesai Oktober

ANTARA - Sejak tahun 2007 Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah menyiapkan secara bertahap pemindahan ibu kota negara serta berkoordinasi dengan semua kementerian. Bappenas menyatakan pemetaan lokasi ibu kota ...

12 jam56 menit Antaranews

ANTARA NEWS

PSM Makassar menang atas Tira Persikabo

Pesepakbola PSM Makassar M Rizky Pratama (kiri) berusaha melewati pesepakbola Tira Persikabo Wawan Febriyanto (tengah) dan M Guntur Triaji (kanan) dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, ...

12 jam56 menit Antaranews

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

ANTARA NEWS

Pengamat kritisi pemerintahan Jokowi pascarevisi UU KPK

Pengamat Sosio-Politik, Fachry Ali mengatakan Presiden Jokowi seharusnya paham bahwa kemunculan namanya adalah hasil dari tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang membantai para elit politik pasca-era orde ...

12 jam56 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Teco dukung Persija bangkit dari keterpurukan

Pelatih Bali United Stefano 'Teco' Cugurra mendukung kebangkitan Persija Jakarta di Liga 1 Indonesia 2019. "Saya memiliki banyak teman di Persija. Saya mau yang terbaik untuk mereka," ujar Teco di Stadion ...

12 jam56 menit Antaranews

ANTARA NEWS

KPK pertanyakan fungsi dewan pengawas

ANTARA - Revisi UU KPK yang telah resmi disahkan dalam Rapat Paripurna DPR pada Selasa, 17 September 2019 menuai banyak kontroversi. Wakil ketua KPK, Laode M. Syarif, menilai pihaknya melihat tidak adanya kejelasan fungsi dari ...

12 jam57 menit Antaranews

ANTARA NEWS

IKN manjakan pejalan kaki dan primadonakan transportasi massal

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempresentasikan rancangan transportasi untuk ibu kota negara (IKN) yang baru nanti. Transportasi massal menjadi primadona dan pejalan kaki dimanjakan. “Pemerintah akan menyediakan ...

12 jam57 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Revisi UU KPK, TII: potensi pintu masuk investor hitam

ANTARA - Revisi UU KPK resmi disahkan pada Rapat Paripurna DPR RI ke-9 Masa Persidangan I periode 2019-2020. Dadang Trisasongko, sekretaris jenderal Transparency International Indonesia mengatakan, revisi UU nomor 30 tahun 2002 ...

12 jam57 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Iriana soroti sampah Bogor, Bupati sebut sudah OTT ratusan pelanggar

Bupati Bogor, Jawa Barat, Ade Yasin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sudah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada ratusan pembuang sampah sembarangan, setelah sampah di Sungai Cipakancilan Bogor menjadi ...

12 jam57 menit Antaranews

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

ANTARA NEWS

Kunjungi PT Inka, Delegasi Kamboja kereta buatan Indonesia

ANTARA - Menteri Pekerjaan Umum dan Transportasi Kamboja, Kamis(19/9), mengunjungi pabrik pembuatan kereta api PT INKA di Madiun, Jawa Timur, guna melihat secara langsung kereta hasil produksi BUMN tersebut. Rencana pembelian ...

12 jam57 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Pagar depan lokasi pencari suaka disegel

Pagar depan lokasi pencari suaka di gedung eks Kodim Jalan Bedugul Kalideres Jakarta Barat  kini tampak digembok dan dipasangi rantai yang membelit, dan ada tambahan spanduk baru bertuliskan "Disegel Tidak Sesuai ...

12 jam57 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Enam wakil Indonesia lanjut ke perempat final

Sebanyak enam perwakilan Indonesia berhasil melaju ke babak perempat final turnamen bulu tangkis level Super 1000 Victor China Open 2019 yang diselenggarakan di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzou, China. Dalam ...

12 jam57 menit Antaranews

KONTAN

Ini pandangan BNI soal penurunan suku bunga acuan

BI menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) sehingga ada di level 5,25%

12 jam57 menit Kontan

KONTAN

Bank BCA berkolaborasi dengan Digitaraya menyelenggarakan SYNRGY

Bank BCA berkolaborasi dengan Digitaraya menyelenggarakan SYNRGY

12 jam57 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Bank sambut baik pelonggaran uang muka KPR dan KKB berwawasan lingkungan

BI memutuskan melonggarkan LTV dan FTV untuk pembiayaan properti sebesar 5%

12 jam57 menit Kontan

KONTAN

Soal pelonggaran LTV dan RIM, ini jawaban BNI

BI melonggarkan Rasio Intermediasi Makroprudential (RIM)

12 jam57 menit Kontan

BISNIS

Lukita Dinarsyah Tuwo Masuk Bursa Pilwako Batam

Mantan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo memantapkan diri akan bertarung pada bursa pemilihan wali kota (Pilwako) Batam pada 2020 mendatang.

12 jam57 menit Bisnis

BISNIS

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Mangkrak, Ini 3 Poin Penghalangnya

Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU PKS masih dalam pembahasan daftar inventaris masalah di panitia kerja Dewan Perwakilan Rakyat. Padahal, masa kerja berakhir bulan ini.

12 jam58 menit Bisnis

BISNIS

BNI Syariah Bentuk Komunitas Jurnalis Ekonomi Syariah Sumsel

BNI Syariah secara resmi membentuk komunitas Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) Palembang dan wilayah Sumatra Selatan. Pembentukan JES di Kota Palembang merupakan kota ke-16 sejak dibentuk di Jakarta 2010 lalu.

12 jam58 menit Bisnis

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

BISNIS

AVK Fusion Incar Omzet Rp300 Miliar

12 jam58 menit Bisnis

JPNN.

Biadab, Bom Truk Taliban Meledak di Depan Pintu Rumah Sakit

JPNN.com, KABUL - Bom truk Taliban menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai 95 orang lainnya di Qalat, Afghanistan, Kamis (19/9) Bom tersebut meledak dekat sebuah rumah sakit.

12 jam58 menit Jpnn

JPNN.

Perdana Menteri Vietnam Titipkan Salam untuk Jokowi Lewat Kapolri

JPNN.com, HANOI - Kapolri Jenderal Muhammad Tito Karnavian berkesempatan untuk memberikan sambutan dalam kunjungan resmi ketua delegasi negara anggota ASEANAPOL kepada Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc di Hanoi, Vietnam, Kamis (19/9).

12 jam58 menit Jpnn

JPNN.

Situasai Teluk Memanas, Iran Malah Rencanakan Parade Militer

JPNN.com, TEHRAN - Di tengah memanasnya situasi di Kawasan Teluk, Iran cuek memamerkan kekuatan militernya. Negeri Para Mullah itu berencana menggelar parade militer tahunan pada 22 September mendatang.

12 jam58 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko.